Lorenzo Kecewa Berat

Minggu, 14 September 2014 - 21:32 WIB
Lorenzo Kecewa Berat
Lorenzo Kecewa Berat
A A A
MISANO - Jorge Lorenzo kecewa berat dengan hasil yang ditorehkannya di GP Misano. Lomba dari posisi start terdepan, pembalap asal Spanyol itu harus menyerah dari rekan setimnya, Valentino Rossi.

Meski sama-sama menjadi joki tim Yamaha, persaingan di lintasan antara Lorenzo dan Rossi memang tidak terelakan. Tapi, usaha Lorenzo akhirnya harus kandas dengan kegilaan Rossi yang melahap 28 lintasan dengan ganas.

"Saya sangat kecewa dengan hasil lomba ini. Kalau saya tidak menang, saya berharap bisa memberikan perlawanan. Tapi Yamaha 1-1 lebih bagus buat kami. Saya tahu setelah berlatih dengan Rossi,"ucapnya dilansir foxsport, Minggu (14/9).

Lorenzo mengaku berambisi menjadi juara dan mengalahkan Rossi. "Saya berharap menjadi yang tercepat, tidak lebih lambat seperti yang kami menangkan tahun lalu. Tapi, Rossi pantas menang,"imbuh Lorenzo.

Sementara itu kegagalan Marc Marquez di seri kali ini posisinya di klasemen belum tergoyahkan. Ia mantap di puncak dengan raihan 289 poin disusul Dani Pedrosa dengan selisih 74 angka. Rossi sendiri ada di posisi ketiga dengan 214 poin diikuti Lorenzo di tempat keempat dengan 117 angka.
(bbk)
Berita Terkini
Kejurnas Atletik 2026...
Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia
26 menit yang lalu
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
51 menit yang lalu
Sejarah! Kongo Tundukkan...
Sejarah! Kongo Tundukkan Uzbekistan Lewat Laga Dramatis dan Tantang Inggris di 32 Besar
2 jam yang lalu
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Relakan Status Juara Grup K Direbut Kolombia
2 jam yang lalu
Ghana Lolos ke 32 Besar,...
Ghana Lolos ke 32 Besar, Skotlandia Tersingkir dan Steve Clarke Mundur
3 jam yang lalu
Harry Kane Pecahkan...
Harry Kane Pecahkan Rekor Gary Lineker di Piala Dunia
4 jam yang lalu
Infografis
Penuh Tantangan, Beban...
Penuh Tantangan, Beban Kelas Menengah Kian Berat di 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved