PSM Curi Poin di Kandang Persiram
Rabu, 13 Agustus 2014 - 22:01 WIB
PSM Curi Poin di Kandang Persiram
A
A
A
MAKASSAR - PSM Makassar melampaui target saat menjalani tur ke Jawa Tengah (Jateng), setelah berhasil mencuri poin saat menaklukkan Persiram Raja Ampat 1-2 dilanjutkan kompetisi Indonesia Super League (ISL) di Stadion Manguwoharjo, Rabu (13/8). Dua gol skuad Juku Eja diciptakan Boman Irie Aime dan Kurniawan Karman pada enjury time. Sementara gol balasan Persiram diciptakan Mbida Messi pada menit ke 26 melalui tendangan bebas.
Hasil ini membuat tim berjuluk Ayam Jantan dari timur tersebut menggeser Persiba Balikpapan dari posisi kedelapan klasemen sementara mengoleksi 19 poin sama dengan Persiba hanya saja PSM menang selisih gol. Sejak menit awal PSM yang menggunakan pola 4-3-3 tampil menyerang sejak awal pertandingan.
Meski PSM berstatus sebagai tamu, mereka berusaha menekan dari awal. Hingga menit ke 7 sejumlah peluang diciptakan Pasukan Ramang, namun Mamadou Lamarana Diallo, striker target man yang dipasang belum bisa mengkonversi peluang menjadi gol.
Menit ke 12, bek kiri PSM M Razul Zainuddin harus ditarik keluar karena mendapat benturan dua kali dengan salah satu pemain Persiram, pelatih Assegaf Razak memainkan I Ketut Mahendra yang sebenarnya berposisi sebagai stopper.
Pasukan Ramang harus tertinggal lebih dulu pada menit 26 melalui kaki Mbida Messi melalui tendangan bebas, setelah Boman Irie Aime melanggar striker Persiram tepat di depan kotak terlarang PSM. Messi yang menjadi eksekutor tendangan bebas berhasil membawa tim Laskar Dewa Laut unggul 1-0.
Selang dua menit, Boman membayar kesalahannya setelah berhasil menceploskan bola ke gawang Denny Marcel, saat Syamsul Khaeruddin memanfaatkan tendangan bebas, ketika Syamsul dilanggar di sisi kiri pertahanan Persiram. Boman yang naik membantu serangan berhasil menyundul bola.
Peluang emas kembali tercipta dari kaki Syamsul pada menit ke 42, setelah melakukan tendangan bebas, usai Mamadou dilanggar keras di sisi kanan pertahanan Persiram, namun Syamsul yang mengarahkan ke tiang jauh gawang yang dijaga Denny, namun hanya sedikit tipis. Hingga turun minum skor 1-1 tetap bertahan.
Babak kedua, kedua tim tidak mengendorkan serangan, sejumlah peluang terus terjadi, namun belum bisa mengubah skor sementara. Dimenit ke 60 M Rahmat mendapat peluang emas, setelah mendapat umpan matang dari Mamadou namun sepakannya masih melebar di sisi kanan gawang Persiram.
Hingga memasuki menit ke 65 lini tengah Pasukan Ramang terlihat solid, meski hanya diisi oleh pemain lokal yakni Syamsul, Ardan Aras dan Rasyid Bakri. Peluang emas PSM kembali tercipta pada menit ke 70, setelah mendapat umpan dari M Rahmat, namun sepakannya masih melebar dan dianggap melakukan pelanggaran keras setelah berbenturan dengan Denny.
Pelanggaran tersebut membuat pemain Persiram geram dan memukul Mamadou, hingga wasit yang memimpin pertandingan memberikan kartu merah pada Cristian Uron gelandang Persiram yang melakukan tindakan tidak terpuji. Tak terima dipukul, Mamadou meronta melakukan protes keras kepada wasit hingga pemain asal Guinea ini juga diberi kartu merah, setelah mendapat kartu kuning keduanya.
Setelah bermain 10 lawan 10 kedua tim terus melakukan serangan, untuk mengubah skor, namun hingga menit ke 80 kedua tim belum bisa mengkonversi peluang menjadi gol. K eputusan Assegaf Razak memasukkan dua pemain diakhir pertandingan membuat skuad Juku Eja terus berjuang, yakni Kurniawan Karman menggantikan Michael dan Abdul Abanda Rahman menggantikan M Rahmat.
Kedua pemain tersebut berhasil membawa PSM unggul tipis dimenit akhir, setelah berhasil memperlihatkan kerjasama yang apik, saat Abanda mendapat bola jauh dari pertahanan. Abanda yang mengumpan ke kurni yang dalam posisi kosong, berhasil menceploskan bola ke gawang Denny dan membawa Pasukan Ramang unggul.
Hasil ini membuat tim berjuluk Ayam Jantan dari timur tersebut menggeser Persiba Balikpapan dari posisi kedelapan klasemen sementara mengoleksi 19 poin sama dengan Persiba hanya saja PSM menang selisih gol. Sejak menit awal PSM yang menggunakan pola 4-3-3 tampil menyerang sejak awal pertandingan.
Meski PSM berstatus sebagai tamu, mereka berusaha menekan dari awal. Hingga menit ke 7 sejumlah peluang diciptakan Pasukan Ramang, namun Mamadou Lamarana Diallo, striker target man yang dipasang belum bisa mengkonversi peluang menjadi gol.
Menit ke 12, bek kiri PSM M Razul Zainuddin harus ditarik keluar karena mendapat benturan dua kali dengan salah satu pemain Persiram, pelatih Assegaf Razak memainkan I Ketut Mahendra yang sebenarnya berposisi sebagai stopper.
Pasukan Ramang harus tertinggal lebih dulu pada menit 26 melalui kaki Mbida Messi melalui tendangan bebas, setelah Boman Irie Aime melanggar striker Persiram tepat di depan kotak terlarang PSM. Messi yang menjadi eksekutor tendangan bebas berhasil membawa tim Laskar Dewa Laut unggul 1-0.
Selang dua menit, Boman membayar kesalahannya setelah berhasil menceploskan bola ke gawang Denny Marcel, saat Syamsul Khaeruddin memanfaatkan tendangan bebas, ketika Syamsul dilanggar di sisi kiri pertahanan Persiram. Boman yang naik membantu serangan berhasil menyundul bola.
Peluang emas kembali tercipta dari kaki Syamsul pada menit ke 42, setelah melakukan tendangan bebas, usai Mamadou dilanggar keras di sisi kanan pertahanan Persiram, namun Syamsul yang mengarahkan ke tiang jauh gawang yang dijaga Denny, namun hanya sedikit tipis. Hingga turun minum skor 1-1 tetap bertahan.
Babak kedua, kedua tim tidak mengendorkan serangan, sejumlah peluang terus terjadi, namun belum bisa mengubah skor sementara. Dimenit ke 60 M Rahmat mendapat peluang emas, setelah mendapat umpan matang dari Mamadou namun sepakannya masih melebar di sisi kanan gawang Persiram.
Hingga memasuki menit ke 65 lini tengah Pasukan Ramang terlihat solid, meski hanya diisi oleh pemain lokal yakni Syamsul, Ardan Aras dan Rasyid Bakri. Peluang emas PSM kembali tercipta pada menit ke 70, setelah mendapat umpan dari M Rahmat, namun sepakannya masih melebar dan dianggap melakukan pelanggaran keras setelah berbenturan dengan Denny.
Pelanggaran tersebut membuat pemain Persiram geram dan memukul Mamadou, hingga wasit yang memimpin pertandingan memberikan kartu merah pada Cristian Uron gelandang Persiram yang melakukan tindakan tidak terpuji. Tak terima dipukul, Mamadou meronta melakukan protes keras kepada wasit hingga pemain asal Guinea ini juga diberi kartu merah, setelah mendapat kartu kuning keduanya.
Setelah bermain 10 lawan 10 kedua tim terus melakukan serangan, untuk mengubah skor, namun hingga menit ke 80 kedua tim belum bisa mengkonversi peluang menjadi gol. K eputusan Assegaf Razak memasukkan dua pemain diakhir pertandingan membuat skuad Juku Eja terus berjuang, yakni Kurniawan Karman menggantikan Michael dan Abdul Abanda Rahman menggantikan M Rahmat.
Kedua pemain tersebut berhasil membawa PSM unggul tipis dimenit akhir, setelah berhasil memperlihatkan kerjasama yang apik, saat Abanda mendapat bola jauh dari pertahanan. Abanda yang mengumpan ke kurni yang dalam posisi kosong, berhasil menceploskan bola ke gawang Denny dan membawa Pasukan Ramang unggul.
(akr)