Barca kena sanksi, Madrid: Jangan salahkan kami
Sabtu, 05 April 2014 - 07:12 WIB
Barca kena sanksi, Madrid: Jangan salahkan kami
A
A
A
Sindonews.com – Wakil presiden Real Madrid, Pedro Lopez Jimenez, menegaskan bahwa Los Blancos bukan biang keladi penyebab sanksi FIFA terhadap Barcelona. Jadi, dia meminta semua pihak tak menuduh Madrid di balik sanksi tersebut.
Barcelona mendapat sanksi tak boleh membeli pemain selama musim 2014-2015. Sanksi tersebut diberikan lantaran El Barca membeli 10 pemain di bawah umur tanpa seizin FIFA.
Barca lantas menyatakan banding atas sanksi tersebut. Tak hanya itu, presiden Barca, Josep Bartomeu, menuduh beberapa pihak ada di balik sanksi tersebut. Tak ayal ucapan sang presiden memicu spekulasi adanya peran Madrid di balik keputusan FIFA.
Secara kebetulan Jimenez merupakan anggota Komite Status Pemain yang turut memiliki wewenang mengawasi transfer pemain. Dia mengaku ikut serta dalam pertemuan soal sanksi yang bakal diberikan untuk Barca, namun ia menegaskan bahwa dirinya tak memiliki suara untuk menentukan sanksi terhadap klub asal Catalan itu.
“Baik Real Madrid, diri saya sebagai anggota FIFA tidak memiliki peran apapun atas sanksi tersebut. Keanggotaan saya di Komite Status Pemain tak ada hubungannya dengan Florentino Perez dan Madrid,” ungkap Jimenez seperti dikutip Goal, Sabtu (5/4).
“Pengangkatan saya melalui Asosiasi Klub Eropa (ECA) dimana Barcelona juga anggota organisasi itu. Saya menghadiri dua pertemuan dimana kami membahas soal sanksi untuk Barcelona,” tambahnya.
“Saya ingin membuat semuanya jelas, Komete Status Pemain tak memiliki kekuatanuntuk emberikan sanksi. Hal yang kami lakukan hanya memperlajari dokumen yang kami terima. Saya tak melakukan apapun soal sanksi Barcelona,” pungkasnya.
Barcelona mendapat sanksi tak boleh membeli pemain selama musim 2014-2015. Sanksi tersebut diberikan lantaran El Barca membeli 10 pemain di bawah umur tanpa seizin FIFA.
Barca lantas menyatakan banding atas sanksi tersebut. Tak hanya itu, presiden Barca, Josep Bartomeu, menuduh beberapa pihak ada di balik sanksi tersebut. Tak ayal ucapan sang presiden memicu spekulasi adanya peran Madrid di balik keputusan FIFA.
Secara kebetulan Jimenez merupakan anggota Komite Status Pemain yang turut memiliki wewenang mengawasi transfer pemain. Dia mengaku ikut serta dalam pertemuan soal sanksi yang bakal diberikan untuk Barca, namun ia menegaskan bahwa dirinya tak memiliki suara untuk menentukan sanksi terhadap klub asal Catalan itu.
“Baik Real Madrid, diri saya sebagai anggota FIFA tidak memiliki peran apapun atas sanksi tersebut. Keanggotaan saya di Komite Status Pemain tak ada hubungannya dengan Florentino Perez dan Madrid,” ungkap Jimenez seperti dikutip Goal, Sabtu (5/4).
“Pengangkatan saya melalui Asosiasi Klub Eropa (ECA) dimana Barcelona juga anggota organisasi itu. Saya menghadiri dua pertemuan dimana kami membahas soal sanksi untuk Barcelona,” tambahnya.
“Saya ingin membuat semuanya jelas, Komete Status Pemain tak memiliki kekuatanuntuk emberikan sanksi. Hal yang kami lakukan hanya memperlajari dokumen yang kami terima. Saya tak melakukan apapun soal sanksi Barcelona,” pungkasnya.
(nug)