Suporter terpecah dualisme, persaingan Timur kurang greget

Senin, 05 Mei 2014 - 20:14 WIB
Suporter terpecah dualisme,...
Suporter terpecah dualisme, persaingan Timur kurang greget
A A A
Sindonews.com - Selain homebase, Stadion Gelora Bung Tomo, jauh dari jangkauan dan karakter Surabaya yang belum muncul, masa lalu dualisme menjadi penyebab sepinya penonton Persebaya. CEO Persebaya Gede Widiade tidak mengelak jika dualisme Persebaya yang membuat pecahnya suporter memicu minimnya dukungan Persebaya saat ini.

"Suporter yang belum melupakan masa lalu juga ada, itu harus kita akui. Ketika saya bicara dengan mereka, banyak pertanyaan mulai dari yang enak sampai tidak enak, termasuk saya, Gede ini, ada di posisi mana. Saya hanya bisa tegaskan, Gede hanya untuk sepak bola dan Persebaya, tidak melihat siapa-siapa, " tandasnya.

Di luar itu, dari kacamata Gede, posisi Persebaya di Grup Timur juga tidak terlalu menguntungkan dari sisi penonton. Sebab, tim-tim yang dikenal sebagai lawan sejati Persebaya, seperti Arema Cronus, Persib Bandung, Persija Jakarta, berada di wilayah barat.

Satu-satunya tim yang berpotensi bisa menarik penonton adalah laga derby Jatim melawan Persela Lamongan. Namun, Persebaya baru akan menjamu Laskar Joko Tingkir pada putaran kedua nanti, ''Posisi kita di grup Timur juga bisa menjadi salah satu faktor yang membuat gairah sepak bola di Surabaya belum seperti dulu,''ujarnya.

Masukan dari beberapa kalangan, terutama suporter akan menjadi modal evaluasi yang akan dilakukan menjelang putaran kedua dengan jajaran manajemen dan tim pelatih.''Kita akan benahi satu persatu, kita juga harus bersabar karena tim ini masih dalam proses transisi,''ucap pengusaha properti kelahiran Surabaya ini.

Yang terpenting, dalam waktu dekat Gede, meminta kepada Pemerintah Kota Surabaya untuk memberikan dukungan kepada Persebaya.''Persebaya sudah klub profesional tidak memakai APBD, seharusnya wali kota juga mau membantu termasuk perizinan Gelora 10 Nopember, baik sebagai tempat latihan maupun pertandingan, sesuai dengan ketentuan dan aturan,''harapnya.
(aww)
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
Bank QNB Indonesia Fokus...
Bank QNB Indonesia Fokus Garap Pasar Korporasi dan Konglomerasi
Upaya Bank Menyediakan...
Upaya Bank Menyediakan Solusi Akses Pendidikan Anak Berkualitas
Bank QNB Indonesia Luncurkan...
Bank QNB Indonesia Luncurkan Reksa Dana Berbasis USD
Bank QNB Indonesia Dapat...
Bank QNB Indonesia Dapat Setoran Modal Tambahan Sebesar Rp442,9 Miliar
Bank QNB Indonesia Memperkuat...
Bank QNB Indonesia Memperkuat Fokus pada Bisnis Perbankan Korporasi
Berita Terkini
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
5 jam yang lalu
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
5 jam yang lalu
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
6 jam yang lalu
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
6 jam yang lalu
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
8 jam yang lalu
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Juara, Viktor Lai Taklukkan Istora di Final Indonesia Open 2026
8 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved