Sape Kerap Butuh Pertolongan Tetangga

Kamis, 04 September 2014 - 10:39 WIB
Sape Kerap Butuh Pertolongan...
Sape Kerap Butuh Pertolongan Tetangga
A A A
MADURA - Berstatus sebagai tim yang berpeluang lolos ke babak delapan besar, Persepam Madura United kini bernasib sebaliknya. Misi menghindari degradasi menjadi harga yang harus dibayar Sape Kerap karena rentetan hasil negatif sepanjang Agustus-September.
Bahkan nasib Persepam di laga terakhir Indonesia Super League (ISL) bisa ditentukan hasil di rumah tetangga, yakni Persela Lamongan. Tim asal Lamongan ini mungkin menjadi penolong seandainya Persepam dikalahkan Persipura pada Jumat (5/8) nanti.

Persepam bersaing ketat dengan Perseru Serui demi lolos degradasi. Jika Sape Kerap kalah dari Persipura dan Perseru menang di Lamongan, maka Madura tak akan memiliki tim di ISL lagi. Walau poin sama, Persepam bakal kalah 'head to head'.

Mengingat lawan berikutnya sekaliber Persipura Jayapura, tentu Persepam juga berharap Persela menghabisi Perseru Serui. Kabar baiknya, Persela sendiri sedang berambisi mengamankan posisi empat dan tetap bersemangat menambah angka lawan Perseru.

Manajemen Persepam mengamini jika nasib Sape Kerap ditentukan laga di Lamongan jika skenario mendapat angka dari Persipura gagal total. "Kami sebenarnya tak mau tergantung hasil tim lain. Tapi beginilah kondisinya," ujar Manajer Persepam Achsanul Qosasi.

Secara matematis, Persepam bakal berat menghadapi Persipura yang memiliki kekuatan lebih mentereng. Walau pada laga sebelumnya kalah di kaki Persela Lamongan, tak ada yang mau meremehkan kekuatan milik Jacksen F Tiago.

"Saya hanya berharap laga berlangsung secara fair, tidak seperti lawan Perseru Serui lalu. Sepanjang konsentrasi tim tidak diganggu hal lain, saya yakin Persepam bisa bermain bagus dan menang lawan Persipura,"sebut Achsanul.

Faktor mental menjadi aspek yang selayaknya diperhatikan staf pelatih Sape Kerap. Tidak pernah menang sepanjang Agustus-September mengurangi konfidensi tim dan itu sangat jelas terlihat ketika sulit mengalahkan Perseru Serui.

Persepam hanya menambah dua angka dari empat pertandingan menghadapi Persisam Putra Samarinda, PSM Makassar, Persebaya Surabaya, serta Perseru Serui. Padahal idealnya mereka minimal bisa memperoleh tujuh angka melihat bobot lawan.

Persepam MU (23 Poin) Tak Terdegradasi Jika;
-Menang Atau Imbang lawan Persipura Jayapura.
-Kalah dari Persipura, tapi Perseru Serui kalah atau imbang lawan Persela Lamongan.
Perseru (20 Poin) Tak Terdegradasi Jika;
-Menang lawan Persela Lamongan, sedangkan Persepam MU dikalahkan Persipura. Perseru bisa selamat karena menang head to head. Pada pertemuan putaran pertama, Perseru mengalahkan Persepam 4-1, sedangkan di putaran dua berakhir 1-1 saat bersua di Madura.
(aww)
Berita Terkait
Liga 2 Tercoreng, Kalteng...
Liga 2 Tercoreng, Kalteng Putra vs PSBS Biak Dihiasi Baku Pukul
Perwakilan Klub dan...
Perwakilan Klub dan Asosiasi Pemain Temui Menpora Minta Liga 2 Kembali Bergulir
Pemain Gresik United...
Pemain Gresik United Pilih Pulang Kampung Menjadi Petani
Persib Vs Persija :...
Persib Vs Persija : Kemenangan Jadi Harga Mati Kedua Tim
Usai Jalani Uji Coba...
Usai Jalani Uji Coba Terakhir, VAR Sudah Siap Digunakan di Liga 1
Kesalahan Wasit Masih...
Kesalahan Wasit Masih Terulang, Liga 1 Bakal Ada VAR di Musim Depan?
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
8 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
9 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
9 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
11 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
14 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
14 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved