Duo Asing Persis Nyetel dengan Amunisi Lokal
Senin, 02 Juni 2014 - 17:19 WIB
Duo Asing Persis Nyetel dengan Amunisi Lokal
A
A
A
SOLO - Dua bomber asing Persis Solo menunjukkan tren positif. Baik Nnana Onana di belakang dan Javad Moradi di lini tengah, sudah mampu menyatu dengan baik di tim. Ini terlihat dalam dua laga terakhir, baik saat Laskar Sambernyawa kontra Persiku Kudus dan PSIS Semarang pada Sabtu (31/6) lalu.
Nnana direkrut dalam durasi yang cukup mepet, jelang bentrok dengan Macan Muria. Adapun Javad Moradi, legiun asing asal Iran, bergabung dengan Ferry Anto dkk, dua hari menjelang pertandingan menghadapi tim Kota Kretek. Namun grafik permainan dari dua pertandingan tersebut, menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.
Manajer Persis Totok Supriyanto mengatakan, Nnana Onana saat diturunkan menghadapi Persis masih gugup dan bermain terburu-buru. Tapi saat menghadapi Mahesa Jenar, pemain asal Kamerun itu sudah bisa mengikuti ritme tim Kota Bengawan. Adapun Javad, saat diturunkan kontra Persiku kondisi fisiknya masih belum bugar. Tapi dalam pertandingan kedua, sudah mulai meningkat.
''Javad cukup baik. Saya harap ini tetap dipertahankan agar kita dapat mengambil poin penuh di kandang menjamu Persitema Temanggung Rabu (4/6),” kata Totok, Senin (2/6).
Dalam leg pertama, Persis saat bermain di Stadion Bhumi Pala, markas Persitema, mampu unggul 1-0. Kini menghadapi Laskar Bambu Runcing di kandang, Persis bertekad untuk mengamankan tiga poin.
Totok mengakui, Persis dalam beberapa laga terakhir di kandang memang belum bisa bermain lepas. Dia tidak tahu apakah demam panggung ini karena tuntutan dari suporter untuk bisa mememangkan pertandingan. Namun dalam kandang terakhir, tim Kota Bengawan sudah mulai bisa enjoy di hadapan suporter.
''Tampil di kandang harus bisa bermain semakin lepas dan mencetak banyak gol. Karena dalam pertandingan tandang, kita mendapatkan hasil positif, belum pernah melepas poin di putaran kedua ini,''paparnya.
Dalam laga kontra Persiku, Persis mampu menahan imbang 2-2. Sementara ketika menerima tantangan PSIS, Mahesa Jenar dipaksa berbagi angka setelah ditahan 1-1. Gol tercipta dari heading Nnana Onana assist dari set piece Javad Moradi.
Pelatih Persis Widyantoro mengaku evaluasi menyeluruh tetap dilakukan kendati anak asuhnya bermain positif dalam dua laga terakhir. Dalam pertandingan kontra PSIS, lini tengah anak asuhnya belum begitu maksimal.''Saya tidak tahu, anak-anak tidak seperti biasanya,''kata Wiwid, begitu Widyantoro akrab disapa.
Nnana direkrut dalam durasi yang cukup mepet, jelang bentrok dengan Macan Muria. Adapun Javad Moradi, legiun asing asal Iran, bergabung dengan Ferry Anto dkk, dua hari menjelang pertandingan menghadapi tim Kota Kretek. Namun grafik permainan dari dua pertandingan tersebut, menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.
Manajer Persis Totok Supriyanto mengatakan, Nnana Onana saat diturunkan menghadapi Persis masih gugup dan bermain terburu-buru. Tapi saat menghadapi Mahesa Jenar, pemain asal Kamerun itu sudah bisa mengikuti ritme tim Kota Bengawan. Adapun Javad, saat diturunkan kontra Persiku kondisi fisiknya masih belum bugar. Tapi dalam pertandingan kedua, sudah mulai meningkat.
''Javad cukup baik. Saya harap ini tetap dipertahankan agar kita dapat mengambil poin penuh di kandang menjamu Persitema Temanggung Rabu (4/6),” kata Totok, Senin (2/6).
Dalam leg pertama, Persis saat bermain di Stadion Bhumi Pala, markas Persitema, mampu unggul 1-0. Kini menghadapi Laskar Bambu Runcing di kandang, Persis bertekad untuk mengamankan tiga poin.
Totok mengakui, Persis dalam beberapa laga terakhir di kandang memang belum bisa bermain lepas. Dia tidak tahu apakah demam panggung ini karena tuntutan dari suporter untuk bisa mememangkan pertandingan. Namun dalam kandang terakhir, tim Kota Bengawan sudah mulai bisa enjoy di hadapan suporter.
''Tampil di kandang harus bisa bermain semakin lepas dan mencetak banyak gol. Karena dalam pertandingan tandang, kita mendapatkan hasil positif, belum pernah melepas poin di putaran kedua ini,''paparnya.
Dalam laga kontra Persiku, Persis mampu menahan imbang 2-2. Sementara ketika menerima tantangan PSIS, Mahesa Jenar dipaksa berbagi angka setelah ditahan 1-1. Gol tercipta dari heading Nnana Onana assist dari set piece Javad Moradi.
Pelatih Persis Widyantoro mengaku evaluasi menyeluruh tetap dilakukan kendati anak asuhnya bermain positif dalam dua laga terakhir. Dalam pertandingan kontra PSIS, lini tengah anak asuhnya belum begitu maksimal.''Saya tidak tahu, anak-anak tidak seperti biasanya,''kata Wiwid, begitu Widyantoro akrab disapa.
(aww)