Mattoanging tak layak, BTN ancam tarik Timnas U-23
Senin, 28 April 2014 - 23:37 WIB
Mattoanging tak layak, BTN ancam tarik Timnas U-23
A
A
A
Sindonews.com - Training Center (TC) Tim Nasional Indonesia (Timnas) U-23 terancam batal. Pasalnya, stadion yang diajukan untuk menggelar laga uji coba Garuda Muda, yakni Stadion Mattoanging dinilai masih perlu direnovasi.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan, meski belum mendapat laporan resmi dari tim verifikasi yang terjun ke lapangan, namun informasinya stadion tersebut dinilai belum layak.''Saya belum dapat laporan resmi, tapi katanya sangat tidak layak sehingga banyak yang harus direnovasi,''kata dia saat dikonfirmasi.
La Nyalla yang juga wakil Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ini mengatakan, jika memang di Makassar Timnas tidak bisa melakukan TC, pihak BTN bakal menarik klub asuhan Aji Santoso tersebut ke Jakarta.''Kalau tidak bisa, saya tarik langsung ke Jakarta atau Jogja,''kata dia.
Meski demikian, lanjutnya, hingga kemarin pihak BTN belum mengeluarkan keputusan terkait hal itu. ''Saya belum putuskan karena saya belum terima laporan tertulisnya dan semua foto-fotonya,''tukas dia.
Jika sesuai jadwal, tim yang dipersiapkan berkompetisi di Asian Games XVII di incheon, Korea Selatan, September mendatang ini, melakukan pemusatan latihan 6-15 Mei mendatang. Setelah itu, selama di Makassar akan menjalani dua laga uji coba yakni melawan tim Pra-PON Sulsel dan PSM.
Sementara itu, Ketua PSSI Sulsel Danny Irawan mengatakan, memang saat ini sarana olahraga seperti stadion menjadi kendala bagi pihaknya untuk mendatangkan timnas U23.''Kami sudah berusaha, dan meninjau beberapa venue untuk hal ini,''kata dia.
Meski demikian, jika memang hasil verifikasi BTN terhadap stadion Mattoanging negatif dirinya menawarkan agar tim Pra PON Sulsel tetap menjalani laga ujicoba melawan timnas U23. "Biar di mana timas TC kami siap menjalani pertandingan," ujarnya.
Memang tin verifikasi BTN sudah melakukan peninjauan terhadap stadion kebanggaan masyarakat Makassar tersebut, dari hasil peninjauan yang dilakukan pada (27/4) lalu, beberapa catatan yang mesti dibenahi yakni kedataran lapangan, serta penerangan stadion.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan, meski belum mendapat laporan resmi dari tim verifikasi yang terjun ke lapangan, namun informasinya stadion tersebut dinilai belum layak.''Saya belum dapat laporan resmi, tapi katanya sangat tidak layak sehingga banyak yang harus direnovasi,''kata dia saat dikonfirmasi.
La Nyalla yang juga wakil Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ini mengatakan, jika memang di Makassar Timnas tidak bisa melakukan TC, pihak BTN bakal menarik klub asuhan Aji Santoso tersebut ke Jakarta.''Kalau tidak bisa, saya tarik langsung ke Jakarta atau Jogja,''kata dia.
Meski demikian, lanjutnya, hingga kemarin pihak BTN belum mengeluarkan keputusan terkait hal itu. ''Saya belum putuskan karena saya belum terima laporan tertulisnya dan semua foto-fotonya,''tukas dia.
Jika sesuai jadwal, tim yang dipersiapkan berkompetisi di Asian Games XVII di incheon, Korea Selatan, September mendatang ini, melakukan pemusatan latihan 6-15 Mei mendatang. Setelah itu, selama di Makassar akan menjalani dua laga uji coba yakni melawan tim Pra-PON Sulsel dan PSM.
Sementara itu, Ketua PSSI Sulsel Danny Irawan mengatakan, memang saat ini sarana olahraga seperti stadion menjadi kendala bagi pihaknya untuk mendatangkan timnas U23.''Kami sudah berusaha, dan meninjau beberapa venue untuk hal ini,''kata dia.
Meski demikian, jika memang hasil verifikasi BTN terhadap stadion Mattoanging negatif dirinya menawarkan agar tim Pra PON Sulsel tetap menjalani laga ujicoba melawan timnas U23. "Biar di mana timas TC kami siap menjalani pertandingan," ujarnya.
Memang tin verifikasi BTN sudah melakukan peninjauan terhadap stadion kebanggaan masyarakat Makassar tersebut, dari hasil peninjauan yang dilakukan pada (27/4) lalu, beberapa catatan yang mesti dibenahi yakni kedataran lapangan, serta penerangan stadion.
(aww)