Pemain berkelahi, Pro Duta ancam sanksi

Kamis, 05 Juni 2014 - 11:16 WIB
Pemain berkelahi, Pro...
Pemain berkelahi, Pro Duta ancam sanksi
A A A
MEDAN - Manajemen Pro Duta FC mengancam menjatuhkan sanksi bagi para pemain jika dinilai salah terlibat dalam kericuhan. Sanksi ini menyusul laga melawan PSMS Medan dalam lanjutan Divisi Utama 2014 di Stadion Teladan, Medan, Kamis (5/6) hari ini.

Penegasan ini dilontarkan CEO PSMS Wahyu Wahab, buntut kekesalan PSMS dan Pro Duta di pertemuan pertama yang berakhir ricuh dan ditunda. Ditambah pertandingan berakhir seri 0-0.''Buat apa ribut, buang-buang waktu. Pertandingan ditunda, tenaga habis. Kita cari prestasi buka keributan,''ujar Wahyu.

Wahyu pun menekankan pelatih baru, Ansyari Lubis untuk tegas memberi sanksi terhadap pemain yang terlibat kericuhan. Hal ini dinilainya tidak dilakukan Alfredo Gonzalez saat menjadi pelatih kepala. Kericuhan yang melibatkan kedua tim membuat pertandingan ditunda. Kericuhan inilah yang membuat penonton terprovokasi.''Alfredo tidak tegas disitu. Jadi, saya ingatkan pemain untuk tidak ricuh lagi. Kalau ricuh, akan disanksi. Sanksinya pelatih yang berikan,''tegas pebisnis angkutan antar provinsi itu.

Kekesalan Wahyu tersebut, dikatakannya, bahwa para pemain dikontrak untuk membawa tim meraih kemenangan. Wahyu pun me-warning, kericuhan yang terjadi saat bersua PSMS tersebut merupakan yang terakhir kali terjadi.''Kami kontrak pemain untuk bertanding sepak bola bukan untuk berkelahi. Kalau untuk berkelahi lebih baik kami alihkan fungsi jadi klub tinju,''kesal Wahyu.

Dikatakannya, diciptakannya Pro Duta bukan saja menjadi salah satu tim sepak bola di Tanah Air saja, juga wadah bagi utuk mencetak pesepakbola muda. Makanya, tim berjuluk Kuda Pegasus tersebut didominasi pemain muda.''Pro Duta ini tempat untuk bermain sepak bola. Kami ingin bentuk pemain yang handal, yang bisa memberikan contoh bukan jadi sampah,''geramnya.

Striker Pro Duta, Rahmad Hidayat pun mengakui, putaran pertama menjadi pembelajaran bagi dirinya dan pemain lainnya. Diakuinya, banyak kekurangan dan kesalahan yang diperbuat. Putaran kedua inilah, menjadi realisasi evaluasi putaran pertama.''Putaran pertama memang banyak kekurangan dan kelemahan tim. Kami banyak pbelajar dari putaran pertama dan semoga putaran kedua ini kami harus lebih baik lagi,''pungkasnya.
(aww)
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
13 menit yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
14 menit yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
2 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
16 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved