Rossi Sebut Mesin 4 Tak Tidak Sedahsyat 2 Tak
Jum'at, 05 September 2014 - 10:16 WIB
Rossi Sebut Mesin 4 Tak Tidak Sedahsyat 2 Tak
A
A
A
SILVERSTONE - Sepak terjang Valentino Rossi di ajang adu kebut MotoGP memang sudah tak diragukan lagi. Setidaknya tiga jenis motor berbeda The Doctor rasakan di kelas para raja. Namun Rossi mengakui MotoGP saat ini tak sedahsyat era mesin 2 Tak.
Setelah hampir 15 musim dan rekor 246 balapan MotoGP, Valentino Rossi menJadi tak tertandingi pengalaman di kelas MotoGP.Rossi pernah meraksakan kedasyatan semburan mesin 2 tak 500cc , sedangkan Marc Marquez kendati langsung tampil gemilang, dirinya tak pernah sekalipun merasakan dahsyatnya mesin era mesin 2 Tak.
Rossi telah menjajal banyak jenis motor dari tiga pabrikan yang berbeda, yakni Honda, Yamaha dan Ducati. Pebalap berjuluk The Doctor itu kenal betul keunggulan setiap motor di tiap generasi.
"Sekarang di tingkat sepeda MotoGP luar biasa," jawab pembalap Italia, seperti dilansir Crash.
"Ini adalah kesenangan besar untuk naik, karena sepeda sekarang memiliki batas yang sangat tinggi dalam urusan pengereman, akselerasi dan kecepatan sudut. Dan itu adalah momen besar,"
"Saya telah mengumpulkan data ini, Mulai dari waktu di Honda era 500cc 2 Tak, Itu fantastis. Dan merasakan kejayaan era 4 tak bersama Yamaha M1 pada tahun 2005 saya mampu menempatkan M1 saat ini lebih atau kurang ketingkat yang sama seperti yang lain"
Rossi pernah mengungkapkan beda Moto 2 tak dan era 4 tak MotoGP tahun 2006, menurutnya pembalap dituntut untuk pintar mengatur ritme agar ban tidak cepat habis. Sebab sekalinya teledor perkara satu ini, dipastikan handling kuda besi akan susah dikendalikan. Accelerasi raksasa tidak akan mampu diredam karet bundar yang sudah habis.
Kini pada usia 35 tahun Rossi telah menandatangani kontrak dengan Yamaha MotoGP tetap sampai akhir 2016.
Jenis Motor yang pernah dikendarai Valentino Rossi:
2000: Honda 500cc [V4] dua tak (2 kali menang, tempat kedua di akhir musim).
2001: Honda 500cc [V4] dua tak (11 kali menang, Juara Dunia).
2002: Honda 990cc [V5] empat tak (11 kali menang, Juara Dunia).
2003: Honda 990cc [V5] empat tak (9 kali menang, Juara Dunia).
2004: Yamaha 990cc [Inline 4] empat tak (9 kali menang, Juara Dunia).
2005: Yamaha 990cc [Inline 4] empat tak (11 kali menang, Juara Dunia).
2006: Yamaha 990cc [Inline 4] empat tak (5 kali menang, tempat kedua di akhir musim).
2007: Yamaha 800cc [Inline 4] empat tak (4 kali menang, tempat ketiga di akhir musim).
2008: Yamaha 800cc [Inline 4] empat tak (9 kali menang, Juara Dunia).
2009: Yamaha 800cc [Inline 4] empat tak (6 kali menang, Juara Dunia).
2010: Yamaha 800cc [Inline 4] empat tak (2 kali menang, tempat ketiga di akhir musim).
2011: Ducati 800cc [V4] empat tak (0 kali menang, tempat ketujuh di akhir musim).
2012: Ducati 1000cc [V4] empat tak (0 kali menang, tempat keenam di akhir musim).
2013: Yamaha 1000cc [Inline 4] empat tak (1 menang, tempat keempat di akhir musim).
2014: Yamaha 1000cc [Inline 4] empat tak (0 kali menang, tempat ketiga secara keseluruhan)*
Setelah hampir 15 musim dan rekor 246 balapan MotoGP, Valentino Rossi menJadi tak tertandingi pengalaman di kelas MotoGP.Rossi pernah meraksakan kedasyatan semburan mesin 2 tak 500cc , sedangkan Marc Marquez kendati langsung tampil gemilang, dirinya tak pernah sekalipun merasakan dahsyatnya mesin era mesin 2 Tak.
Rossi telah menjajal banyak jenis motor dari tiga pabrikan yang berbeda, yakni Honda, Yamaha dan Ducati. Pebalap berjuluk The Doctor itu kenal betul keunggulan setiap motor di tiap generasi.
"Sekarang di tingkat sepeda MotoGP luar biasa," jawab pembalap Italia, seperti dilansir Crash.
"Ini adalah kesenangan besar untuk naik, karena sepeda sekarang memiliki batas yang sangat tinggi dalam urusan pengereman, akselerasi dan kecepatan sudut. Dan itu adalah momen besar,"
"Saya telah mengumpulkan data ini, Mulai dari waktu di Honda era 500cc 2 Tak, Itu fantastis. Dan merasakan kejayaan era 4 tak bersama Yamaha M1 pada tahun 2005 saya mampu menempatkan M1 saat ini lebih atau kurang ketingkat yang sama seperti yang lain"
Rossi pernah mengungkapkan beda Moto 2 tak dan era 4 tak MotoGP tahun 2006, menurutnya pembalap dituntut untuk pintar mengatur ritme agar ban tidak cepat habis. Sebab sekalinya teledor perkara satu ini, dipastikan handling kuda besi akan susah dikendalikan. Accelerasi raksasa tidak akan mampu diredam karet bundar yang sudah habis.
Kini pada usia 35 tahun Rossi telah menandatangani kontrak dengan Yamaha MotoGP tetap sampai akhir 2016.
Jenis Motor yang pernah dikendarai Valentino Rossi:
2000: Honda 500cc [V4] dua tak (2 kali menang, tempat kedua di akhir musim).
2001: Honda 500cc [V4] dua tak (11 kali menang, Juara Dunia).
2002: Honda 990cc [V5] empat tak (11 kali menang, Juara Dunia).
2003: Honda 990cc [V5] empat tak (9 kali menang, Juara Dunia).
2004: Yamaha 990cc [Inline 4] empat tak (9 kali menang, Juara Dunia).
2005: Yamaha 990cc [Inline 4] empat tak (11 kali menang, Juara Dunia).
2006: Yamaha 990cc [Inline 4] empat tak (5 kali menang, tempat kedua di akhir musim).
2007: Yamaha 800cc [Inline 4] empat tak (4 kali menang, tempat ketiga di akhir musim).
2008: Yamaha 800cc [Inline 4] empat tak (9 kali menang, Juara Dunia).
2009: Yamaha 800cc [Inline 4] empat tak (6 kali menang, Juara Dunia).
2010: Yamaha 800cc [Inline 4] empat tak (2 kali menang, tempat ketiga di akhir musim).
2011: Ducati 800cc [V4] empat tak (0 kali menang, tempat ketujuh di akhir musim).
2012: Ducati 1000cc [V4] empat tak (0 kali menang, tempat keenam di akhir musim).
2013: Yamaha 1000cc [Inline 4] empat tak (1 menang, tempat keempat di akhir musim).
2014: Yamaha 1000cc [Inline 4] empat tak (0 kali menang, tempat ketiga secara keseluruhan)*
(wbs)