Komposisi ideal Garuda Muda terbentuk Agustus
Senin, 24 Maret 2014 - 13:45 WIB
Komposisi ideal Garuda Muda terbentuk Agustus
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Tim Nasional (Timnas) U-23 Indonesia Aji Santoso mematok Agustus menjadi periode terbentuknya tim sebelum bersaing di Asian Games XVII/2014. Dari dua kali Pelatnas, berbagai perombakan besar dilakukan mantan penggawa Timnas Indonesia pada periode 1990-an tersebut.
''Sebelum bulan Juli akan banyak pemain yang keluar masuk. Saya mungkin akan menemukan komposisi terbaik pada bulan Agustus,''ungkap Aji.
Menggantikan posisi Rahmad 'RD' Darmawan di Timnas U-23, Aji juga dibebankan target yang tidak mudah. Delapan besar Asia, target minimal yang diberikan kepada pelatih kelahiran Malang, Jawa Timur, dari Badan Tim Nasional (BTN) dan juga PSSI.
Untuk bisa mencapai terget, Aji pun berharap adanya dukungan penuh dari BTN dan PSSI. Terutama masalah lawan uji tanding untuk skuad Garuda Muda. Tidak hanya sekadar uji coba, mantan pemain dan pelatih Persebaya Surabaya tersebut, berharap adanya uji coba berkualitas dengan lawan yang berkualitas pula.
Permintaan Aji cukup beralasan. Apalagi jika melihat siapa-siapa saja lawan yang nantinya akan dihadapi Ramdani Lestaluhu dkk di Asian Games. Macan-macan Asia seperti Jepang, Iran, Qatar, China, dan tuan rumah Korea Selatan akan jadi lawan yang harus bisa dijinakkan.
''Tentu saja sebelum Asian Games, saya berharap BTN bisa mengagendakan pertandingan melawan tim dengan nama besar di Asia,''harap pelatih yang mengantar cabang sepak bola Indonesia meraih medali emas di SEA Games 1991 di Manila, Filipina, semasa masih aktif bermain.
Adapun sejauh ini, Timnas U-23 baru satu kali menggelar uji coba. Yaitu, ketika berhasil menundukan Timnas U-21 Malaysia, 3-0, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 5 Maret lalu. Dan tiga uji coba lanjutan, sudah menanti skuad Garuda Muda. Satu uji coba internasional, dua uji coba dengan klub lokal.
Kontra timnas Sri Lanka, akan jadi uji coba internasional selanjutnya Timnas U-23, (30/3). Kontra Sri Lanka sendiri terjadi setelah awalnya timnas Filipina dan Maladewa yang dijadwalkan akan menjajal skuad Garuda Muda. Namun, keduanya batal dengan alasan yang belum disampaikan pihak BTN dan PSSI.
Untuk dua laga uji coba lokal, Timnas U-23 akan meladeni dua klub dari dua kasta kompetisi yang berbeda. Yaitu kontra Persis Solo yang berkompetisi di Divisi Utama, (25/3), lawan kedua menantang wakil Indonesia Super League (ISL) 2014 Persiram Raja Ampat, 2 April mendatang. Semua laga akan dimainkan di Stadion Manahan, Solo.
"Untuk program Pelatnas memang dari 20 Maret sampai 4 April. Di sela-sela itu rencananya akan ada tiga atau empat kali uji coba. Mengenai lawan yang dipilih BTN, prinsipnya kami nggak ada masalah,''jelas Aji.
''Sebelum bulan Juli akan banyak pemain yang keluar masuk. Saya mungkin akan menemukan komposisi terbaik pada bulan Agustus,''ungkap Aji.
Menggantikan posisi Rahmad 'RD' Darmawan di Timnas U-23, Aji juga dibebankan target yang tidak mudah. Delapan besar Asia, target minimal yang diberikan kepada pelatih kelahiran Malang, Jawa Timur, dari Badan Tim Nasional (BTN) dan juga PSSI.
Untuk bisa mencapai terget, Aji pun berharap adanya dukungan penuh dari BTN dan PSSI. Terutama masalah lawan uji tanding untuk skuad Garuda Muda. Tidak hanya sekadar uji coba, mantan pemain dan pelatih Persebaya Surabaya tersebut, berharap adanya uji coba berkualitas dengan lawan yang berkualitas pula.
Permintaan Aji cukup beralasan. Apalagi jika melihat siapa-siapa saja lawan yang nantinya akan dihadapi Ramdani Lestaluhu dkk di Asian Games. Macan-macan Asia seperti Jepang, Iran, Qatar, China, dan tuan rumah Korea Selatan akan jadi lawan yang harus bisa dijinakkan.
''Tentu saja sebelum Asian Games, saya berharap BTN bisa mengagendakan pertandingan melawan tim dengan nama besar di Asia,''harap pelatih yang mengantar cabang sepak bola Indonesia meraih medali emas di SEA Games 1991 di Manila, Filipina, semasa masih aktif bermain.
Adapun sejauh ini, Timnas U-23 baru satu kali menggelar uji coba. Yaitu, ketika berhasil menundukan Timnas U-21 Malaysia, 3-0, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 5 Maret lalu. Dan tiga uji coba lanjutan, sudah menanti skuad Garuda Muda. Satu uji coba internasional, dua uji coba dengan klub lokal.
Kontra timnas Sri Lanka, akan jadi uji coba internasional selanjutnya Timnas U-23, (30/3). Kontra Sri Lanka sendiri terjadi setelah awalnya timnas Filipina dan Maladewa yang dijadwalkan akan menjajal skuad Garuda Muda. Namun, keduanya batal dengan alasan yang belum disampaikan pihak BTN dan PSSI.
Untuk dua laga uji coba lokal, Timnas U-23 akan meladeni dua klub dari dua kasta kompetisi yang berbeda. Yaitu kontra Persis Solo yang berkompetisi di Divisi Utama, (25/3), lawan kedua menantang wakil Indonesia Super League (ISL) 2014 Persiram Raja Ampat, 2 April mendatang. Semua laga akan dimainkan di Stadion Manahan, Solo.
"Untuk program Pelatnas memang dari 20 Maret sampai 4 April. Di sela-sela itu rencananya akan ada tiga atau empat kali uji coba. Mengenai lawan yang dipilih BTN, prinsipnya kami nggak ada masalah,''jelas Aji.
(aww)