Zamorano ingin balik ke Inter Milan
Rabu, 16 April 2014 - 14:14 WIB
Zamorano ingin balik ke Inter Milan
A
A
A
Sindonews.com - Ivan Zamorano mengungkapkan bahwa dirinya ingin kembali ke Inter Milan. Mantan penyerang timnas Chile itu ingin memberikan kontribusi kepada eks klubnya yang kini sudah diambil alih oleh Erick Thohir.
Pria yang bermain di Inter sejak 1996 ini termasuk salah satu pemain yang berjasa membawa Nerazzurri meraih trofi UEFA Cup pada 1998 silam. Selama lima tahun berseragam Biru-Hitam, Zamorano mencetak 25 gol dari 101 penampilannya.
"Saya tidak kenal dia, tapi tahun lalu saya pergi ke Milan dan bertemu dengan (Massimo) Moratti dan Javier (Zanetti)," kata Zamorano kepada Sempre Inter.
"Saya akan selalu memberikan tempat khusus buat presiden di hati saya, dan saya berharap suatu hari nanti bisa bekerja untuk klub ini," sambungnya.
Zamorano juga memberikan komentarnya terkait kondisi La Beneamata musim ini. Pria yang memiliki julukan Bam Bam ini menilai Inter tengah menjalani proses transisi.
"Ini tahun transisi, terutama untuk Mazzarri yang baru setahun di Inter. Ada peluang untuk bisa meraih hasil yang bagus, tapi dibutuhkan tambahan sumber daya berkualitas ketimbang menambah jumlah pemain saja," tandasnya.
Pria yang bermain di Inter sejak 1996 ini termasuk salah satu pemain yang berjasa membawa Nerazzurri meraih trofi UEFA Cup pada 1998 silam. Selama lima tahun berseragam Biru-Hitam, Zamorano mencetak 25 gol dari 101 penampilannya.
"Saya tidak kenal dia, tapi tahun lalu saya pergi ke Milan dan bertemu dengan (Massimo) Moratti dan Javier (Zanetti)," kata Zamorano kepada Sempre Inter.
"Saya akan selalu memberikan tempat khusus buat presiden di hati saya, dan saya berharap suatu hari nanti bisa bekerja untuk klub ini," sambungnya.
Zamorano juga memberikan komentarnya terkait kondisi La Beneamata musim ini. Pria yang memiliki julukan Bam Bam ini menilai Inter tengah menjalani proses transisi.
"Ini tahun transisi, terutama untuk Mazzarri yang baru setahun di Inter. Ada peluang untuk bisa meraih hasil yang bagus, tapi dibutuhkan tambahan sumber daya berkualitas ketimbang menambah jumlah pemain saja," tandasnya.
(dka)