PSM bakal tuntaskan dendam
Kamis, 15 Mei 2014 - 12:53 WIB
PSM bakal tuntaskan dendam
A
A
A
Sindonews.com - Skuad Juku Eja, mulai matangkan persiapan sebelum menjalani laga perdananya melawan Persebaya Surabaya, Selasa (20/5) mendatang di putaran kedua kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini.
Laga ini dinilai penting, pasalnya bisa mempengaruhi mental tim dilaga selanjutnya. Apalagi, setelah pertandingan ini, Pasukan Ramang kembali akan menjamu Perseru Serui dan Persipura Jayapura. Bukan hanya itu, dipertemuan sebelumnya melawan Persebaya, PSM harus takluk dengan skor 2-0 di stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Di sesi latihan kemarin yang dipimpin langsung arsitek PSM Rudy William Keltjes, terlihat terus mensolidkan para pemainnya. Selain itu, teknik bermain dan skill individu terlihat diperagakan sebelum kembali berhadapan dengan tim asal Surabaya tersebut.
Pelatih Kepala PSM Rudy William Keltjes mengatakan, saat berhadapan dengan Persebaya dirinya berharap bisa meraih hasil maksimal, apalagi laga tersebut merupakan laga perdana. "PSM harus menang lawan Persebaya," kata dia usai memimpin latihan di lapangan Karebosi, Rabu (14/5) kemarin.
Meski demikian, pelatih asal Surabaya ini mengungkapkan, agar persoalan non teknis tidak mengganggu teknis timnya. Pasalnya, diputaran kedua nantinya tim yang ditukanginya sejak Februari lalu ini harus mengejar ketertinggalan. "Non teknis juga harus matang agar bisa membantu memaksimalkan teknis tim," ujarnya.
Untuk mengalahkan Persebaya, lanjutnya para pemainnya harus lebih berani saat menjalani pertandingan. Karena kata dia, saat latihan para pemain ini bagus. "Hanya saja pemain kurang berani masuk ke area pertahanan lawan. Padahal di latihan bagus," ujarnya.
Tim tertua di Indonesia ini, masih punya waktu tiga hari sebelum bertolak ke Surabaya menantang Bajul Ijo julukan tim kebanggaan masyarakat ibu kota Jawa Timur tersebut. Apalagi, saat ini tim tersebut masih berada diposisi ke empat klasemen sementara ISL wilayah timur. Sementara PSM sendiri berada diposisi ke 10 klasemen.
Sementara itu, Media Officer PSM Andi Widya Syadzwina mengatakan, biasanya tim akan berangkat tiga hari sebelum bertanding. "Jadi tanggal 17 bisa berangkat. Intinya tim harus siap saja," jelasnya.
Laga ini dinilai penting, pasalnya bisa mempengaruhi mental tim dilaga selanjutnya. Apalagi, setelah pertandingan ini, Pasukan Ramang kembali akan menjamu Perseru Serui dan Persipura Jayapura. Bukan hanya itu, dipertemuan sebelumnya melawan Persebaya, PSM harus takluk dengan skor 2-0 di stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Di sesi latihan kemarin yang dipimpin langsung arsitek PSM Rudy William Keltjes, terlihat terus mensolidkan para pemainnya. Selain itu, teknik bermain dan skill individu terlihat diperagakan sebelum kembali berhadapan dengan tim asal Surabaya tersebut.
Pelatih Kepala PSM Rudy William Keltjes mengatakan, saat berhadapan dengan Persebaya dirinya berharap bisa meraih hasil maksimal, apalagi laga tersebut merupakan laga perdana. "PSM harus menang lawan Persebaya," kata dia usai memimpin latihan di lapangan Karebosi, Rabu (14/5) kemarin.
Meski demikian, pelatih asal Surabaya ini mengungkapkan, agar persoalan non teknis tidak mengganggu teknis timnya. Pasalnya, diputaran kedua nantinya tim yang ditukanginya sejak Februari lalu ini harus mengejar ketertinggalan. "Non teknis juga harus matang agar bisa membantu memaksimalkan teknis tim," ujarnya.
Untuk mengalahkan Persebaya, lanjutnya para pemainnya harus lebih berani saat menjalani pertandingan. Karena kata dia, saat latihan para pemain ini bagus. "Hanya saja pemain kurang berani masuk ke area pertahanan lawan. Padahal di latihan bagus," ujarnya.
Tim tertua di Indonesia ini, masih punya waktu tiga hari sebelum bertolak ke Surabaya menantang Bajul Ijo julukan tim kebanggaan masyarakat ibu kota Jawa Timur tersebut. Apalagi, saat ini tim tersebut masih berada diposisi ke empat klasemen sementara ISL wilayah timur. Sementara PSM sendiri berada diposisi ke 10 klasemen.
Sementara itu, Media Officer PSM Andi Widya Syadzwina mengatakan, biasanya tim akan berangkat tiga hari sebelum bertanding. "Jadi tanggal 17 bisa berangkat. Intinya tim harus siap saja," jelasnya.
(bbk)