Kurang Fokus, Persepam Buang Kesempatan

Selasa, 26 Agustus 2014 - 22:03 WIB
Kurang Fokus, Persepam...
Kurang Fokus, Persepam Buang Kesempatan
A A A
MADURA - Kesempatan mendekat ke empat besar klasemen wilayah timur Indonesia Super League (ISL) gagal dimanfaatkan Persepam Madura United. Menjamu Persisam Putra Samarinda di Gelora Bangkalan, Selasa (26/8) sore, Persepam tertahan 1-1.

Sempat unggul di babak pertama melalui striker Silvio Escobar, Sape Kerap gagal memperbesar skor. Justru kesialan yang menghampiri tuan rumah, setelah Sultan Samma menyaman skor di menit ‘63. Sebuah kerugian besar bagi Persepam yang selayaknya mendapat tiga angka.

Hasil 1-1 cukup mewakili jalannya pertandingan, karena kedua kubu bermain saling menyerang dan tidak ada tim yang bermain aman. Di babak pertama, Persepam juga sempat mendapatkan ancaman via Ilija Spasojevic yang bisa diantisipasi kiper Firmansyah.

Sedangkan peluang paling potensial Persepam melalui Silvio Escobar di pertengahan babak kedua kala upanya terpantul di tiang gawang. Secara umum, baik penguasaan bola maupun perolehan peluang, bisa dikatakan dua tim ini memang berada dalam satu level.

Walau tambahan satu angka membuat Persepam naik ke peringkat enam dengan tabungan 22 angka, itu belum mampu memberikan ancaman untuk peringkat empat. Pelatih Persepam Arcan Iurie kecewa timnya tak bisa memanfaatkan momentum menambah tiga angka.

“Kami seharusnya bisa menambah gol di babak kedua. Tapi justru pertahanan yang kurang fokus sehingga skor menjadi 1-1. Saya rasa peluang ke peringkat empat masih ada, tapi kami harus memperbaiki semuanya. Saya kecewa, tapi lawan (Persisam) memang bermain bagus,” sebut Arcan Iurie.

Persepam sendiri masih menyisakan tiga pertandingan yang bobotnya tidak ringan. Setelah ini mereka akan menatap laga lawan Persebaya Surabaya, disusul kedatangan duo Papua, Perseru Serui dan Persipura Jayapura. Iurie mengakui tidak mudah mendapat angka di semua laga itu.

Sementara, Pelatih Persisam Nil Maizar mengakui timnya tidak terlalu bagus di babak pertama, terutama dalam finishing. Dengan hasil ini, Nil tetap berpikir positif karena bagaimana pun terhindar dari kekalahan, seperti yang terjadi saat tur Papua lalu.

“Ini hasil maksimal yang diberikan tim. Kami sebenarnya ingin poin lebih, tapi kenyataannya di lapangan tidak berjalan mudah. Persepam juga sangat ingin masuk ke empat besar wilayah timur, sehingga kedua tim saling ngotot. Ini hasil yang objektif,” sebut Nil Maizar.
(wbs)
Berita Terkait
Liga 2 Tercoreng, Kalteng...
Liga 2 Tercoreng, Kalteng Putra vs PSBS Biak Dihiasi Baku Pukul
Perwakilan Klub dan...
Perwakilan Klub dan Asosiasi Pemain Temui Menpora Minta Liga 2 Kembali Bergulir
Pemain Gresik United...
Pemain Gresik United Pilih Pulang Kampung Menjadi Petani
Persib Vs Persija :...
Persib Vs Persija : Kemenangan Jadi Harga Mati Kedua Tim
Usai Jalani Uji Coba...
Usai Jalani Uji Coba Terakhir, VAR Sudah Siap Digunakan di Liga 1
Kesalahan Wasit Masih...
Kesalahan Wasit Masih Terulang, Liga 1 Bakal Ada VAR di Musim Depan?
Berita Terkini
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
4 jam yang lalu
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
5 jam yang lalu
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
6 jam yang lalu
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
6 jam yang lalu
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Australia vs Turki,...
Australia vs Turki, Gol Solo Nestory Irankunda Bikin Socceroos Unggul di Babak Pertama
8 jam yang lalu
Infografis
Rusia: UNICEF Anggap...
Rusia: UNICEF Anggap Anak Gaza Kurang Penting Dibanding Anak Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved