Penyidik FIFA Siapkan Laporan Investigasi Suap Qatar
Selasa, 03 Juni 2014 - 14:54 WIB
Penyidik FIFA Siapkan Laporan Investigasi Suap Qatar
A
A
A
NEW YORK - Kepala penyidik etika FIFA ,Michael Garcia dikabarkan akan menyelesaikan laporannya tentang dugaan korupsi dalam proses tender untuk Piala Dunia 2018 dan 2022. Seperti diketahui Surat Kabar The Sunday Times baru saja mengungkap adanya indikasi korupsi dalam pemilihan Qatar sebagai tuan rumah untuk Piala Dunia 2022.
Kabar itu bermula dari Kepala penyelidik FIFA, Michael Garcia yang mengatakan bahwa ia memperoleh akses ke jutaan email dan dokumen yang diklaim menampilkan mantan anggota komite eksekutif FIFA Mohamed Bin Hammam melakukan suap kepada sejumlah pejabat sepakbola untuk mendukung Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 .
Mencuatnya dugaan korupsi ini membuat Garcia kini sedang disibukkan dengan mencari bukti-bukti terkait guna memperkuat dugaannya. Menurut laporan dailymail, Selasa (3/6) jika sudah mengumpulkan bukti-bukti untuk penyelidikan tersebut maka dalam waktu beberapa minggu lagi laporan dugaan kasus suap ini akan dilaporkan ke komite etika FIFA.
“Setelah berbulan-bulan mewawancarai para saksi dan mengumpulkan bahan-bahan, kami berniat untuk menyelesaikan fase penyelidikan kami sampai 9 Juni 2014 dan akan memberikan laporan ke komite etika pada pertengahan Juli. Laporan ini akan mempertimbangkan semua bukti potensial yang berhubungan dengan proses tender, termasuk bukti-bukti yang dikumpulkan dari penyelidikan sebelumnya. “ ujar Garcia.
" Saya percaya bahwa jika tuduhan tersebut terbukti benar, maka keputusan hosting untuk Qatar harus diulang. " tandasnya.
Diharapkan untuk mengungkap kasus ini FIFA sebagai otoritas tertinggi sepak bola bisa berlaku adil dan juga transparan dalam penyelidikannya.
Kabar itu bermula dari Kepala penyelidik FIFA, Michael Garcia yang mengatakan bahwa ia memperoleh akses ke jutaan email dan dokumen yang diklaim menampilkan mantan anggota komite eksekutif FIFA Mohamed Bin Hammam melakukan suap kepada sejumlah pejabat sepakbola untuk mendukung Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 .
Mencuatnya dugaan korupsi ini membuat Garcia kini sedang disibukkan dengan mencari bukti-bukti terkait guna memperkuat dugaannya. Menurut laporan dailymail, Selasa (3/6) jika sudah mengumpulkan bukti-bukti untuk penyelidikan tersebut maka dalam waktu beberapa minggu lagi laporan dugaan kasus suap ini akan dilaporkan ke komite etika FIFA.
“Setelah berbulan-bulan mewawancarai para saksi dan mengumpulkan bahan-bahan, kami berniat untuk menyelesaikan fase penyelidikan kami sampai 9 Juni 2014 dan akan memberikan laporan ke komite etika pada pertengahan Juli. Laporan ini akan mempertimbangkan semua bukti potensial yang berhubungan dengan proses tender, termasuk bukti-bukti yang dikumpulkan dari penyelidikan sebelumnya. “ ujar Garcia.
" Saya percaya bahwa jika tuduhan tersebut terbukti benar, maka keputusan hosting untuk Qatar harus diulang. " tandasnya.
Diharapkan untuk mengungkap kasus ini FIFA sebagai otoritas tertinggi sepak bola bisa berlaku adil dan juga transparan dalam penyelidikannya.
(akr)