VO2 max pemain jeblok, Persebaya tambah latihan fisik
Kamis, 27 Maret 2014 - 11:34 WIB
VO2 max pemain jeblok, Persebaya tambah latihan fisik
A
A
A
Sindonews.com - Gagal Training Center (TC) ke Pulau Bali tidak membuat Persebaya berdiam diri. Fokus pembenahan fisik menjadi program utama, pekan ini. Pembenahan fisik dilakukan setelah dalam hasil uji VO2 max sebagian besar pemain jeblok.
Di luar pemain yang terpanggil timnas, hanya ada dua pemain yang memenui standar. Yaitu Wahyu Subo dan pemain gaek, M Ilham. Keduanya memiliki poin 57. Bagi seorang pesepakbola, standar nilai VO2 Max untuk pemain lokal adalah 56 liter per menit. Sedangkan untuk pemain asing adalah 60 liter per menit.
Sedangkan duo kiper, Ferry Rotinsulu dan Thomas Rian Bayu, menjadi pemain dengan nilai VO2 max paling rendah. Kedua pemain ini hanya mencatatkan nilai 49,9.''Pekan ini kita akan tambah latihan fisik, termasuk dua kiper meski untuk penjaga gawang bisa dimaklumi jika rendah,''ujar pelatih fisik Persebaya, Satia Bagja.
Sementara delapan pemain tidak diketahui kondisi VO2 max-nya lantaran dipanggil Timnas Indonesia. Mereka adalah Ricardo Salampessy, Manahati Lestusen, Greg Nwokolo, Alfin Tualasamony, Fandi Eko Utomo, Dedi Kusnandar, Novri Setiawan, dan Ahmad Hisyam Tolle.
Sementara Pelatih Persebaya Rahmad Darmawan mulai pagi kemarin, sudah menambah porsi latihan fisik. Apalagi lawan berikutnya yang akan dihaapi persipura Jayapura dikenal punya tenaga ekstra.''Latihan fisik kita tingkatkan mulai latihan,''ujarnya.
Diakui RD, jika penambahan porsi latihan fisik setelah melihat hasil tes yang dilakukan selama dua hari berturut-turut.''Berdasarkan hasil VO2 Max kemarin saya berikan tambahan latihan fisik mereka. Kecepatan dan fisik lawan kita selanjutnya lebih kuat jadi,''ucapnya.
Sebenarnya tes VO2 max ini terlambat. Sebab, ketika mengawali musim sebenarnya manajemen sempat meminta semua pemain melakukan tes fisik, namun diurungkan tanpa ada alasan jelas. Saat itu, pemain Persebaya hanya melakukan tes kesehatan di Graha Amerta.
Di luar pemain yang terpanggil timnas, hanya ada dua pemain yang memenui standar. Yaitu Wahyu Subo dan pemain gaek, M Ilham. Keduanya memiliki poin 57. Bagi seorang pesepakbola, standar nilai VO2 Max untuk pemain lokal adalah 56 liter per menit. Sedangkan untuk pemain asing adalah 60 liter per menit.
Sedangkan duo kiper, Ferry Rotinsulu dan Thomas Rian Bayu, menjadi pemain dengan nilai VO2 max paling rendah. Kedua pemain ini hanya mencatatkan nilai 49,9.''Pekan ini kita akan tambah latihan fisik, termasuk dua kiper meski untuk penjaga gawang bisa dimaklumi jika rendah,''ujar pelatih fisik Persebaya, Satia Bagja.
Sementara delapan pemain tidak diketahui kondisi VO2 max-nya lantaran dipanggil Timnas Indonesia. Mereka adalah Ricardo Salampessy, Manahati Lestusen, Greg Nwokolo, Alfin Tualasamony, Fandi Eko Utomo, Dedi Kusnandar, Novri Setiawan, dan Ahmad Hisyam Tolle.
Sementara Pelatih Persebaya Rahmad Darmawan mulai pagi kemarin, sudah menambah porsi latihan fisik. Apalagi lawan berikutnya yang akan dihaapi persipura Jayapura dikenal punya tenaga ekstra.''Latihan fisik kita tingkatkan mulai latihan,''ujarnya.
Diakui RD, jika penambahan porsi latihan fisik setelah melihat hasil tes yang dilakukan selama dua hari berturut-turut.''Berdasarkan hasil VO2 Max kemarin saya berikan tambahan latihan fisik mereka. Kecepatan dan fisik lawan kita selanjutnya lebih kuat jadi,''ucapnya.
Sebenarnya tes VO2 max ini terlambat. Sebab, ketika mengawali musim sebenarnya manajemen sempat meminta semua pemain melakukan tes fisik, namun diurungkan tanpa ada alasan jelas. Saat itu, pemain Persebaya hanya melakukan tes kesehatan di Graha Amerta.
(aww)