Matangkan ramuan 4-2-3-1
Jum'at, 21 Maret 2014 - 12:54 WIB
Matangkan ramuan 4-2-3-1
A
A
A
Sindonews.com - Timnas Indonesia senior terus mematangkan formasi 4-2-3-1. Itu terungkap dalam latihan hari kedua di Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci, Tangerang, Jumat (21/3). Organisasi dan pola serangan menjadi fokus dalam latihan yang diikuti lengkap oleh 24 pemain.
Dipimpin Asisten pelatih, Wolfgang Pikal, para pemain mengawali sesi latihan dengan pemanasan, juggling, dan dilanjutkan dengan pengahasan operan. Setelah itu, para pemain dibagi kedalam dua kelompok. Masing-masing kelompok berlatih variasi serangan yang dilakukan oleh tiga pemain bertipe penyerang dan dua pemain bertahan.
Pada akhir sesi, para pemain melakukan latih tanding. Dalam latih tanding itu, Wolfgang dibantu oleh Widodo CP menerapakan formasi 4-2-3-1 kedalam masing-masing tim: tim hijau dan orange.
Di tim hijau, M.Roby, Fachrudin, Zulkifli, dan Diego Michiels menjadi kuartet lini belakang. Raphael Maitimo, dan Amirul Mukminin menjadi dua gelandang jangkar sementara Firman Utina menempati gelandang tengah memimpin serangan ditemani Bayu Gatra dan Zulham Zamrun di sisi sayap dan Tantan menjadi striker tunggal didepan.
Di tim orange, Ricardo Salampessy, Ahmad Jufrianto, Novan Setya, dan Supardi mengawal lini belakang. Dua gelandang jangkar diisi dua pemain debutan, Manahati Lestusen, dan Rizky Pellu. Gelandang serang diisi oleh Slamet Nurcahyo, M. Ridwan, dan Ferdinand Sinaga. Striker kawakan, Talaohu Abdul Mushafri menjadi satu striker didepan.
“Hari ini organisasi dan pola serangan yang jadi fokus. Kita ingin para pemain lebih sering main vertikal (maju kedepan) daripada horizontal (melebar )” kata Pikal seusai latihan.
Kendati terus mematangkan formasi 4-3-2-1, Wolfgang mengatakan, pelatih kepala Alfred Riedl tidak menutup kemungkinan untuk memakai formasi lain semisal 4-4-2. Penerapan formasi itu, lanjut Wolfgang, disesuaikan dengan beberapa kriteria.
“Sampai sekarang kita memang pakai 4-3-2-1. Tetapi tidak menutup adanya perubahan. Tinggal nanti dilihat lawannya seperti apa, fisik pemain. Setiap tim yang baik selalu memiliki minimal dua formasi apabila formasi yang satu tidak berjalan semestinya,” kata Wolfgang.
Di lain sisi, mengenai kondisi Greg Nwokolo yang absen dalam sesi latih tanding. Wolfgang mengatakan, pemain Persebaya Surabaya itu hanya mengalami sedikit pusing. “Kita istirahatkan agar bisa ikut latihan lagi nanti sore,” pungkasnya.
Pelatnas di Karawaci, seperti diketahui, dilakukan sebelum timnas berangkat ke Spanyol untuk melakoni beberapa laga ujicoba melawan Andorra (26/3) Kuba (29/3) dan klub La Liga, Elche (2/4). Timnas akan berangkat, Sabtu (23/3) besok menyusul pelatih Alfred Riedl yang telah lebih dulu berangkat dari Austria.
Dipimpin Asisten pelatih, Wolfgang Pikal, para pemain mengawali sesi latihan dengan pemanasan, juggling, dan dilanjutkan dengan pengahasan operan. Setelah itu, para pemain dibagi kedalam dua kelompok. Masing-masing kelompok berlatih variasi serangan yang dilakukan oleh tiga pemain bertipe penyerang dan dua pemain bertahan.
Pada akhir sesi, para pemain melakukan latih tanding. Dalam latih tanding itu, Wolfgang dibantu oleh Widodo CP menerapakan formasi 4-2-3-1 kedalam masing-masing tim: tim hijau dan orange.
Di tim hijau, M.Roby, Fachrudin, Zulkifli, dan Diego Michiels menjadi kuartet lini belakang. Raphael Maitimo, dan Amirul Mukminin menjadi dua gelandang jangkar sementara Firman Utina menempati gelandang tengah memimpin serangan ditemani Bayu Gatra dan Zulham Zamrun di sisi sayap dan Tantan menjadi striker tunggal didepan.
Di tim orange, Ricardo Salampessy, Ahmad Jufrianto, Novan Setya, dan Supardi mengawal lini belakang. Dua gelandang jangkar diisi dua pemain debutan, Manahati Lestusen, dan Rizky Pellu. Gelandang serang diisi oleh Slamet Nurcahyo, M. Ridwan, dan Ferdinand Sinaga. Striker kawakan, Talaohu Abdul Mushafri menjadi satu striker didepan.
“Hari ini organisasi dan pola serangan yang jadi fokus. Kita ingin para pemain lebih sering main vertikal (maju kedepan) daripada horizontal (melebar )” kata Pikal seusai latihan.
Kendati terus mematangkan formasi 4-3-2-1, Wolfgang mengatakan, pelatih kepala Alfred Riedl tidak menutup kemungkinan untuk memakai formasi lain semisal 4-4-2. Penerapan formasi itu, lanjut Wolfgang, disesuaikan dengan beberapa kriteria.
“Sampai sekarang kita memang pakai 4-3-2-1. Tetapi tidak menutup adanya perubahan. Tinggal nanti dilihat lawannya seperti apa, fisik pemain. Setiap tim yang baik selalu memiliki minimal dua formasi apabila formasi yang satu tidak berjalan semestinya,” kata Wolfgang.
Di lain sisi, mengenai kondisi Greg Nwokolo yang absen dalam sesi latih tanding. Wolfgang mengatakan, pemain Persebaya Surabaya itu hanya mengalami sedikit pusing. “Kita istirahatkan agar bisa ikut latihan lagi nanti sore,” pungkasnya.
Pelatnas di Karawaci, seperti diketahui, dilakukan sebelum timnas berangkat ke Spanyol untuk melakoni beberapa laga ujicoba melawan Andorra (26/3) Kuba (29/3) dan klub La Liga, Elche (2/4). Timnas akan berangkat, Sabtu (23/3) besok menyusul pelatih Alfred Riedl yang telah lebih dulu berangkat dari Austria.
(wbs)