Belum siap tempur, PSS minta jadwal mundur
Kamis, 20 Maret 2014 - 11:37 WIB
Belum siap tempur, PSS minta jadwal mundur
A
A
A
Sindonews.com - Pembagian grup pada kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2014 yang dimulai pertengahan April mendatang sudah dilakukan PT. Liga Indonesia. PSS Sleman pun berharap kompetisi bisa diundur hingga akhir April mendatang agar timnya bisa lebih matang.
Pelatih Kepala PSS Sleman Sartono Anwar mengatakan, tim bentukannya saat ini masih membutuhkan beberapa kali uji coba untuk menatap kompetisi di kasta kedua Liga Indonesia tersebut. Untuk melakukannya pun saat ini mengalami kendala karena berbenturan dengan adanya kampanye pemilu.
Dirinya berharap kompetisi yang rencananya dimulai pada pertengahan bulan mendatang, bisa diundur hingga akhir April. Agar, tim-tim yang ikut dalam kompetisi ini masih punya waktu jika akan melakukan uji coba. ''Tapi, kalau terpaksanya tidak bisa diundur tidak apa-apa. Toh, semua tim juga merasakannya,” kata dia, ditemui Rabu (19/3).
Rencananya, Anang Hadi cs akan kembali melakukan uji coba setelah kampanye selesai. Sartono pun mengincar beberapa tim Jawa Tengah yang tidak dalam satu grup dengannya di kompetisi ini. Diantaranya seperti, PPSM Magelang, Persitema Temanggung, hingga PSIS Semarang.
Nantinya, uji coba yang diinginkannya lebih pada pertandingan di luar kandang. Sebab, dalam lawatan ke dua tim sebelumnya, yaitu Persibas Banyumas dan PSCS Cilacap. ''Tandang, uji coba yang kita butuhkan,” tuturnya.
Mengenai timnya yang masuk dalam grup lima, bersama dengan PSIM Yogyakarta, Persinga Ngawi, Persenga Nganjuk, PSBK Blitar, PSBI Blitar, Madiun Putra Fc, dan Perseman Manokwari, tak dipermasalahkannya. Menurutnya, seluruh tim tersebut semuanya merupakan lawan yang berat.
Namun, nantinya tetap akan diputuskan di lapangan ketika pertandingan. Tim siapa yang bisa berkembang, memanfaatkan peluang, taktik yang benar, dan bermental juaralah yang akan menjadi klub terkuat. ''Semua tim ini berat,” ucapnya.
Tek terkecuali dengan klub se-kota PSIM Yogyakarta. Ia juga masih belum tahu kekuatan asuhan Seto Nurdiyantara tersebut. ''Kita belum tahu kekuatan semua lawan,” ujarnya.
Untuk itu, perlu adanya suatu pengamatan kepada calon lawan yang setiap akan dihadapinya. Ia pun akan menugaskan salah satu asisten pelatihnya untuk melakukan hal tersebut. “Kita kirim orang kita memantau calon lawan kita saat bertanding,” paparnya.
Namun, itu pun tetap tidak memberikan jaminan bisa memenangkan pertandingan nantinya. Tetap minimal bisa mempunyai gambaran tim lawan, dari kekuatan komposisi pemain, hingga taktik pelatih yang digunakan.
Sementara, Pelatih Fisik PSS Sleman, Herwin Syahrudin mengatakan, pengurangan latihan fisik saat ini pun telah dilakukan. Namun, tetap diberikannya untuk menjaga stamina pemain agar tetap stabil. ''Sifatnya unaerobic. Jadi kita tetap memberikan porsi latihan fisik juga,” ucapnya.
Terpisah, Mudah Yulianto salah satu gelandang serangnya sampai saat ini masih belum ada pemberitahuan untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (Puslatnas) Tim nasional (Timnas) Indonesia U-23 yang akan dimulai pada 20 Maret ini.
Pemain yang sebelumnya dipanggil pada Pelatnas tahap pertama ini pun akan menerimanya dengan lapang dada jika tidak dipanggil lagi. Karena itu, dirinya akan fokus dengan skuad Elang Jawa dan berharap bisa membawanya menjadi juara musim ini. ''Belum ada pemberitahuan sampai saat ini,” paparnya.
Pelatih Kepala PSS Sleman Sartono Anwar mengatakan, tim bentukannya saat ini masih membutuhkan beberapa kali uji coba untuk menatap kompetisi di kasta kedua Liga Indonesia tersebut. Untuk melakukannya pun saat ini mengalami kendala karena berbenturan dengan adanya kampanye pemilu.
Dirinya berharap kompetisi yang rencananya dimulai pada pertengahan bulan mendatang, bisa diundur hingga akhir April. Agar, tim-tim yang ikut dalam kompetisi ini masih punya waktu jika akan melakukan uji coba. ''Tapi, kalau terpaksanya tidak bisa diundur tidak apa-apa. Toh, semua tim juga merasakannya,” kata dia, ditemui Rabu (19/3).
Rencananya, Anang Hadi cs akan kembali melakukan uji coba setelah kampanye selesai. Sartono pun mengincar beberapa tim Jawa Tengah yang tidak dalam satu grup dengannya di kompetisi ini. Diantaranya seperti, PPSM Magelang, Persitema Temanggung, hingga PSIS Semarang.
Nantinya, uji coba yang diinginkannya lebih pada pertandingan di luar kandang. Sebab, dalam lawatan ke dua tim sebelumnya, yaitu Persibas Banyumas dan PSCS Cilacap. ''Tandang, uji coba yang kita butuhkan,” tuturnya.
Mengenai timnya yang masuk dalam grup lima, bersama dengan PSIM Yogyakarta, Persinga Ngawi, Persenga Nganjuk, PSBK Blitar, PSBI Blitar, Madiun Putra Fc, dan Perseman Manokwari, tak dipermasalahkannya. Menurutnya, seluruh tim tersebut semuanya merupakan lawan yang berat.
Namun, nantinya tetap akan diputuskan di lapangan ketika pertandingan. Tim siapa yang bisa berkembang, memanfaatkan peluang, taktik yang benar, dan bermental juaralah yang akan menjadi klub terkuat. ''Semua tim ini berat,” ucapnya.
Tek terkecuali dengan klub se-kota PSIM Yogyakarta. Ia juga masih belum tahu kekuatan asuhan Seto Nurdiyantara tersebut. ''Kita belum tahu kekuatan semua lawan,” ujarnya.
Untuk itu, perlu adanya suatu pengamatan kepada calon lawan yang setiap akan dihadapinya. Ia pun akan menugaskan salah satu asisten pelatihnya untuk melakukan hal tersebut. “Kita kirim orang kita memantau calon lawan kita saat bertanding,” paparnya.
Namun, itu pun tetap tidak memberikan jaminan bisa memenangkan pertandingan nantinya. Tetap minimal bisa mempunyai gambaran tim lawan, dari kekuatan komposisi pemain, hingga taktik pelatih yang digunakan.
Sementara, Pelatih Fisik PSS Sleman, Herwin Syahrudin mengatakan, pengurangan latihan fisik saat ini pun telah dilakukan. Namun, tetap diberikannya untuk menjaga stamina pemain agar tetap stabil. ''Sifatnya unaerobic. Jadi kita tetap memberikan porsi latihan fisik juga,” ucapnya.
Terpisah, Mudah Yulianto salah satu gelandang serangnya sampai saat ini masih belum ada pemberitahuan untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (Puslatnas) Tim nasional (Timnas) Indonesia U-23 yang akan dimulai pada 20 Maret ini.
Pemain yang sebelumnya dipanggil pada Pelatnas tahap pertama ini pun akan menerimanya dengan lapang dada jika tidak dipanggil lagi. Karena itu, dirinya akan fokus dengan skuad Elang Jawa dan berharap bisa membawanya menjadi juara musim ini. ''Belum ada pemberitahuan sampai saat ini,” paparnya.
(aww)