Pertarungan dua pelatih beda nasib

Selasa, 18 Maret 2014 - 20:24 WIB
Pertarungan dua pelatih...
Pertarungan dua pelatih beda nasib
A A A
Sindonews.com - Chelsea bakal mencoba peruntungan mereka untuk menjadi wakil Inggris pertama yang berhasil melaju ke babak ke perempat final saat menjamu Galatasaray di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (19/3) dini hari nanti. Selain menjadi ajang perebutan tiket perempat final, Stamford Bridge akan menjadi saksi pertarungan dua pelatih dengan beda nasib di kancah Eropa.

Apabila Mourinho tengah membuka peluang mencetak sejarah untuk menjadi pelatih pertama yang mengangkat trofi Eropa bersama tiga klub berbeda setelah sebelumnya berhasil bersama Porto dan Inter Milan. Nasib berbeda justru ditorehkan Roberto Mancini, mengingat rekor pelatih asal Italia itu di Liga Champions cukup buruk.

Setelah gagal membawa Manchester City berjaya di Eropa yang berujung pemecatan, kini Galatsaray menjadi kendaraan bagi Mancini untuk memperbaikinya. Membawa modal hasil imbang 1-1 di Istanbul, kedua tim masih mempunyai peluang yang sama meski skuat asuhan Jose Mourinho tetap menjadi favorit untuk melaju ke babak selanjutnya.

Chelsea lebih dijagokan bila melihat catatan mereka pada babak ini, The Blues -julukan Chelsea- terakhir kali dikalahkan delapan tahun lalu ironisnya oleh Jose Mourinho ketika menangani Inter Milan. Sementara Galatasaray kurang pengalaman pada tahap ini setelah hanya satu kali melaju ke perempat final. Sementara berdasarkan cacatan pertemuan keduanya, Chelsea lebih unggul karena pernah mengalahkan wakil Turki itu dua kali saat babak fase grup 1999 silam.

Galatasaray sendiri bukan tanpa peluang, skuat asuhan Mancini itu tengah berada dalam kondisi terbaik setelah hanya kalah satu kali dari 23 pertandingan terakhir. Sedangkan Chelsea baru saja mendapatkan pelajaran ketika ditekuk Aston Villa dengan skor tipis 1-0 dalam laga lanjutan Liga Premier Inggris, akhir pekan kemarin.

Kondisi skuat asuhan Mourinho juga tengah mendapatkan kabar baik setelah David Luiz bisa kembali bermain setelah sempat absen lantaran cedera. Sementara Ashley Cole belum dapat dipastikan bermain lantaran masih cedera lutut. Dikubu Galatasaray mereka masih mengandalkan mantan anak asuh Mourinho, yakni penyerang Didier Drogba untuk membongkar pertahanan tuan rumah.

Mancini juga berpeluang memainkan gelandang Yekta Kurtulus secara penuh setelah sempat bermain setengah babak di pertemuan pertama. Namun klub asal Turki itu belum bisa menurunkan Aydin Yýlmaz, Gokhan Zan dan Emre Colak karena cedera. Laga dini hari dipastikan bakal berlangsung sengit dimana kedua tim bakal tampil ngotot sejak menit awal untuk mencetak gol pertama demi peluang melaju ke delapan besar.
(akr)
Berita Terkait
Catat! Jadwal Lengkap...
Catat! Jadwal Lengkap Pertandingan Matchaday 1 Liga Champions 2021/2022
Tandang ke Anfield,...
Tandang ke Anfield, AC Milan Tanpa Ibrahimovic di Liga Champions
Kontra Inter Milan,...
Kontra Inter Milan, Karim Benzema Siap Tebar Ancaman!
Babak Belur! Liverpool...
Babak Belur! Liverpool Tak Berkutik Kena Bantai Napoli 4-1
Catatan Menyedihkan...
Catatan Menyedihkan Liverpool di Final Liga Champions 2022
Dramatis! Gol Menit...
Dramatis! Gol Menit Akhir Joel Matip Menangkan Liverpool Atas Ajax
Berita Terkini
Alam Bisa Singkirkan...
Alam Bisa Singkirkan Inggris dari Piala Dunia 2026
50 menit yang lalu
Rahasia di Balik Sepatu...
Rahasia di Balik Sepatu Pink Timnas Inggris
1 jam yang lalu
Mesin Gol Maroko Cedera,...
Mesin Gol Maroko Cedera, Singa Atlas Kehilangan Taring?
2 jam yang lalu
Final Piala Dunia 2026...
Final Piala Dunia 2026 Hadirkan Konser Impian: Justin Bieber, BTS, dan Madonna Satu Panggung
3 jam yang lalu
Soroti Laga Argentina...
Soroti Laga Argentina vs Mesir, Zohran Mamdani: The Pharaohs Dirampok
4 jam yang lalu
FBI Bidik AFA di Tengah...
FBI Bidik AFA di Tengah Mimpi Argentina di Piala Dunia
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved