Hodgson Belum Siap Hadapi Swiss Dilaga Perdana
Senin, 08 September 2014 - 16:31 WIB
Hodgson Belum Siap Hadapi Swiss Dilaga Perdana
A
A
A
BASEL - Pelatih timnas Inggris, Roy Hodgson mengaku lebih suka menghadapi Swiss bukan pada laga perdana kualifikasi Grup E Piala Dunia 2016, Selasa (9/9) dini hari nanti. Hodgson menilai Swiss merupakan lawan terkuat dalam babak kualifikasi dan tidak berharap menghadapi skuat asuhan Vladimir Petkovic dilaga pertama.
"Idealnya kami ingin menghadapi Swiss pada laga selanjutnya, di atas kertas mereka merupakan lawan terkuat bagi kami. Kemudian dari segi jadwal, laga nanti kurang sempurna. Kami butuh lebih banyak waktu untuk bermain sebagai tim," ucap Hodgson dilansir Sky Sports, Senin (8/9).
Skuat timnas Inggris sendiri belakangan menjadi sasaran kritik setelah tampil buruk di Piala Dunia 2014 lalu. Meski begitu Hodgson cukup yakin bisa berbicara banyak pada even Piala Eropa 2016, mendatang. "Para pemain punya bakat dan kualitas serta keinginan memberikan yang terbaik untuk negara," sambungnya.
"Ketika Anda mengumpulkan banyak pemain bintang di dalam satu tim, maka Anda membutuhkan lebih banyak waktu. Dalam dua tahun terakhir banyak dari pemain yang sudah mencicipi kerasnya kompetisi Eropa bersama klub masing-masing dan ini bakal menguntungkan kami," tutup Hodgson.
"Idealnya kami ingin menghadapi Swiss pada laga selanjutnya, di atas kertas mereka merupakan lawan terkuat bagi kami. Kemudian dari segi jadwal, laga nanti kurang sempurna. Kami butuh lebih banyak waktu untuk bermain sebagai tim," ucap Hodgson dilansir Sky Sports, Senin (8/9).
Skuat timnas Inggris sendiri belakangan menjadi sasaran kritik setelah tampil buruk di Piala Dunia 2014 lalu. Meski begitu Hodgson cukup yakin bisa berbicara banyak pada even Piala Eropa 2016, mendatang. "Para pemain punya bakat dan kualitas serta keinginan memberikan yang terbaik untuk negara," sambungnya.
"Ketika Anda mengumpulkan banyak pemain bintang di dalam satu tim, maka Anda membutuhkan lebih banyak waktu. Dalam dua tahun terakhir banyak dari pemain yang sudah mencicipi kerasnya kompetisi Eropa bersama klub masing-masing dan ini bakal menguntungkan kami," tutup Hodgson.
(akr)