Persida protes segrup dengan klub luar Jawa
Kamis, 20 Maret 2014 - 13:46 WIB
Persida protes segrup dengan klub luar Jawa
A
A
A
Sindonews.com - Sikap berbeda ditunjukkan pelatih dan manajemen Persida Sidoarjo terkait pembagian grup Divisi Utama Liga Indonesia. Dari sisi teknis, pelatih menyatakan belum siap. Namun, manajemen mengaku siap meski dengan risiko mengeluarkan dana besar.
Hasil pembagian grup Divisi Utama tampaknya memang tidak menguntungkan Persida. Maklum, berada di grup 6, Laskar Jenggolo berkumpul dengan tiga tim dari luar Pulau Jawa. Yaitu Persepar Palangkaraya, Martapura FC, dan Pusamania Borneo FC. Sedangkan tiga tim lainnya asal Jatim, Deltras Sidoarjo, Mojokerto Putra, dan Peseta Tulungagung.
Pelatih Persida Sidoarjo Freddy Muli langsung mengatakan keberatan dengan pembagian grup yang dilakukan PT. Liga Indonesia.''Mengapa ada klub luar Jawa yang masuk ke grup kita. Itu akan memberatkan dari sisi teknis maupun nonteknis termasuk segi biaya transportasi,''kata pelatih Persida, Freddy Muli.
Berdasarkan pembagian grup yang sudah dilakukan oleh PT Liga Indonesia, klub-klub asal Jawa Timur (Jatim) memang menyebar di tiga grup, yakni Grup 5, 6 dan 7. Pada grup 5, terdapat lima klub asal Jatim, yakni Persinga Ngawi, Persenga Nganjuk, PSBK Kota Blitar, PSBI Blitar, dan Madiun Putra dan satu tim asal Manokwari.
Anehnya, di grup IV, semua tim berasal dari Jawa Tengah. Sedangkan di Grup 7 terisi oleh empat klub asal Jatim, yakni Persekam Metro FC, Persebo Bondowoso, Persid Jember, dan Persewangi Banyuwangi bersama dengan dua tim beda pulau Persebaol dan PS Sumbawa Barat. ''Saya berharap jadwal ini segera dievaluasi lagi dan tidak memberatkan salah satu tim,''harap mantan pelatih Persebaya dan Persidafon ini.
Sementara jajaran manajemen mulai Direktur PT. Persida Bumi Jenggolo dan beserta Komisaris Achamd Riyadh sudah melakukan pertemuan membahas hasil gruping Divisi Utama.''Pada prinsipnya kita siap. Toh pada babak berikutnya pasti akan away ke tempat yang lebih jauh. Toh semua tim juga punya kewajiban yang sama dengan Persida,''ujar Direktur Teknis Persida, Rosyid Mardani.
Hasil pembagian grup Divisi Utama tampaknya memang tidak menguntungkan Persida. Maklum, berada di grup 6, Laskar Jenggolo berkumpul dengan tiga tim dari luar Pulau Jawa. Yaitu Persepar Palangkaraya, Martapura FC, dan Pusamania Borneo FC. Sedangkan tiga tim lainnya asal Jatim, Deltras Sidoarjo, Mojokerto Putra, dan Peseta Tulungagung.
Pelatih Persida Sidoarjo Freddy Muli langsung mengatakan keberatan dengan pembagian grup yang dilakukan PT. Liga Indonesia.''Mengapa ada klub luar Jawa yang masuk ke grup kita. Itu akan memberatkan dari sisi teknis maupun nonteknis termasuk segi biaya transportasi,''kata pelatih Persida, Freddy Muli.
Berdasarkan pembagian grup yang sudah dilakukan oleh PT Liga Indonesia, klub-klub asal Jawa Timur (Jatim) memang menyebar di tiga grup, yakni Grup 5, 6 dan 7. Pada grup 5, terdapat lima klub asal Jatim, yakni Persinga Ngawi, Persenga Nganjuk, PSBK Kota Blitar, PSBI Blitar, dan Madiun Putra dan satu tim asal Manokwari.
Anehnya, di grup IV, semua tim berasal dari Jawa Tengah. Sedangkan di Grup 7 terisi oleh empat klub asal Jatim, yakni Persekam Metro FC, Persebo Bondowoso, Persid Jember, dan Persewangi Banyuwangi bersama dengan dua tim beda pulau Persebaol dan PS Sumbawa Barat. ''Saya berharap jadwal ini segera dievaluasi lagi dan tidak memberatkan salah satu tim,''harap mantan pelatih Persebaya dan Persidafon ini.
Sementara jajaran manajemen mulai Direktur PT. Persida Bumi Jenggolo dan beserta Komisaris Achamd Riyadh sudah melakukan pertemuan membahas hasil gruping Divisi Utama.''Pada prinsipnya kita siap. Toh pada babak berikutnya pasti akan away ke tempat yang lebih jauh. Toh semua tim juga punya kewajiban yang sama dengan Persida,''ujar Direktur Teknis Persida, Rosyid Mardani.
(aww)