Raja Isa ingin hengkang ?
Kamis, 27 Maret 2014 - 00:09 WIB
Raja Isa ingin hengkang ?
A
A
A
Sindonews.com – Pelatih Persijap Jepara Raja Isa dikabarkan tengah berusaha untuk mendekati manajemen Persita Tangerang untuk melatih tim tersebut. Pelatih berpaspor Malaysia itu disebut-sebut sudah menemui pengurus Persita pada Senin (24/3) lalu di Stadion Benteng Tangerang. Saat itu, di stadion tersebut ada pertandingan uji coba antara Persita Tangerang U -21 melawan Semen Padang U – 21.
Spekulasi bahwa mantan pelatih Persiram Raja Ampat dan Persipura Jayapura berniat untuk meninggalkan Persijap Jepara bukan hanya isu. Sebab, tim berjuluk Pendekar Cisadanae tersebut baru saja ditinggalkan oleh pelatihnya Archan Iurie, yang hengkang ke Persepam Madura.
Praktis, ada peluang yang besar bagi pelatih yang sudah 7 musim membela klub di Indonesia itu untuk bergabung. Informasi yang diperoleh, Raja saat itu tidak berada di stadion melainkan menemui pengurus di sekretariat namun negosiasi gagal.
Kondisi Persijap Jepara kondisinya kurang begitu membaik, jika dibandingkan dengan klub Grup Barat lainnya seperti Persib Bandung dan Arema Cronus. Untuk mengarungi kompetisi saja, manajemen hanya mendapatkan dana alokasi sekitar Rp3 miliar untuk belanja pemain. Kondisi itu memaksa manajemen berhemat dalam segala hal.
Raja Isa saat dikonfirmasi membantah kabar jika dirinya ingin bergabung ke Persita Tangerang. Dirinya ke Tangerang karena ada waktu, di sela-sela mengurus administrasi pemain di PT Liga Indonesia (LI).
“Memang ada pertandingan uji coba antara Persita U-21 dan Semen Padang U-21, jadi saya ke sana lihat standar bermainnya. Saya dengan Basamalah (Direktur Utama) memang ada urusan di PT LI, terkait pendaftaran pemain Persijap U-21, saat di Jakarta ada waktu, “ ungkapnya saat dihubungi, kemarin.
Menurut dia, Persijap U-21 berada satu grup dengan Persita Tangerang U-21. Sebelum bertemu dalam kompetisi resmi di Indonesia Super League (ISL) U-21, selaku pelatih tidak ada salahnya untuk mengintip kekuatan lawan.
“Jadi tidak ada (maksud pindah). Saya baik dengan Persijap dan para pemain,” jelasnya.
Raja mengaku selain mendampingi mendaftarkan pemain, dirinya juga ada urusan terkait dengan pengurusan dokumen untuk sebuah acara di Korea Selatan pada Agustus mendatang. “Di Jakarta karena sedang mengurus dokumen juga,” tuturnya.
Komisaris PT Jepara Raya Multitama, Perusahaan Pengelola Persijap, Johar Lin Eng yang mendengar kabar itu langsung menghubungi Raja Isa melalui telepon selulernya. Dia memastikan yang bersangkutan masih ada di Jepara.
Spekulasi bahwa mantan pelatih Persiram Raja Ampat dan Persipura Jayapura berniat untuk meninggalkan Persijap Jepara bukan hanya isu. Sebab, tim berjuluk Pendekar Cisadanae tersebut baru saja ditinggalkan oleh pelatihnya Archan Iurie, yang hengkang ke Persepam Madura.
Praktis, ada peluang yang besar bagi pelatih yang sudah 7 musim membela klub di Indonesia itu untuk bergabung. Informasi yang diperoleh, Raja saat itu tidak berada di stadion melainkan menemui pengurus di sekretariat namun negosiasi gagal.
Kondisi Persijap Jepara kondisinya kurang begitu membaik, jika dibandingkan dengan klub Grup Barat lainnya seperti Persib Bandung dan Arema Cronus. Untuk mengarungi kompetisi saja, manajemen hanya mendapatkan dana alokasi sekitar Rp3 miliar untuk belanja pemain. Kondisi itu memaksa manajemen berhemat dalam segala hal.
Raja Isa saat dikonfirmasi membantah kabar jika dirinya ingin bergabung ke Persita Tangerang. Dirinya ke Tangerang karena ada waktu, di sela-sela mengurus administrasi pemain di PT Liga Indonesia (LI).
“Memang ada pertandingan uji coba antara Persita U-21 dan Semen Padang U-21, jadi saya ke sana lihat standar bermainnya. Saya dengan Basamalah (Direktur Utama) memang ada urusan di PT LI, terkait pendaftaran pemain Persijap U-21, saat di Jakarta ada waktu, “ ungkapnya saat dihubungi, kemarin.
Menurut dia, Persijap U-21 berada satu grup dengan Persita Tangerang U-21. Sebelum bertemu dalam kompetisi resmi di Indonesia Super League (ISL) U-21, selaku pelatih tidak ada salahnya untuk mengintip kekuatan lawan.
“Jadi tidak ada (maksud pindah). Saya baik dengan Persijap dan para pemain,” jelasnya.
Raja mengaku selain mendampingi mendaftarkan pemain, dirinya juga ada urusan terkait dengan pengurusan dokumen untuk sebuah acara di Korea Selatan pada Agustus mendatang. “Di Jakarta karena sedang mengurus dokumen juga,” tuturnya.
Komisaris PT Jepara Raya Multitama, Perusahaan Pengelola Persijap, Johar Lin Eng yang mendengar kabar itu langsung menghubungi Raja Isa melalui telepon selulernya. Dia memastikan yang bersangkutan masih ada di Jepara.
(wbs)