Bobol Timnas U-19 Bukti Ketajaman Rizski
Senin, 23 Juni 2014 - 13:46 WIB
Bobol Timnas U-19 Bukti Ketajaman Rizski
A
A
A
PALEMBANG - Bintang muda Sriwijaya FC, Rizski Dwi Ramadhana, mulai menunjukkan tajinya sebagai salah satu penyerang yang patut diwaspadai. Sepak terjang pemain terbaik Indonesia Super League (ISL) U-21 itu menyumbangkan gol ke gawang Tim Nasional U-19 saat uji coba pada Jumat (20/6).
Kendati gol tunggal yang dicetaknya belum mampu menyelamatkan SFC U-21 dari kekalahan, namun sumbangsihnya itu dinilai sudah cukup membanggakan bagi publik Sumatera Selatan. Apalagi mengingat level permainan kedua tim memiliki perbedaan yang cukup jauh.
Ya, di saat timnas U-19 memiliki waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan diri dan menggelar pemusatan latihan jangka panjang, Laskar Mudo Wong Kito hanya membangun tim dengan waktu 65 hari saja, sebelum menghadapi kompetisi ISL U-21.
''Saya bersyukur bisa menyumbangkan satu gol untuk SFC U-21, walaupun akhirnya tim kita tidak berhasil menang. Gol itu saya persembahkan untuk masyarakat Sumsel yang selalu memberikan dukungan kepada kami, sekaligus untuk membuktikan jika pemain asal Sumsel layak diperhitungkan di kancah nasional,”ungkap Rizski.
Pada pertandingan itu, pemain jebolan Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) ini tampil cukup meyakinkan dan mampu beberapa kali membahayakan gawang Timnas U-19 yang dijaga Ravi Murdianto. Selain satu gol yang diciptakannya pada menit ke-74 dengan memanfaatkan umpan terukur dari Yogi Novrian, dia memiliki tiga peluang emas lainnya yang nyaris berbuah gol.
''Permainan kita sudah cukup baik dan bisa memberikan perlawanan terhadap Timnas U-19, mereka juga sulit mengembangkan permainan karena terus ditekan. Tapi kita masih kalah dari segi fisik, sehingga performa tim menjadi menurun di menit-menit akhir. Harus kita akui, kualitas fisik pemain Timnas U-19 memang di atas rata-rata,”jelasnya.
Kendati gol tunggal yang dicetaknya belum mampu menyelamatkan SFC U-21 dari kekalahan, namun sumbangsihnya itu dinilai sudah cukup membanggakan bagi publik Sumatera Selatan. Apalagi mengingat level permainan kedua tim memiliki perbedaan yang cukup jauh.
Ya, di saat timnas U-19 memiliki waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan diri dan menggelar pemusatan latihan jangka panjang, Laskar Mudo Wong Kito hanya membangun tim dengan waktu 65 hari saja, sebelum menghadapi kompetisi ISL U-21.
''Saya bersyukur bisa menyumbangkan satu gol untuk SFC U-21, walaupun akhirnya tim kita tidak berhasil menang. Gol itu saya persembahkan untuk masyarakat Sumsel yang selalu memberikan dukungan kepada kami, sekaligus untuk membuktikan jika pemain asal Sumsel layak diperhitungkan di kancah nasional,”ungkap Rizski.
Pada pertandingan itu, pemain jebolan Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) ini tampil cukup meyakinkan dan mampu beberapa kali membahayakan gawang Timnas U-19 yang dijaga Ravi Murdianto. Selain satu gol yang diciptakannya pada menit ke-74 dengan memanfaatkan umpan terukur dari Yogi Novrian, dia memiliki tiga peluang emas lainnya yang nyaris berbuah gol.
''Permainan kita sudah cukup baik dan bisa memberikan perlawanan terhadap Timnas U-19, mereka juga sulit mengembangkan permainan karena terus ditekan. Tapi kita masih kalah dari segi fisik, sehingga performa tim menjadi menurun di menit-menit akhir. Harus kita akui, kualitas fisik pemain Timnas U-19 memang di atas rata-rata,”jelasnya.
(aww)