Kuda Pegasus satukan dua gaya
Jum'at, 21 Maret 2014 - 00:18 WIB
Kuda Pegasus satukan dua gaya
A
A
A
Sindonews.com - Pro Duta menyatukan gaya permainan dalam uji coba melawan SSB Portis Saentis, Jumat (21/3) hari ini. Pertandingan ini sebagai ujian penyatuan mantan pemain PSMS yang bergabung bersama Pro Duta.
Asisten pelatih Ansyari Lubis mengatakan, pertandingan ini untuk melihat tipikal para pemain. Penyatuan permainan menjadi fokus penting bagi Manajer Pelatih Alfredo Gomez melihat kesiapan anak asuhnya menatap kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2014.
''Kita mau lihat hasil dari latihan yang kita lakukan. Kita sudah drill latihan skema menyerang dari zona bertahan ke tengah dan penyerangan hingga di akhir finishing. Dari segi tactical juga harus lebih baik lagi,''Ansyari.
Dikatakannya, hasil akhir dipertandingan ini tidak menjadi fokus pihaknya. Namun, terlebih kepada skema permainan yang berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Dalam hal ini, Anshari menekankan Rahmad Hidayat dkk diharapkan mampu menyatukan diri dalam sebuah tim dan menunjukkan permainan yang terorganiasi.
''Di pertandingan ini yang utama adalah kerja sama tim. Apakah pemain bisa merealisasikan dipertandingan ini dari latihan-latihan yang digelar. Apakah mereka bisa menerapkannya,''jelasnya.
Dirinya menekankan, pemain tidak menganggap sebelah mata Portis Saentis. Meski secara kasat mata, perbedaan yang level mendasar dihadapi Pro Duta pertandingan kali ini. Tampil maksimal pun ditekankan kepada para pemain. Permainan menyerang dan terbuka pun akan dipraktikkan Pro Duta dipertandingan nanti.
''Pola 4-2-3-1 atau 4-4-2 akan diterapkan. Kita bermain harus kolektif. Pemain pun saya ingatkan jangan anggap remeh siapa pun lawan yang dihadapi, meski levelnya di bawah dan tim amatir,''tegasnya.
Pertandingan ini pun menjadikan penampilan perdana bagi Donny F Siregar dan Romi Agus Setiawan. Keduanya yang hengkang dari PSMS Medan versi Muhammad Fauzi Nasution. Bagi Donny bukan barang baru tampil bersama Pro Duta.
Ansyari pun sudah mengetahui kapasitas pemain berposisi gelandang itu. Romi pun, Anshari sudah mengetahui karakter permainannya. Namun, menyatunya keduanya bersama pemain lainnya adalah hal terpenting. ''Donny dan Romi akan kita lihat apakah mereka bisa menyatu dengan pemain lain. Karena kompetisi sudah dekat dan kerjasama tim harus ditingkatkan," tuturnya.
Tak hanya Donny dan Romi, pemain muda Pro Duta yang baru bergabung juga menjadi perhatian. Dari pertandingan ini, para pemain yang berasal dari Pro Duta U-18, Akademi Sepakbola Medan United, Akademi Sepakbola Nusaina Ambon dan SSB Boca Juniors Indonesia, menjadi perhatian. Yakni, Hendrajid Nahumary, Muhammad Iqbal, Muhammad Fadil Redian, Julkarnain, Arsyad Yusgiantoro, Aripin Wael, Michael Aditya Wijaya, dan Riskandi Lestaluhu.
Kedelapan pemain tersebut diharapkan mampu tampil baik dan menarik perhatian Alfredo serta memberikan kontribusi bagi klub berjuluk Kuda Pegasus itu.''Pemain-pemain baru juga akan dinilai. Apakah mereka layak bergabung bersama tim atau tidak. Kalau semuanya layak akan kita satukan dengan tim. Kalau tidak, akan kita ciutkan,''pungkasnya.
Asisten pelatih Ansyari Lubis mengatakan, pertandingan ini untuk melihat tipikal para pemain. Penyatuan permainan menjadi fokus penting bagi Manajer Pelatih Alfredo Gomez melihat kesiapan anak asuhnya menatap kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2014.
''Kita mau lihat hasil dari latihan yang kita lakukan. Kita sudah drill latihan skema menyerang dari zona bertahan ke tengah dan penyerangan hingga di akhir finishing. Dari segi tactical juga harus lebih baik lagi,''Ansyari.
Dikatakannya, hasil akhir dipertandingan ini tidak menjadi fokus pihaknya. Namun, terlebih kepada skema permainan yang berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Dalam hal ini, Anshari menekankan Rahmad Hidayat dkk diharapkan mampu menyatukan diri dalam sebuah tim dan menunjukkan permainan yang terorganiasi.
''Di pertandingan ini yang utama adalah kerja sama tim. Apakah pemain bisa merealisasikan dipertandingan ini dari latihan-latihan yang digelar. Apakah mereka bisa menerapkannya,''jelasnya.
Dirinya menekankan, pemain tidak menganggap sebelah mata Portis Saentis. Meski secara kasat mata, perbedaan yang level mendasar dihadapi Pro Duta pertandingan kali ini. Tampil maksimal pun ditekankan kepada para pemain. Permainan menyerang dan terbuka pun akan dipraktikkan Pro Duta dipertandingan nanti.
''Pola 4-2-3-1 atau 4-4-2 akan diterapkan. Kita bermain harus kolektif. Pemain pun saya ingatkan jangan anggap remeh siapa pun lawan yang dihadapi, meski levelnya di bawah dan tim amatir,''tegasnya.
Pertandingan ini pun menjadikan penampilan perdana bagi Donny F Siregar dan Romi Agus Setiawan. Keduanya yang hengkang dari PSMS Medan versi Muhammad Fauzi Nasution. Bagi Donny bukan barang baru tampil bersama Pro Duta.
Ansyari pun sudah mengetahui kapasitas pemain berposisi gelandang itu. Romi pun, Anshari sudah mengetahui karakter permainannya. Namun, menyatunya keduanya bersama pemain lainnya adalah hal terpenting. ''Donny dan Romi akan kita lihat apakah mereka bisa menyatu dengan pemain lain. Karena kompetisi sudah dekat dan kerjasama tim harus ditingkatkan," tuturnya.
Tak hanya Donny dan Romi, pemain muda Pro Duta yang baru bergabung juga menjadi perhatian. Dari pertandingan ini, para pemain yang berasal dari Pro Duta U-18, Akademi Sepakbola Medan United, Akademi Sepakbola Nusaina Ambon dan SSB Boca Juniors Indonesia, menjadi perhatian. Yakni, Hendrajid Nahumary, Muhammad Iqbal, Muhammad Fadil Redian, Julkarnain, Arsyad Yusgiantoro, Aripin Wael, Michael Aditya Wijaya, dan Riskandi Lestaluhu.
Kedelapan pemain tersebut diharapkan mampu tampil baik dan menarik perhatian Alfredo serta memberikan kontribusi bagi klub berjuluk Kuda Pegasus itu.''Pemain-pemain baru juga akan dinilai. Apakah mereka layak bergabung bersama tim atau tidak. Kalau semuanya layak akan kita satukan dengan tim. Kalau tidak, akan kita ciutkan,''pungkasnya.
(aww)