Ini rahasia Ahsan/Hendra putus puasa gelar 11 tahun
Selasa, 18 Maret 2014 - 19:08 WIB
Ini rahasia Ahsan/Hendra putus puasa gelar 11 tahun
A
A
A
Sindonews.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Muhammad Ahsan dan Hendra Setiawan mengungkapkan kunci sukses mereka meraih gelar All England 2014. Seperti diketahu pasangan Ahsan/ Hendra sukses memutus puasa gelar 11 tahun ganda putra Indonesia di All England setelah menundukkan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa 21-19, 21-19 dipartai final.
"Dari awal sudah berniat jadi juara. Oleh karena itu, kami fokus dan konsentrasi untuk meraih hasil terbaik," ujar Ahsan dalam acara penganugerahan bonus oleh PB Djarum dan blibli.com di Jakarta, Selasa (18/3).
Ahsan menambahkan, dirinya sempat mengirim pesan singkat kepada Sigit Budiarto di malam sebelum final All England. Sigit, seperti diketahui merupakan peraih gelar juara ganda putra All England 2003 saat berpasangan dengan Candra Wijaya. "Saya sms untuk meminta restu kepada Sigit untuk mengakhiri puasa gelar," pungkasnya.
Sementara Hendra Setiawan mengatakan, keluarga menjadi motivasinya untuk meraih gelar. Tanpa ragu, dia pun mempersembahkan gelar kepada mereka. "Karena sudah jauh meninggalkan keluarga. Gelar ini saya persembahkan kepada mereka," jelas Hendra.
Sementara itu ketika ditanya mengenai kemungkinan menjadi pelatih, baik Ahsan dan Hendra mengaku masih fokus merebut gelar juara. Terdekat, mereka akan turun di Asian Games tahun ini di Korea Selatan.
"Dari awal sudah berniat jadi juara. Oleh karena itu, kami fokus dan konsentrasi untuk meraih hasil terbaik," ujar Ahsan dalam acara penganugerahan bonus oleh PB Djarum dan blibli.com di Jakarta, Selasa (18/3).
Ahsan menambahkan, dirinya sempat mengirim pesan singkat kepada Sigit Budiarto di malam sebelum final All England. Sigit, seperti diketahui merupakan peraih gelar juara ganda putra All England 2003 saat berpasangan dengan Candra Wijaya. "Saya sms untuk meminta restu kepada Sigit untuk mengakhiri puasa gelar," pungkasnya.
Sementara Hendra Setiawan mengatakan, keluarga menjadi motivasinya untuk meraih gelar. Tanpa ragu, dia pun mempersembahkan gelar kepada mereka. "Karena sudah jauh meninggalkan keluarga. Gelar ini saya persembahkan kepada mereka," jelas Hendra.
Sementara itu ketika ditanya mengenai kemungkinan menjadi pelatih, baik Ahsan dan Hendra mengaku masih fokus merebut gelar juara. Terdekat, mereka akan turun di Asian Games tahun ini di Korea Selatan.
(akr)