Dua bulan pemain Persijap belum terima haknya

Selasa, 29 April 2014 - 13:51 WIB
Dua bulan pemain Persijap...
Dua bulan pemain Persijap belum terima haknya
A A A
Sindonews.com - Masalah belum berlalu dari Persijap Jepara. Setelah juru taktik Raja Isa tidak jelas apakah masih serius untuk menukangi Laskar Kalinyamat, kini giliran skuad tim yang belum menerima apa yang menjadi haknya sebagai pemain selama dua bulan.
Pengurus dituntut memutar otak untuk memecahkan masalah nonteknis ini. Apalagi, satu-satunya tim Indonesia Super League (ISL) asal Jawa Tengah itu akan menghadapi laga tandang terakhir di putaran pertama pada Minggu (4/5) menghadapi Persita Tangerang.

Belum terbayarnya gaji pemain dikhawatirkan bisa mengurangi motivasi sehingga bisa berimbas pada buruknya performa di lapangan. Terlebih lagi, Persijap dituntut untuk bisa menang dalam pertandingan tersebut agar bisa menyamai poin dari peringkat di atasnya agar terbebas dari zona degradasi. Saat ini Persijap berada di peringkat terbawah dengan mengoleksi poin 4 di bawah Persik Kediri (7), dan Persita Tangerang (7).

Direktur Utama PT. Jepara Raya Multitama M Said Basalamah mengatakan, untuk mengatasi krisis keuangan yang melanda timnya, manajemen sedang berusaha untuk mencarikan solusi cepat dengan cara melepaskan saham kepada orang yang bisa mengendalikan Persijap lebih sehat finansial. Dengan begitu, diharapkan tim tetap bisa bersaing dengan komposisi pemain yang lebih bagus. ''Kami ingin masalah finansial tidak menjadi beban mental pada pemain,” kata Basalamah melalui pesan singkat.

Menurut Basalamah, pelepasan saham dulu tidak selesai dan sekarang sedang mencari pengganti yang bonafid. Pihaknya berharap dana subsidi cepat cair lagi. Persijap memang pontang-panting diawal-awal kompetisi. Pembentukan tim dilakukan hanya dilakukan selama tiga pekan. Dana yang diberikan dari pembeli saham juga minim, sekitar Rp3 miliar. Dana itu digunakan untuk membeli pemain dan mengarungi kompetisi.

Tak ayal, belum sampai habis putaran pertama di Grup 1 ISL, Persijap sudah mengalami krisis keuangan. Pendapatan dari pemasukan tiket penonton di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) belum bisa memberikan tambahan maksimal bagi tim.

Sebab, kekalahan beruntun bagi tim dengan jersey merah-merah dalam tiga pertandingan terakhir di kandang ini disinyalir membuat pencinta bola di Jepara juga males menonton langsung sehingga pemasukan jeblok.Salah satu pemain Persijap Jepara mengaku bingung karena belum mendapat gaji. ''Sirahe mumet (kepalanya pusing). Kalau sama Mei, berarti tiga bulan,” ujarnya.

Terpisah, Komisaris PT. Jepara Raya Multitama Johar Lin Eng mengaku sampai saat ini tidak ada komunikasi lagi dengan manajemen Persijap. ''Mungkin kalau bubar baru ngabari (mengabarkan, Red). Biarin sajalah, karep-karepe (semaunya, Red) Basalamah,” kata Johar.
(aww)
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
Bank QNB Indonesia Fokus...
Bank QNB Indonesia Fokus Garap Pasar Korporasi dan Konglomerasi
Upaya Bank Menyediakan...
Upaya Bank Menyediakan Solusi Akses Pendidikan Anak Berkualitas
Bank QNB Indonesia Luncurkan...
Bank QNB Indonesia Luncurkan Reksa Dana Berbasis USD
Bank QNB Indonesia Dapat...
Bank QNB Indonesia Dapat Setoran Modal Tambahan Sebesar Rp442,9 Miliar
Bank QNB Indonesia Memperkuat...
Bank QNB Indonesia Memperkuat Fokus pada Bisnis Perbankan Korporasi
Berita Terkini
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
26 menit yang lalu
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
45 menit yang lalu
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
46 menit yang lalu
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Australia vs Turki,...
Australia vs Turki, Gol Solo Nestory Irankunda Bikin Socceroos Unggul di Babak Pertama
2 jam yang lalu
Maskot Piala Dunia 2026...
Maskot Piala Dunia 2026 Jadi Alat Polisi Tangkap Gembong Narkoba
3 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved