Waspadai mobilitas gelandang asing Persipur

Minggu, 13 April 2014 - 17:22 WIB
Waspadai mobilitas gelandang...
Waspadai mobilitas gelandang asing Persipur
A A A
Sindonews.com – PSIS Semarang tidak mau jemawa menjamu Persipur Purwodadi Selasa 15/4) besok di Stadion Jatidiri Semarang. Meyandang status tim besar dan lebih berpengalaman, Mahesa Jenar tetap mewaspadai upaya tim berjuluk Laskar Petir Kuning itu untuk mencuri poin.

Apalagi, saat ini Persipur diperkuat dengan John Tamba Barnes, gelandang asing yang musim lalu juga memperkuat tim yang sama. Sisanya adalah pemain lokal setempat maupun dari luar. Salah satu gelandang yang lokal musim lalu yang masih bertahan adalah Ribut Pujianto. Dia juga sempat mengikuti seleksi pemain PSIS musim ini namun masih kalah dengan para pemain lainnya dan akhirnya memutuskan kembali untuk memperkuat Persipur.

John Tamba Barnes cukup produktif saat memperkuat Persipur musim 2012/2013. Pemain kelahiran 12 Desember 1988 ini mampu memberi kontribusi 3 gol. Selain John Tamba, pemain asal Liberia, Persipur juga masih memiliki kuota satu pemain asing lagi yang kabarnya menempati posisi striker.

Sesuai ketentuan PT Liga Indonesia (LI), pemain asing di tim Divisi Utama maksimal 2 orang. Informasi yang diterima tim pelatih, pemain tersebut baru kali ini memperkuat Persipur.

“Untuk striker asingnya siapa saya belum tahu. Gelandangnya masih sama dengan musim lalu, dia mobile, tapi banyak (pemain) yang baru, kata Franky begitu,” kata Pelatih PSIS Eko Riyadi, ditemui di sela-sela doa bersama jelang kompetisi bertempat di rumah General Manager PSIS Kairul Anwar, kawasan Jatingaleh, kemarin.

Franky Mahendra merupakan mantan pemain Persipur Purwodadi, yang kini memperkuat PSIS Semarang. Winger kanan itu sedikit banyak tahu mengenai skema pemain Persipur, khususnya para wajah lama.
Menurut Eko, sebagai tim tuan rumah, pihaknya tidak akan membiarkan anak asuhnya menjadi bulan-bulanan anak asuh dari Nanang Kushardiyanto. Karena itu, dalam pertandingan tersebut pihaknya tetap bertekad untuk mengamankan 3 angka. “Kita di kandang, kita harus menyerang,” tandasnya.

Direktur Utama PSIS Semarang Yoyok Sukawi justru khawatir para pemain PSIS nerveous dalam pertandingan perdana tersebut. Sebab, biasanya pada awal-awal pertandingan akan disaksikan oleh banyak penonton.

“Tapi saya sudah instruksikan kepada tim pelatih dan manajemen, agar selalu memberikan motivasi kepada para pemain sebelum pertandingan,” ungkapnya.

General Manager PSIS Kairul Anwar menuturkan, sejak awal PSIS tidak mengalami persoalan dalam mempersiapkan tim. Pihaknya berharap dengan persiapan matang iuni dapat bermain baik selama kompetisi.
(wbs)
Berita Terkait
Kebakaran Hebat Luluhlantakkan...
Kebakaran Hebat Luluhlantakkan Pasar Purwodadi Bengkulu Utara
Massa Rusak Polsek Purwodadi...
Massa Rusak Polsek Purwodadi dan Kantor DPRD Grobogan
Tinjau Revitalisasi...
Tinjau Revitalisasi Pasar Purwodadi, Jokowi: Selesai Awal Tahun Depan
Gadis Desa Purwodadi...
Gadis Desa Purwodadi Jadi Artis TikTok 7,8 Juta Followers
Dapatkan Banyak Manfaat,...
Dapatkan Banyak Manfaat, KSP Rias Pilih Pinjaman Dana Bergulir LPDB-KUMKM
Warga Senang, Pemprov...
Warga Senang, Pemprov Jateng Gercep Perbaiki Jalan Surakarta-Gemolong-Purwodadi
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
3 jam yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
6 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
19 jam yang lalu
Infografis
2 Jet Tempur Asing Bawa...
2 Jet Tempur Asing Bawa Bom Nuklir Terbang di Atas AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved