Monaco Cari Peluang Bangkit di Liga Champions
Sabtu, 13 September 2014 - 18:39 WIB
Monaco Cari Peluang Bangkit di Liga Champions
A
A
A
MONACO - Penampilan buruk AS Monaco membuat Pelatih Leonardo Jardim mulai cemas. Pengganti Claudio Ranieri yang dipecat musim ini, mengaku mental timnya dalam kondisi terjun bebas setelah dalam lima laga Ligue 1 hanya menang sekali.
Terakhir, Monaco menyerah 1-2 dari Olympique Olympique Lyon di Stade Louis II, Jumat (12/9). Gol Monaco yang dicetak Lucas Ocampos pada menit ke-39 di balas dua gol oleh Nabil Fekir (30) dan Corentin Tolisso (73).
Les Rouges et Blancs -julukan Monaco- yang finish sebagai runner-up di Ligue 1 musim lalu, kini terjerembap di peringkat 16 dengan empat poin. Alih-alih menjadi pesaing Paris Saint-Germain musim ini, Monaco justru terpuruk.
Jardim meratapi kepergian striker Radamel Falcao, kapten Eric Abidal, dan top skor Piala Dunia 2014 James Rodriguez. Saat ini, kata mantan pelatih Olympiakos dan Sporting CP itu, suasana Les Rouges et Blancs sangat menyedihkan.
"Skuad sangat terpukul karena kami target menang melawan Lyon," katanya kepada wartawan."Tapi hasil akhir sungguh membuat kami hancur."
Menurut Jardim, tak ada obat untuk bangkit kecuali menang melawan Bayer Leverkusen pada laga pembuka penyisihan Grup C Liga Champions 2014/2015 di Stade Louis II, Selasa (16/9). "Pertandingan Liga Champions melawan Bayer Leverkusen akan sangat intens. Kami harus mengambil peluang itu," tutupnya.
Terakhir, Monaco menyerah 1-2 dari Olympique Olympique Lyon di Stade Louis II, Jumat (12/9). Gol Monaco yang dicetak Lucas Ocampos pada menit ke-39 di balas dua gol oleh Nabil Fekir (30) dan Corentin Tolisso (73).
Les Rouges et Blancs -julukan Monaco- yang finish sebagai runner-up di Ligue 1 musim lalu, kini terjerembap di peringkat 16 dengan empat poin. Alih-alih menjadi pesaing Paris Saint-Germain musim ini, Monaco justru terpuruk.
Jardim meratapi kepergian striker Radamel Falcao, kapten Eric Abidal, dan top skor Piala Dunia 2014 James Rodriguez. Saat ini, kata mantan pelatih Olympiakos dan Sporting CP itu, suasana Les Rouges et Blancs sangat menyedihkan.
"Skuad sangat terpukul karena kami target menang melawan Lyon," katanya kepada wartawan."Tapi hasil akhir sungguh membuat kami hancur."
Menurut Jardim, tak ada obat untuk bangkit kecuali menang melawan Bayer Leverkusen pada laga pembuka penyisihan Grup C Liga Champions 2014/2015 di Stade Louis II, Selasa (16/9). "Pertandingan Liga Champions melawan Bayer Leverkusen akan sangat intens. Kami harus mengambil peluang itu," tutupnya.
(sha)