Fellaini bantah sengaja sikut Zabaleta
Kamis, 27 Maret 2014 - 19:01 WIB
Fellaini bantah sengaja sikut Zabaleta
A
A
A
Sindonews.com – Gelandang Manchester United, Marouane Fellaini, membantah sengaja menyikut bek Manchester City, Pablo Zabaleta. Dia menegaskan bahwa aksi sikut tersebut tak sengaja dilakukannya lantaran demi mempertahankan bola.
Sebelumnya, Zabaleta menyesalkan aksi sikut yang dilakukan Fellaini saat City menaklukan United dengan skor 3-0 di Old Trafford, Rabu (26/3) dini hari WIB. Kala itu, Zabaleta hendak mencuri bola yang tengah dikuasai Fellaini, namun sikut pemain berambut kribo itu melayang ke wajah Zabaleta yang membuatnya langsung terkapar menahan sakit.
Usai laga tersebut, Zabaleta menilai aksi pemain asal Belgia itu layak mendapat ganjaran berupa kartu merah. Namun Fellaini membella diri. Menurutnya, aksi yang dilakukannya bukan pelanggaran yang keras.
“Saya tidak tahu, tapi tentu saja saya tak melakukannya dengan sengaja," ungkap Fellaini, seperti dikutip Daily Mail, Kamis.
“Saya menggerakan sikut saya ke atas untuk menjaga penguasaan bola dan rahang Zabaleta berada di dekat siku saya. Pelanggaran saya bukan gerakan yang agresif. Itu merupakan cara bertahan untuk melindungi bola,” pungkasnya.
Sebelumnya, Zabaleta menyesalkan aksi sikut yang dilakukan Fellaini saat City menaklukan United dengan skor 3-0 di Old Trafford, Rabu (26/3) dini hari WIB. Kala itu, Zabaleta hendak mencuri bola yang tengah dikuasai Fellaini, namun sikut pemain berambut kribo itu melayang ke wajah Zabaleta yang membuatnya langsung terkapar menahan sakit.
Usai laga tersebut, Zabaleta menilai aksi pemain asal Belgia itu layak mendapat ganjaran berupa kartu merah. Namun Fellaini membella diri. Menurutnya, aksi yang dilakukannya bukan pelanggaran yang keras.
“Saya tidak tahu, tapi tentu saja saya tak melakukannya dengan sengaja," ungkap Fellaini, seperti dikutip Daily Mail, Kamis.
“Saya menggerakan sikut saya ke atas untuk menjaga penguasaan bola dan rahang Zabaleta berada di dekat siku saya. Pelanggaran saya bukan gerakan yang agresif. Itu merupakan cara bertahan untuk melindungi bola,” pungkasnya.
(nug)