Barca dihukum, Stegen mantap tinggalkan Moenchengladbach

Rabu, 02 April 2014 - 21:56 WIB
Barca dihukum, Stegen...
Barca dihukum, Stegen mantap tinggalkan Moenchengladbach
A A A
Sindonews.com – Impian Marc-Andre ter Stegen memperkuat Barcelona di akhir musim nanti dipastikan tak akan terwujud. Pasalnya El Barca dilarang mendatangkan pemain selama musim 2014-2015, setelah terkena sanksi FIFA.

Sebelumnya kiper Borussia Monchengladbach itu dikabarkan sudah sepakat menuju Barcelona pada akhir musim ini. Dia diproyeksikan untuk mengganti kiper nomer satu Barca, Victor Valdes, yang memutuskan bakal hengkang dari Nou Camp pada akhir musim.

Ter Stegen sendiri belum tahu soal sanksi yang diterima Barca. Namun kiper asal Jerman itu memastikan bakal meninggalkan Monchengladbach meski bukan Barca menjadi klub anyar baginya.

“Saya belum mendengar hal itu dan saya tak tahu kenapa anda bertanya soal itu kepada saya,” ungkap Stegen seperti dikutip Goal, Rabu (2/4).

“Saya tak ingin membicarakan hal itu. Saya tentu akan meninggalkan Borussia Monchengladbach pada bursa transfer musim panas nanti,” tambahnya.

Sementara itu, FIFA menjatuhi sanksi kepada Barca berupa larangan m,embeli pemain selama musim 2014-2015. Sanksi tersebut diberikan setelah klub penghuni La Liga itu membeli pemain dibawah umur tanpa izin FIFA.
(dka)
Berita Terkini
Head to Head Inggris...
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
41 menit yang lalu
Bellingham vs Messi:...
Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10
1 jam yang lalu
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
2 jam yang lalu
Perjalanan Inggris dan...
Perjalanan Inggris dan Argentina: 13 vs 17 Gol, Siapa yang Menang?
3 jam yang lalu
Perjalanan Prancis dan...
Perjalanan Prancis dan Spanyol: Siapa Layak ke Final Piala Dunia 2026?
4 jam yang lalu
Sejarah Wonderwall Milik...
Sejarah Wonderwall Milik Oasis Jadi Anthem Suporter Inggris di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Infografis
Militer Rusia, Iran,...
Militer Rusia, Iran, dan China Jauh Tinggalkan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved