Aksi sikut Fellaini berbuah ancaman sanksi
Jum'at, 28 Maret 2014 - 20:00 WIB
Aksi sikut Fellaini berbuah ancaman sanksi
A
A
A
Sindonews.com – Aksi menyikut yang dilakukan gelandang Manchester United, Marouane Fellaini terhadap bek Manchester City, Pablo Zabaleta, berbuntut ancaman sanksi. Insiden tersebut terjadi saat City menghancurkan United dengan skor 3-0 di Old Trafford pada Rabu (26/3) dini hari WIB.
Saat itu, Zabaleta mendapat sikutan dari Fellaini saat mencoba merebut bola. Tak ayal, Zabaleta langsung terkapar menahan sakit. Usai laga tersebut Zabaleta menyesalkan aksi yang dilakukan pemain berambut kribo itu.
Dilaporkan Manchester Evening News, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) bakal melakukan investigasi terkait insiden tersebut. Jika bersalah maka Fellaini bakal terancam sanksi dari FA.
Sementara itu, Fellaini menegaskan dirinya tak sengaja melakukan pelanggaran tersebut. Dia tak berniat menyikut lantaran berusaha mempertahankan penguasaan bola. “Saya tidak tahu, tapi tentu saja saya tak melakukannya dengan sengaja," ungkap Fellaini, seperti dikutip Daily Mail, Kamis.
“Saya menggerakan sikut saya ke atas untuk menjaga penguasaan bola dan rahang Zabaleta berada di dekat siku saya. Pelanggaran saya bukan gerakan yang agresif. Itu merupakan cara bertahan untuk melindungi bola,” pungkasnya
Saat itu, Zabaleta mendapat sikutan dari Fellaini saat mencoba merebut bola. Tak ayal, Zabaleta langsung terkapar menahan sakit. Usai laga tersebut Zabaleta menyesalkan aksi yang dilakukan pemain berambut kribo itu.
Dilaporkan Manchester Evening News, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) bakal melakukan investigasi terkait insiden tersebut. Jika bersalah maka Fellaini bakal terancam sanksi dari FA.
Sementara itu, Fellaini menegaskan dirinya tak sengaja melakukan pelanggaran tersebut. Dia tak berniat menyikut lantaran berusaha mempertahankan penguasaan bola. “Saya tidak tahu, tapi tentu saja saya tak melakukannya dengan sengaja," ungkap Fellaini, seperti dikutip Daily Mail, Kamis.
“Saya menggerakan sikut saya ke atas untuk menjaga penguasaan bola dan rahang Zabaleta berada di dekat siku saya. Pelanggaran saya bukan gerakan yang agresif. Itu merupakan cara bertahan untuk melindungi bola,” pungkasnya
(nug)