PSIS rilis skuad setelah coblosan
Kamis, 20 Maret 2014 - 16:07 WIB
PSIS rilis skuad setelah coblosan
A
A
A
Sindonews.com - Manajemen PSIS Semarang baru akan me-launching tim usai Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Jika dipaksakan dirilis sekarang dikhawatirkan muncul anggapan ada politisasi olahraga untuk kampanye.
Sebenarnya dari kebutuhan tim, skuad PSIS Semarang saat ini sudah hampir 100 %. Setelah bergabungnya Julio Cesar Alcorse, PSIS sudah dihuni oleh 24 pemain, 4 di antaranya adalah pemain magang, yakni Yuda Pram, Wahyu Saputra, Elmirio dan Taufik Marjuki.
Pemain yang bergabung terakhir adalah Julio Alcorse, striker asal Argentina yang sebelumnya memperkuat Persijap Jepara di Indonesia Premiere League (IPL) 2013. Mahesa Jenar masih mencari 1 pemain lagi di posisi depan. Namun demikian, sampai dengan sejauh ini pengurus belum mendapatkan pemain yang cocok.
Pengurus tidak mau gegabah mengenalkan skuad tim kepada masyarakat. Sebab, seperti diketahui bos PSIS Yoyok Sukawi juga mencalonkan sebagai kandidat anggota DPRD Jateng di dapil 1. Pemilik nama asli AS Sukawijaya ini tidak mau PSIS dikait-kaitkan dengan pencalonannya.
Direktur Utama PT Mahesa Jenar Semarang Yoyok Sukawi mengatakan, untuk sementara pengurus masih colling down dulu. Karena itu, launching tim tidak bisa dilakukan untuk saat-saat ini. ''Nanti setelah Pemilu Legislatif (Pileg) saja,” ungkap Yoyok Sukawi, Kamis (20/3).
Jadwal kampanye Pileg sudah dimulai Minggu (16/3) lalu hingga 5 April 2014. Adapun, pemungutan suara Pileg 2014 akan dilakukan pada 9 April 2014. Sementara, kickoff Divisi Utama seperti yang sudah diputuskan pada managers meeting di Surabaya beberapa waktu pada 15 April. Manajemen masih memiliki waktu selama 5 hari untuk mengenalkan kepada publik, sebelum kompetisi bergulir.
Di sisi lain, Direktur Teknik PSIS Setyo Agung Nugroho menuturkan, saat ini manajemen masih mencari striker lokal berpengalaman, yang sesuai dengan kebutuhan tim. Dengan banyaknya penyerang di lini depan, tim pelatih akan mudah untuk mencari alternatif. ''Kalau jumlahnya memadai, pelatih akan mudah untuk meramu. Paling tidak, kualitasnya lebih baik dari yang sudah ada saat ini,” ujarnya.
Lini depan PSIS saat ini dihuni oleh tiga pemain lokal, dan satu asing yakni Julio Alcorse. Ketiga pemain lokal tersebut adalah Harry Nur dan Saptono, serta Wahyu Saputra (magang).
Manajemen optimistis akan mudah untuk mendapatkan pemain lokal berpengalaman karena pendaftaran pemain di tim Indonesia Super League (ISL) sudah ditutup per 28 Februari 2014. Praktis, pemain yang tidak mendapat atau pun terdepak dari tim akan berlabuh ke klub di Divisi Utama.
Sebenarnya dari kebutuhan tim, skuad PSIS Semarang saat ini sudah hampir 100 %. Setelah bergabungnya Julio Cesar Alcorse, PSIS sudah dihuni oleh 24 pemain, 4 di antaranya adalah pemain magang, yakni Yuda Pram, Wahyu Saputra, Elmirio dan Taufik Marjuki.
Pemain yang bergabung terakhir adalah Julio Alcorse, striker asal Argentina yang sebelumnya memperkuat Persijap Jepara di Indonesia Premiere League (IPL) 2013. Mahesa Jenar masih mencari 1 pemain lagi di posisi depan. Namun demikian, sampai dengan sejauh ini pengurus belum mendapatkan pemain yang cocok.
Pengurus tidak mau gegabah mengenalkan skuad tim kepada masyarakat. Sebab, seperti diketahui bos PSIS Yoyok Sukawi juga mencalonkan sebagai kandidat anggota DPRD Jateng di dapil 1. Pemilik nama asli AS Sukawijaya ini tidak mau PSIS dikait-kaitkan dengan pencalonannya.
Direktur Utama PT Mahesa Jenar Semarang Yoyok Sukawi mengatakan, untuk sementara pengurus masih colling down dulu. Karena itu, launching tim tidak bisa dilakukan untuk saat-saat ini. ''Nanti setelah Pemilu Legislatif (Pileg) saja,” ungkap Yoyok Sukawi, Kamis (20/3).
Jadwal kampanye Pileg sudah dimulai Minggu (16/3) lalu hingga 5 April 2014. Adapun, pemungutan suara Pileg 2014 akan dilakukan pada 9 April 2014. Sementara, kickoff Divisi Utama seperti yang sudah diputuskan pada managers meeting di Surabaya beberapa waktu pada 15 April. Manajemen masih memiliki waktu selama 5 hari untuk mengenalkan kepada publik, sebelum kompetisi bergulir.
Di sisi lain, Direktur Teknik PSIS Setyo Agung Nugroho menuturkan, saat ini manajemen masih mencari striker lokal berpengalaman, yang sesuai dengan kebutuhan tim. Dengan banyaknya penyerang di lini depan, tim pelatih akan mudah untuk mencari alternatif. ''Kalau jumlahnya memadai, pelatih akan mudah untuk meramu. Paling tidak, kualitasnya lebih baik dari yang sudah ada saat ini,” ujarnya.
Lini depan PSIS saat ini dihuni oleh tiga pemain lokal, dan satu asing yakni Julio Alcorse. Ketiga pemain lokal tersebut adalah Harry Nur dan Saptono, serta Wahyu Saputra (magang).
Manajemen optimistis akan mudah untuk mendapatkan pemain lokal berpengalaman karena pendaftaran pemain di tim Indonesia Super League (ISL) sudah ditutup per 28 Februari 2014. Praktis, pemain yang tidak mendapat atau pun terdepak dari tim akan berlabuh ke klub di Divisi Utama.
(aww)