Mazzarri: Inter layak menang
Jum'at, 28 Maret 2014 - 07:49 WIB
Mazzarri: Inter layak menang
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Inter Milan, Walter Mazzarri menilai timnya layak meraih kemenangan atas Udinese pada laga laga lanjutan Serie A. Dalam pertandingan di Giuseppe Meazza, Jumat (28/3) dini hari WIB, La Beneamata hanya mampu bermain imbang 0-0.
Hasil ini tentunya tidak terlalu baik buat Inter yang tengah berburu poin demi bisa tampil di kompetisi Eropa. Meskipun hanya meraih satu poin, Javier Zanetti dkk masih terpaku di peringkat kelima dengan 48 poin.
"Berapa banyak peluang yang kita buat? Berapa banyak bola yang membentur mistar gawang, ditepis oleh kiper atau mendekati gol? Ini hanyalah salah satu dari musim-musim lainnya, kecuali angin yang berubah di babak berikutnya," ujar Mazzarri kepada Sky Sport Italia.
"Yang terpenting adalah meraih kemenangan dan tim sudah melakukan segalanya untuk menang. Dalam pandangan saya kami layak meraih kemenangan," sambungnya.
Eks pelatih Napoli itu juga menyesalkan permainan buruk anak asuhnya di babak pertama.
"Saya tidak suka permainan di babak pertama. Jujur, Udinese adalah tim yang kuat. Dengan perubahan taktik, saya membuat mereka menghentikan menjaga kami secara ketat, kami lalu membuat peluang berarti,"
"Di babak kedua kami pantas mencetak setidaknya dua atau tiga gol, terutama di setengah jam terakhir. Kami melihat pemain Udinese sudah lelah, kami mulai mendominasi namun kami gagal mencetak gol," tutupnya.
Hasil ini tentunya tidak terlalu baik buat Inter yang tengah berburu poin demi bisa tampil di kompetisi Eropa. Meskipun hanya meraih satu poin, Javier Zanetti dkk masih terpaku di peringkat kelima dengan 48 poin.
"Berapa banyak peluang yang kita buat? Berapa banyak bola yang membentur mistar gawang, ditepis oleh kiper atau mendekati gol? Ini hanyalah salah satu dari musim-musim lainnya, kecuali angin yang berubah di babak berikutnya," ujar Mazzarri kepada Sky Sport Italia.
"Yang terpenting adalah meraih kemenangan dan tim sudah melakukan segalanya untuk menang. Dalam pandangan saya kami layak meraih kemenangan," sambungnya.
Eks pelatih Napoli itu juga menyesalkan permainan buruk anak asuhnya di babak pertama.
"Saya tidak suka permainan di babak pertama. Jujur, Udinese adalah tim yang kuat. Dengan perubahan taktik, saya membuat mereka menghentikan menjaga kami secara ketat, kami lalu membuat peluang berarti,"
"Di babak kedua kami pantas mencetak setidaknya dua atau tiga gol, terutama di setengah jam terakhir. Kami melihat pemain Udinese sudah lelah, kami mulai mendominasi namun kami gagal mencetak gol," tutupnya.
(dka)