Garuda Muda lahap menu organisasi menyerang dan bertahan
Jum'at, 21 Maret 2014 - 01:31 WIB
Garuda Muda lahap menu organisasi menyerang dan bertahan
A
A
A
Sindonews.com - Hari pertama Pelatnas tahap II Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 diisi latihan organisasi bertahan dan menyerang, Kamis (20/3). Komposisi tim pun mengalami perubahan, dari 23 pemain yang ada, sebagian terdapat wajah-wajah baru.
Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-23, Mustaqim mengatakan, pada latihan perdana pelatnas tahap kedua di lapangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini, tim masih belum lengkap. Sebab, Pelatih Kepala Aji Santoso dan Pelatih Fisik, M Al Hadad, belum bisa datang.''Tapi, coach Aji besok sudah datang,'kata dia.
Untuk Aji Santoso, dirinya izin karena masih mengikuti acara 40 hari meninggalnya ibunya. Sementara, M Al Hadad kebetulan ada pelatihan di Jakarta. Namun, hal tersebut tidak terlalu mengganggunya dalam menggelar latihan perdana ini. Dia bersama pelatih kiper, Benny van Breukelen, memberikan program latihan kepada skuad yang disiapkan untuk ajang Asian Games XVII mendatang.
Menu latihan untuk awal ini, mengenai pengorganisasian bertahan dan menyerang. Porsi ini, tidak hanya satu kali saja diberikan, tapi secara berkesinambungan, dan bertahap.''Pola bertahan dan menyerang,''tuturnya.
Mengenai komposisi tim, dari 23 orang keseluruhan, hanya 13 pemain saja yang dari Pelatnas tahap pertama. Sisanya, tujuh pemain merupakan muka lama, serta tiga lainnya yang pernah memperkuat Timnas U-23 tapi dalam pelatnas tahap pertama tidak ikut.
Untuk tujuh pemain tersebut, di antaranya adalah Raden Galuh Nur di kiper dari Pelita Banding Raya (PBR), M Zainuri (bek/Pra-PON Jawa Timur), Eki Taufik (bek/Persela Lamongan), Achmad Hisam Tole (bek/Persebaya Surabaya). Ada nama Saiful Indra Cahya, bek asal Persik Kediri, Ridho Nur Cahyo (gelandang/Pra-PON Jawa Timur), serta Muhammad Erland (gelandang/PSM Makassar U-21).
Untuk tiga pemain lain yang sudah memperkuat timnas, di antaranya, Alfin Tuasalamony di bek dari Persebaya Surabaya, Dedi Kusnandar (gelandang/Persebaya Surabaya), serta Syakir Sulaiman (gelandang/Sriwijaya FC). Seluruh para pemain ini masih dalam tahap seleksi.
Menurut Mustaqim, jika nantinya para pemain yang baru dipanggil di Pelatnas tahap kedua tidak lebih baik dibandingkan para pemain di pelatnas tahap pertama, maka dicoret. Kemudian, pihaknya pun akan memanggil kembali para pemain di pelatnas tahap pertama.''Kalau tidak lebih baik, kita akan kembali memanggil pemain di pelatnas tahap pertama,''ujarnya.
Pelatnas tahap kedua ini akan berlangsung hingga 4 April mendatang. Selama melakukannya, skuad Garuda Muda pun telah disiapkan mengikuti tiga kali uji coba. Dua di antaranya dilakukan di Solo, yaitu pada 25 Maret melawan Filipina dan 30 Maret dengan Sri Lanka.''Untuk uji coba yang selanjutnya, kemungkinan dengan tim lokal, yaitu Persiram Raja Ampat dan dilakukan di sini (Yogya). Tapi, itu masih menunggu perizinannya terlebih dahulu,''tuturnya.
Pelatih Kiper Benny van Breukelen menambahkan, untuk Jumat (21/3) pagi akan dilakukan tes fisk kepada para pemain baru.''Ada bip test (tes VO2 max) untuk pemain baru dan pemain lama yang belum sempat ikut," ucapnya.
Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-23, Mustaqim mengatakan, pada latihan perdana pelatnas tahap kedua di lapangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini, tim masih belum lengkap. Sebab, Pelatih Kepala Aji Santoso dan Pelatih Fisik, M Al Hadad, belum bisa datang.''Tapi, coach Aji besok sudah datang,'kata dia.
Untuk Aji Santoso, dirinya izin karena masih mengikuti acara 40 hari meninggalnya ibunya. Sementara, M Al Hadad kebetulan ada pelatihan di Jakarta. Namun, hal tersebut tidak terlalu mengganggunya dalam menggelar latihan perdana ini. Dia bersama pelatih kiper, Benny van Breukelen, memberikan program latihan kepada skuad yang disiapkan untuk ajang Asian Games XVII mendatang.
Menu latihan untuk awal ini, mengenai pengorganisasian bertahan dan menyerang. Porsi ini, tidak hanya satu kali saja diberikan, tapi secara berkesinambungan, dan bertahap.''Pola bertahan dan menyerang,''tuturnya.
Mengenai komposisi tim, dari 23 orang keseluruhan, hanya 13 pemain saja yang dari Pelatnas tahap pertama. Sisanya, tujuh pemain merupakan muka lama, serta tiga lainnya yang pernah memperkuat Timnas U-23 tapi dalam pelatnas tahap pertama tidak ikut.
Untuk tujuh pemain tersebut, di antaranya adalah Raden Galuh Nur di kiper dari Pelita Banding Raya (PBR), M Zainuri (bek/Pra-PON Jawa Timur), Eki Taufik (bek/Persela Lamongan), Achmad Hisam Tole (bek/Persebaya Surabaya). Ada nama Saiful Indra Cahya, bek asal Persik Kediri, Ridho Nur Cahyo (gelandang/Pra-PON Jawa Timur), serta Muhammad Erland (gelandang/PSM Makassar U-21).
Untuk tiga pemain lain yang sudah memperkuat timnas, di antaranya, Alfin Tuasalamony di bek dari Persebaya Surabaya, Dedi Kusnandar (gelandang/Persebaya Surabaya), serta Syakir Sulaiman (gelandang/Sriwijaya FC). Seluruh para pemain ini masih dalam tahap seleksi.
Menurut Mustaqim, jika nantinya para pemain yang baru dipanggil di Pelatnas tahap kedua tidak lebih baik dibandingkan para pemain di pelatnas tahap pertama, maka dicoret. Kemudian, pihaknya pun akan memanggil kembali para pemain di pelatnas tahap pertama.''Kalau tidak lebih baik, kita akan kembali memanggil pemain di pelatnas tahap pertama,''ujarnya.
Pelatnas tahap kedua ini akan berlangsung hingga 4 April mendatang. Selama melakukannya, skuad Garuda Muda pun telah disiapkan mengikuti tiga kali uji coba. Dua di antaranya dilakukan di Solo, yaitu pada 25 Maret melawan Filipina dan 30 Maret dengan Sri Lanka.''Untuk uji coba yang selanjutnya, kemungkinan dengan tim lokal, yaitu Persiram Raja Ampat dan dilakukan di sini (Yogya). Tapi, itu masih menunggu perizinannya terlebih dahulu,''tuturnya.
Pelatih Kiper Benny van Breukelen menambahkan, untuk Jumat (21/3) pagi akan dilakukan tes fisk kepada para pemain baru.''Ada bip test (tes VO2 max) untuk pemain baru dan pemain lama yang belum sempat ikut," ucapnya.
(aww)