Plus Minus Tim Delapan Besar Grup A

Selasa, 16 September 2014 - 14:56 WIB
Plus Minus Tim Delapan...
Plus Minus Tim Delapan Besar Grup A
A A A
MALANG - Tim yang lolos babak Delapan Besar Indonesia Super League (ISL) direncanakan bakal bertarung Oktober mendatang. Persiapan demi persiapan dilakukan demi mereparasi kelemahan di putaran pertama dan kedua silam.
Jeda antara putaran kedua dengan delapan besar yang cukup panjang menjadi problem tersendiri. Semua tim dihadapkan pada upaya mempertahankan konsistensi, baik secara organisasi tim maupun kondisi fisik pemain.

Sangat menarik mengamati bagaimana tim peserta Delapan Besar berjibaku selama Februari-September demi posisi terbaik di klasemen. Sudah pasti ada sisi plus dan minus yang dicatat pada periode tersebut. Diprediksi fase tersebut sedikit-banyak akan berpengaruh pada delapan besar.

Dimulai dari Grup A yang dihuni Arema Cronus, Semen Padang, Persipura Jayapura dan Persela Lamongan, akan diulas kelebihan dan kekurangan tiap tim berdasar statistik, posisi di klasemen, konsistensi, bahkan kondisi mental sepanjang musim ini.

Arema Cronus (posisi klasemen: 1)
Plus: Memiliki materi pemain yang mumpuni di semua lini dengan banyak pengalaman di tim nasional maupun level klub. Produktivitas memukau karena menjadi tim dengan koleksi gol terbanyak (49 gol) dan kebobolan paling sedikit (13 gol). Fighting spirit cukup tinggi, didukung suporter dengan loyalitas luar biasa yang akan mengikuti timnya bermain di mana saja. Konfidensi sangat memadai dan mencatat keseimbangan di laga kandang-tandang.

Minus: Sedikit menurun di putaran dua dan sempat kesulitan memenangkan laga kandang. Miskin variasi strategi atau kesulitan ketika mencoba meninggalkan formasi idola 4-3-3. Kapasitas pelatih Suharno masih perlu diuji di level penentuan.

Persipura Jayapura (posisi klasemen: 2)
Plus: Grafik musim per musim sangat stabil dan konsisten di tangan Jacksen Tiago. Memiliki mental yang mapan sebagai juara bertahan. Bisa menutupi hilangnya aset berharga seperti Zah Rahan dan Otavio Dutra. Cepat, agresif dan sangat percaya diri. Sulit dikalahkan, baru menelan satu kekalahan di ISL musim ini atau paling sedikit dibanding tim lain.

Minus: Rekor kemenangan menurun dibanding musim lalu, lebih banyak menuai hasil imbang (9 kali). Penurunan performa striker, Boaz Solossa yang musim lalu menjadi top scorer, sejauh ini baru mengoleksi 6 gol.

Semen Padang (posisi klasemen: 3)
Plus: Semen Padang sangat konsisten beberapa musim terakhir walau menjalani dua kompetisi berbeda yakni IPL dan ISL. Mental relatif mapan dan tidak minder. Memiliki tim solid walau tak bertabur bintang. Tangguh ketika menghadapi tim besar walau bermain di luar kandang, misalnya bisa menang di kandang Persib Bandung dan Arema Cronus. Materi pemain cukup kompetitif untuk ISL di semua lini. Tim peninggalan IPL dengan performa terbaik.

Minus: Lini serang Semen Padang kurang garang, gol terbanyak justru diciptakan gelandang Esteban Vizcara (10 gol). Masih sering hilang fokus di pertandingan-pertandingan yang seharusnya bisa dimenangkan.

Persela Lamongan (posisi klasemen: 4)
Plus: Memiliki semangat juang tinggi, walau tak didukung pemain bintang. Relatif tanpa beban di babak delapan besar dan menjadi salah satu underdog. Tim lumayan solid di tangan Eduard Tjong walau tidak istimewa.

Minus: Labil, mental kurang tebal di pertandingan tandang. Masih lemah dalam merespons kekalahan dalam upaya untuk bangkit. Mengalami penurunan drastis di putaran dua lalu dan susah payah mencari kemenangan di laga home atau away. Satu-satunya kontestan delapan besar yang mengalami defisit gol (28-33).
(aww)
Berita Terkait
3 Alasan Saudi Pro League...
3 Alasan Saudi Pro League Lebih Baik daripada J League dan K League
7 Pemain Keturunan Indonesia...
7 Pemain Keturunan Indonesia yang Berlaga di Liga Inggris
AFC Merilis Ranking...
AFC Merilis Ranking Liga di Asia, Liga 1 Indonesia Peringkat Berapa?
Bank QNB Indonesia Fokus...
Bank QNB Indonesia Fokus Garap Pasar Korporasi dan Konglomerasi
Bank QNB Indonesia Luncurkan...
Bank QNB Indonesia Luncurkan Reksa Dana Berbasis USD
Persib Bandung Juara...
Persib Bandung Juara Super League 2025-2026, Persija: Selamat!
Berita Terkini
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
3 jam yang lalu
Menebak Taktik Andoni...
Menebak Taktik Andoni Iraola di Liverpool: Pressing Agresif hingga Sepak Bola Chaos
5 jam yang lalu
Iraola Resmi Jadi Pelatih...
Iraola Resmi Jadi Pelatih Anyar Liverpool
5 jam yang lalu
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
13 jam yang lalu
Timnas Indonesia Tekuk...
Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19 2026
13 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
14 jam yang lalu
Infografis
Pembagian Grup FIFA...
Pembagian Grup FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Bentrok Bulgaria
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved