Manajer Persija Kritik PT Liga Soal Perubahan Jadwal
Jum'at, 05 September 2014 - 16:57 WIB
Manajer Persija Kritik PT Liga Soal Perubahan Jadwal
A
A
A
JAKARTA - Manajer Persija Jakarta, Asher Siregar mengkritik PT Liga soal perubahan jadwal pertandingan antara Persija Jakarta versus Barito Putera. Menurutnya, kondisi tersebut membuat kompetisi sedikit merugikan timnya.
Sebelumnya laga Persija vs Barito Putera digelar sore hari pukul 15.30 WIB, tepat bersamaan dengan laga Persita Tangerang vs Pelita Bandung Raya (PBR). Namun karena soal izin, pertandingan Macan Kemayoran vs Pendekar Cisadane dimundurkan jadi malam hari sekitar pukul 19.00 WIB.
Tak pelak perubahan itu membuat posisi Persija sedikit tertekan mengingat tengah bersaing memerebutkan tiket babak delapan besar Indonesia Super League (ISL) dengan PBR. Manajer Persija, Asher pun turut berbicara soal tersebut dengan menyebut PT Liga kurang bisa mengatur jadwal.
"Kita juga minta (Persita vs PBR) main malem, cuma karena faktor izin segala macem jadi gak bisa. Bukan soal rugi atau tidak, sebenernya lebih baik dibarengin, biar sama-sama tahu hasil akhirnya. Faktor sederhana seperti ini yang PT Liga gak bisa handle, mungkin bukan gak bisa, cuma kondisinya kaya gini," tukas Asher, Jumat (5/9).
Sebelumnya laga Persija vs Barito Putera digelar sore hari pukul 15.30 WIB, tepat bersamaan dengan laga Persita Tangerang vs Pelita Bandung Raya (PBR). Namun karena soal izin, pertandingan Macan Kemayoran vs Pendekar Cisadane dimundurkan jadi malam hari sekitar pukul 19.00 WIB.
Tak pelak perubahan itu membuat posisi Persija sedikit tertekan mengingat tengah bersaing memerebutkan tiket babak delapan besar Indonesia Super League (ISL) dengan PBR. Manajer Persija, Asher pun turut berbicara soal tersebut dengan menyebut PT Liga kurang bisa mengatur jadwal.
"Kita juga minta (Persita vs PBR) main malem, cuma karena faktor izin segala macem jadi gak bisa. Bukan soal rugi atau tidak, sebenernya lebih baik dibarengin, biar sama-sama tahu hasil akhirnya. Faktor sederhana seperti ini yang PT Liga gak bisa handle, mungkin bukan gak bisa, cuma kondisinya kaya gini," tukas Asher, Jumat (5/9).
(wbs)