Pemain Persida tidak dikontrak, pelatih ancam mogok
Senin, 24 Maret 2014 - 16:07 WIB
Pemain Persida tidak dikontrak, pelatih ancam mogok
A
A
A
Sindonews.com - Keseriusan manajemen Persida Sidoarjo dalam mengarungi pentas Divisi Utama musim 2014 patut dipertanyakan. Terbukti, hingga saat ini pemain maupun pelatih ternyata belum diikat kontrak.
Tidak seriusnya manajemen dalam menyiapkan tim membuat pelatih Persida Fredy Muli mengeluarkan ancaman akan membubarkan diri. Itu jika manajemen tidak segara memberikan ikatan kontrak kepada pemain.''Jika tak kunjung ada teken kontrak, semua pemain dan pelatih akan mogok latihan,''tegas mantan pelatih Persebaya ini.
Wajar jika Fredy mengacam akan mogok latihan. Sebab, hingga saat ini, Persida baru mengontrak satu pemain, yakni Uston Nawawi. Itupun bukan dari kantong manajemen, melainkan dengan sistem bapak angkat. Sementara kompetisi Divisi Utama sendiri akan bergulir 15 April mendatang.
''Para pemain butuh kepastian nasib, butuh kepastian hak dan kewajibannya sebagai pemain Persida. Mereka selama ini sudah menjalani latihan,''tandas pelatih asal Palopo ini.
Bukan hanya belum ada ikatan kontrak, selama menjalani latihan juga terkesan asal-asalan. Sebab, sarana pendukung seperti mes pemain belum tersedia. Hanya menumpang di salah satu ruangan kantor PSSI Sidoarjo.
Kondisi ini membuat Fredy Muli gundah. Apalagi, beberapa pemain yang selama ini menjalani latihan di Persida tergolong punya nama. Seperti Mat Halil, Bejo Sugiantoro, dan Basuki.''Semuanya harus sudah teken kontrak dan para pemain memperoleh hak-haknya. Termasuk mes,''lanjut Freddy.
Semua elemen dalam tim, lanjut Fredy, berharap manajemen berhasil menyelesaikan semua permasalahan dalam waktu dekat.''Selama ini saya dan semua pemain bersungguh-sungguh membela Persida. Klub asli milik warga Sidoarjo ini,''tandasnya.
Sementara, jajaran manajemen Persida, termasuk Direktur Teknis Persida Rosyid Mardani belum bisa dikonfirmasi terkait ancaman pemain dan pelatih mogok latihan.
Tidak seriusnya manajemen dalam menyiapkan tim membuat pelatih Persida Fredy Muli mengeluarkan ancaman akan membubarkan diri. Itu jika manajemen tidak segara memberikan ikatan kontrak kepada pemain.''Jika tak kunjung ada teken kontrak, semua pemain dan pelatih akan mogok latihan,''tegas mantan pelatih Persebaya ini.
Wajar jika Fredy mengacam akan mogok latihan. Sebab, hingga saat ini, Persida baru mengontrak satu pemain, yakni Uston Nawawi. Itupun bukan dari kantong manajemen, melainkan dengan sistem bapak angkat. Sementara kompetisi Divisi Utama sendiri akan bergulir 15 April mendatang.
''Para pemain butuh kepastian nasib, butuh kepastian hak dan kewajibannya sebagai pemain Persida. Mereka selama ini sudah menjalani latihan,''tandas pelatih asal Palopo ini.
Bukan hanya belum ada ikatan kontrak, selama menjalani latihan juga terkesan asal-asalan. Sebab, sarana pendukung seperti mes pemain belum tersedia. Hanya menumpang di salah satu ruangan kantor PSSI Sidoarjo.
Kondisi ini membuat Fredy Muli gundah. Apalagi, beberapa pemain yang selama ini menjalani latihan di Persida tergolong punya nama. Seperti Mat Halil, Bejo Sugiantoro, dan Basuki.''Semuanya harus sudah teken kontrak dan para pemain memperoleh hak-haknya. Termasuk mes,''lanjut Freddy.
Semua elemen dalam tim, lanjut Fredy, berharap manajemen berhasil menyelesaikan semua permasalahan dalam waktu dekat.''Selama ini saya dan semua pemain bersungguh-sungguh membela Persida. Klub asli milik warga Sidoarjo ini,''tandasnya.
Sementara, jajaran manajemen Persida, termasuk Direktur Teknis Persida Rosyid Mardani belum bisa dikonfirmasi terkait ancaman pemain dan pelatih mogok latihan.
(aww)