Langkah berat Laskar Sultan Agung
Kamis, 27 Maret 2014 - 12:13 WIB
Langkah berat Laskar Sultan Agung
A
A
A
Sindonews.com - Selama dua hari terakhir, latihan Persiba Bantul hanya diikuti sekitar 15 dari total 23 pemain. Padahal, jeda laga Indonesia Super League (ISL) 2013/2014 sekitar satu bulan ini harus dimanfaatkan oleh pelatih untuk memperbaiki stamina para pemainnya yang belum masih kurang.
''Kompetisi sudah akan dimulai lagi tiga minggu ke depan,''kata Pelatih Kepala Persiba Bantul, Sajuri Syahid.
Sejauh ini, Sajuri pun hanya member porsi latihan fisik ringan. Dirinya juga memaklumi keadaan para pemain yang sedang dihadapi, yaitu masalah perbaikan gizi yang seharusnya dilakukan pihak manajemen.''Kalau itu masalah manajemen,''tuturnya.
Persiapan yang dirasa masih belum maksimal ini ditakutkan akan mengganggu penampilan Persiba pada pertandingan selanjutnya. Sebab, skuadnya masih perlu dibenahi, dari segi stamina maupun lini pertahanannya yang masih rapuh.
Dalam lanjutan kompetisi ISL pada 14 April nanti, Laskar Sultan Agung dijadwalkan bertandang ke kandang Persepam Madura United. Kekuatan calon lawannya tersebut sedikit banyak diketahuinya. Ssebab, beberapa di antaranya merupakan mantan anak asuhannya. Seperti, Busari, Slamet Nur Cahyo, dan Nopendi. Langkahnya akan semakin berat karena mereka juga sedang membutuhkan kemenangan.
Persepam sendiri masih di peringkat bawah, yaitu di posisi sepuluh klasemen sementara wilayah timur kompetisi Indonesia Super League (ISL). Otomatis, tim tersebut membutuhkan poin penuh karena main di kandang.
Skuad asuhannya, Laskar Sultan Agung juga membutuhkan poin penuh karena berada di posisi terakhir dan selisihnya tiga poin dengan Persepam Madura. Jika tiga poin tidak berhasil dikantongi Persiba Bantul, maka akan semakin sulit untuk keluar dari zona degradasi. Padahal, targetnya musim ini sendiri, untuk bisa bertahan di kompetisi paling tinggi Liga Indonesia.
''Kompetisi sudah akan dimulai lagi tiga minggu ke depan,''kata Pelatih Kepala Persiba Bantul, Sajuri Syahid.
Sejauh ini, Sajuri pun hanya member porsi latihan fisik ringan. Dirinya juga memaklumi keadaan para pemain yang sedang dihadapi, yaitu masalah perbaikan gizi yang seharusnya dilakukan pihak manajemen.''Kalau itu masalah manajemen,''tuturnya.
Persiapan yang dirasa masih belum maksimal ini ditakutkan akan mengganggu penampilan Persiba pada pertandingan selanjutnya. Sebab, skuadnya masih perlu dibenahi, dari segi stamina maupun lini pertahanannya yang masih rapuh.
Dalam lanjutan kompetisi ISL pada 14 April nanti, Laskar Sultan Agung dijadwalkan bertandang ke kandang Persepam Madura United. Kekuatan calon lawannya tersebut sedikit banyak diketahuinya. Ssebab, beberapa di antaranya merupakan mantan anak asuhannya. Seperti, Busari, Slamet Nur Cahyo, dan Nopendi. Langkahnya akan semakin berat karena mereka juga sedang membutuhkan kemenangan.
Persepam sendiri masih di peringkat bawah, yaitu di posisi sepuluh klasemen sementara wilayah timur kompetisi Indonesia Super League (ISL). Otomatis, tim tersebut membutuhkan poin penuh karena main di kandang.
Skuad asuhannya, Laskar Sultan Agung juga membutuhkan poin penuh karena berada di posisi terakhir dan selisihnya tiga poin dengan Persepam Madura. Jika tiga poin tidak berhasil dikantongi Persiba Bantul, maka akan semakin sulit untuk keluar dari zona degradasi. Padahal, targetnya musim ini sendiri, untuk bisa bertahan di kompetisi paling tinggi Liga Indonesia.
(aww)