MSC mencari penerus Rudy Hartono
Senin, 17 Maret 2014 - 18:25 WIB
MSC mencari penerus Rudy Hartono
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 500 pebulu tangkis meramaikan ajang bulu tangkis antar Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama MILO School Competition di GOR Sudirman, Surabaya. Tahun ini Surabaya menjadi kota ketiga setelah ajang serupa juga digelar di Cirebon dan Yogyakarta.
"Surabaya juga pernah melaksanakan even serupa pada tahun 2002 dan 2007. Antusiasme pecinta bulu tangkis di Surabaya cukup tinggi dan kami senang dapat kembali hadir di kota ini, " ujar Business Executive Manager Beverages Nestlé Indonesia Prawitya Soemadijo disela-sela pembukaan.
Ditambahkan Prawitya, lewat ajang ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan dan semangat olahraga pada anak Indonesia. "Selain itu mereka dapat belajar nilai-nilai kehidupan seperti pantang menyerah, kerja sama tim, sportivitas dan percaya diri,” tandasnya.
Sementara Sekretaris Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur Eddy Sabaruddin mengatakan bahwa Surabaya memiliki daya tarik tersendiri sebagai tempat pelaksanaan kompetisi bulu tangkis, mengingat banyaknya pecinta bulu tangkis di kota ini.
"Surabaya telah melahirkan banyak pebulu tangkis nasional seperti Rudy Hartono, Alan Budikusuma dan Sony Dwi Kuncoro. Saya berharap hadirnya ajang ini dapat kembali melahirkan pebulu tangkis-pebulu tangkis berbakat dari Surabaya,” ujar Eddy.
Tahun ini MILO School Competition resmi masuk dalam kalender PBSI sebagai satu-satunya kompetisi bulu tangkis tingkat SD dan SMP, sehingga pengenalan bulutangkis usia dini semakin mudah dilakukan baik oleh PBSI maupun pihak sekolah. Selain itu, kompetisi ini sudah terbuka bagi para siswa yang berasal dari luar daerah-daerah penyelenggaraan MILO School Competition.
“Untuk mendorong anak-anak meraih prestasi di bulu tangkis terutama melalui jalur sekolah, Dinas Pendidikan menyelenggarakan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) mulai dari tingkat Kota/Kabupaten, Provinsi hingga Nasional yang diikuti siswa SD, SMP dan SMA. MILO School Competition ini melengkapi kompetisi yang sudah ada untuk menjaring siswa yang memiliki potensi menjadi seorang juara,” tambah Eddy.
Setelah selesai di Surabaya, MILO School Competition akan dilaksanakan di Palembang pada tanggal 21-26 April. Juara di masing-masing kota akan mendapatkan pelatihan fisik sebelum masuk ke babak Grand Final di Jakarta pada bulan Juni 2014. Selanjutnya mereka akan berkesempatan untuk menunjukkan kemampuannya dalam “Perang Bintang” melawan atlet-atlet bulu tangkis nasional
"Surabaya juga pernah melaksanakan even serupa pada tahun 2002 dan 2007. Antusiasme pecinta bulu tangkis di Surabaya cukup tinggi dan kami senang dapat kembali hadir di kota ini, " ujar Business Executive Manager Beverages Nestlé Indonesia Prawitya Soemadijo disela-sela pembukaan.
Ditambahkan Prawitya, lewat ajang ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan dan semangat olahraga pada anak Indonesia. "Selain itu mereka dapat belajar nilai-nilai kehidupan seperti pantang menyerah, kerja sama tim, sportivitas dan percaya diri,” tandasnya.
Sementara Sekretaris Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur Eddy Sabaruddin mengatakan bahwa Surabaya memiliki daya tarik tersendiri sebagai tempat pelaksanaan kompetisi bulu tangkis, mengingat banyaknya pecinta bulu tangkis di kota ini.
"Surabaya telah melahirkan banyak pebulu tangkis nasional seperti Rudy Hartono, Alan Budikusuma dan Sony Dwi Kuncoro. Saya berharap hadirnya ajang ini dapat kembali melahirkan pebulu tangkis-pebulu tangkis berbakat dari Surabaya,” ujar Eddy.
Tahun ini MILO School Competition resmi masuk dalam kalender PBSI sebagai satu-satunya kompetisi bulu tangkis tingkat SD dan SMP, sehingga pengenalan bulutangkis usia dini semakin mudah dilakukan baik oleh PBSI maupun pihak sekolah. Selain itu, kompetisi ini sudah terbuka bagi para siswa yang berasal dari luar daerah-daerah penyelenggaraan MILO School Competition.
“Untuk mendorong anak-anak meraih prestasi di bulu tangkis terutama melalui jalur sekolah, Dinas Pendidikan menyelenggarakan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) mulai dari tingkat Kota/Kabupaten, Provinsi hingga Nasional yang diikuti siswa SD, SMP dan SMA. MILO School Competition ini melengkapi kompetisi yang sudah ada untuk menjaring siswa yang memiliki potensi menjadi seorang juara,” tambah Eddy.
Setelah selesai di Surabaya, MILO School Competition akan dilaksanakan di Palembang pada tanggal 21-26 April. Juara di masing-masing kota akan mendapatkan pelatihan fisik sebelum masuk ke babak Grand Final di Jakarta pada bulan Juni 2014. Selanjutnya mereka akan berkesempatan untuk menunjukkan kemampuannya dalam “Perang Bintang” melawan atlet-atlet bulu tangkis nasional
(aww)