Fans Argentina Berpesta Atas Nasib Neymar
Minggu, 06 Juli 2014 - 14:17 WIB
Fans Argentina Berpesta Atas Nasib Neymar
A
A
A
BRASILIA - Pendukung Tim Nasional Argentina mungkin tahu jika negaranya akan sedikit mendapat keuntungan saat berhadapan dengan Brazil yang minus Neymar akibat cedera. Untuk merayakan hal tersebut, usai laga kontra Belgia, Sabtu (5/7), suporter Albiceleste berpesta di jalan.
Dalam sebuah video yang berdurasi 12 detik, terlihat para suporter yang memakai jersey Argentina bersorak merayakan kemenangan Lionel Messi dkk atas Belgia yang membuat lolos ke semifinal. Terlihat beberapa orang mengangkat replika trofi Piala Dunia sebagai bentuk optimis Argentina akan juara.
Namun ada hal yang sedikit yang tak pantas dilakukan oleh parade tersebut. Dalam video tersebut, terlihat ada satu suporter yang membawa replika tulang belakang sebagai bentuk cibiran kepada pemain Brazil, Neymar. Pasalnya, berkat cedera punggung itu, penyerang berbahaya itu akan absen kontra Argentina sehingga para suporter merasa senang timnya akan mudah melawan Brazil.
Hal tersebut sangat kontras jika melihat sikap pelatih Tim Tango, Alejandro Sabella yang bersimpati pada cedera yang dialami penyerang berusia 22 tahun itu. Menurut Sabella, dunia sepak bola menangis atas nasib yang menimpa Neymar.
"Ketika tim kehilangan pemain kualitas yang begitu besar, seolah-olah sepakbola telah meneteskan air mata. Jadi saya bisa mengerti rasa pahit dan frustrasi yang ia rasakan," ucap Sabella seperti dilansir Daily Mail, Mingu (6/7).
"Saya ingin memberinya pelukan dan mengatakan bahwa saya bersama dia di saat yang sulit ini," pungkasnya.
Dalam sebuah video yang berdurasi 12 detik, terlihat para suporter yang memakai jersey Argentina bersorak merayakan kemenangan Lionel Messi dkk atas Belgia yang membuat lolos ke semifinal. Terlihat beberapa orang mengangkat replika trofi Piala Dunia sebagai bentuk optimis Argentina akan juara.
Namun ada hal yang sedikit yang tak pantas dilakukan oleh parade tersebut. Dalam video tersebut, terlihat ada satu suporter yang membawa replika tulang belakang sebagai bentuk cibiran kepada pemain Brazil, Neymar. Pasalnya, berkat cedera punggung itu, penyerang berbahaya itu akan absen kontra Argentina sehingga para suporter merasa senang timnya akan mudah melawan Brazil.
Hal tersebut sangat kontras jika melihat sikap pelatih Tim Tango, Alejandro Sabella yang bersimpati pada cedera yang dialami penyerang berusia 22 tahun itu. Menurut Sabella, dunia sepak bola menangis atas nasib yang menimpa Neymar.
"Ketika tim kehilangan pemain kualitas yang begitu besar, seolah-olah sepakbola telah meneteskan air mata. Jadi saya bisa mengerti rasa pahit dan frustrasi yang ia rasakan," ucap Sabella seperti dilansir Daily Mail, Mingu (6/7).
"Saya ingin memberinya pelukan dan mengatakan bahwa saya bersama dia di saat yang sulit ini," pungkasnya.
(wbs)