Gaji PSM dicairkan 50 persen sebelum ke Papua
Kamis, 10 April 2014 - 16:53 WIB
Gaji PSM dicairkan 50 persen sebelum ke Papua
A
A
A
Sindonews.com - Manajemen PT. Pagolona Sulawesi Mandiri yang mengelola PSM Makassar akhirnya membayar setengah gaji para pemainnya. Gaji itu dicairkan sebelum Juku Eja melakoni tur ke Papua dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL).
Pembayaran gaji ini diharap bisa meningkatkan perfoma Pasukan Ramang saat menantang Perseru Serui di Stadion Mandala, Jayapura, Senin, (14/4) mendatang. Apalagi, memang tur ini menjadi penentu nasib PSM di klasemen sementara ISL wilayah Timur sebelum putaran pertama usai.
Media Officer PSM Makassar Andi Widya Syadzwina mengatakan, memang manajemen sudah membayar gaji para pemain. Namun, hanya 50 persen dari gaji mereka sebulan. Sementara gaji yang tertunggak dua bulan.''Untuk kekurangannya masih dalam proses pencairan lagi,''kata dia saat dikonfirmasi.
Dia menjelaskan, saat ini, pihak manajemen terus berupaya untuk mempercepat proses penyelesaian gaji pemain.''Hanya saja memang ada beberapa kendala di luar kuasa manajemen,''ungkap wanita yang akrab disapa Wina ini.
Persoalan gaji ini memang selalu menjadi momok bagi tim yang berkompetisi di ISL. Selain itu, masalah ini juga dinilai menjadi penghambat Ponaryo Astaman dkk tidak meraih hasil maksimal ditujuh laga yang dilewati. Hasilnya, PSM harus rela berada di posisi kesembilan klasemen sementara wilayah Timur.
Sementara itu, penasihat teknik PSM Makassar Abdi Tunggal mengatakan, persoalan gaji sedikit banyaknya bisa memengaruhi tim. Namun dirinya mengaku seharusnya para pemain bisa melakukan yang terbaik untuk menambah gaji mereka.''Gaji ini kan sudah menjadi hak mereka. Jadi tinggal bagaimana mereka mencari tambahannya dengan harus menang dan mendapat bonus,''kata dia.
Untuk itu, lanjutnya dirinya berharap agar penampilan para pemain PSM di laga lanjutan ISL bisa maksimal."Apalagi para pemain saat ini sudah diberi latihan dengan baik oleh tim kepelatihan,''pungkasnya.
Pembayaran gaji ini diharap bisa meningkatkan perfoma Pasukan Ramang saat menantang Perseru Serui di Stadion Mandala, Jayapura, Senin, (14/4) mendatang. Apalagi, memang tur ini menjadi penentu nasib PSM di klasemen sementara ISL wilayah Timur sebelum putaran pertama usai.
Media Officer PSM Makassar Andi Widya Syadzwina mengatakan, memang manajemen sudah membayar gaji para pemain. Namun, hanya 50 persen dari gaji mereka sebulan. Sementara gaji yang tertunggak dua bulan.''Untuk kekurangannya masih dalam proses pencairan lagi,''kata dia saat dikonfirmasi.
Dia menjelaskan, saat ini, pihak manajemen terus berupaya untuk mempercepat proses penyelesaian gaji pemain.''Hanya saja memang ada beberapa kendala di luar kuasa manajemen,''ungkap wanita yang akrab disapa Wina ini.
Persoalan gaji ini memang selalu menjadi momok bagi tim yang berkompetisi di ISL. Selain itu, masalah ini juga dinilai menjadi penghambat Ponaryo Astaman dkk tidak meraih hasil maksimal ditujuh laga yang dilewati. Hasilnya, PSM harus rela berada di posisi kesembilan klasemen sementara wilayah Timur.
Sementara itu, penasihat teknik PSM Makassar Abdi Tunggal mengatakan, persoalan gaji sedikit banyaknya bisa memengaruhi tim. Namun dirinya mengaku seharusnya para pemain bisa melakukan yang terbaik untuk menambah gaji mereka.''Gaji ini kan sudah menjadi hak mereka. Jadi tinggal bagaimana mereka mencari tambahannya dengan harus menang dan mendapat bonus,''kata dia.
Untuk itu, lanjutnya dirinya berharap agar penampilan para pemain PSM di laga lanjutan ISL bisa maksimal."Apalagi para pemain saat ini sudah diberi latihan dengan baik oleh tim kepelatihan,''pungkasnya.
(aww)