Garuda Muda Kerja Keras Kontra Maladewa
Rabu, 17 September 2014 - 13:38 WIB
Garuda Muda Kerja Keras Kontra Maladewa
A
A
A
INCHEON - Tim Nasional Indonesia (Timnas) U-23 tidak boleh terlena dengan kemenangan besar 7-0 atas Timor Leste di laga pertama cabang olahraga sepak bola Asian Games XVII. Fokus pembenahan sebelum melakoni laga kedua Grup E kontra Maladewa di Incheon Football Stadium, Korea Selatan, wajib dilakukan skuad Garuda Muda, julukan Timnas U-23.
Timnas U-23 sendiri mantap di posisi puncak Grup E dengan koleksi tiga angka setelah di laga pembuka menghajar Timor Leste, 7-0, Senin (15/9). Ramdani Lestaluhu dan kawan-kawan, unggul produktivitas gol dari Thailand yang menempati posisi runner-up. Young The War Elephants, julukan Timnas U-23 Thailand, menyudahi perlawanan Maladewa.
Pelatih Timnas U-23, Aji Santoso, tidak ingin anak-anak asuhnya langsung berpuas diri. Aji meminta skuad Garuda Muda kerja keras kontra Maladewa. Pelatih yang juga mantan pemain Timnas Indonesia pada era 1990-an itu mengaku, akan segera melakukan berbagai evaluasi. Walau begitu, Aji bersyukur Garuda Muda bisa menang besar yang tentu, bisa meningkatkan motivasi tim besutannya tersebut.
"Kami harus syukuri dulu kemenangan besar di laga pertama, yang sebetulnya saya juga tidak menyangka sebelumnya. Apalagi akhir-akhi ini, Indonesia sudah jarang menang besar dengan Timor Leste. Tapi hanya sebatas itu, setelah itu kami wajib kembali bekerja keras,"ungkap Pelatih Timnas U-23, Aji Santoso.
Senada dengan apa yang disampaikan Aji, kembali fokus pada pertandingan kedua kontra Maladewa juga diutarakan Bayu Gatra. Gelandang serang Putra Samarinda (Pusam) yang mampu tampil apik di laga perdana, berharap Garuda Muda mampu tampil lebih baik lagi dan meminimalisasi kesalahan-kesalahan yang terjadi saat menundukkan Timor Leste.
"Kemenangan di pertandingan pertama belum menghasilkan apa-apa. Karena kami (Timnas U-23), masih memiliki dua pertandingan yang sangat penting. Kami harus segera lakukan evaluasi sebagai persiapan kontra Maladewa,"jelas pemain yang turut memberikan medali perak di SEA Games 2013 Myanmar.
Timnas U-23 sendiri mantap di posisi puncak Grup E dengan koleksi tiga angka setelah di laga pembuka menghajar Timor Leste, 7-0, Senin (15/9). Ramdani Lestaluhu dan kawan-kawan, unggul produktivitas gol dari Thailand yang menempati posisi runner-up. Young The War Elephants, julukan Timnas U-23 Thailand, menyudahi perlawanan Maladewa.
Pelatih Timnas U-23, Aji Santoso, tidak ingin anak-anak asuhnya langsung berpuas diri. Aji meminta skuad Garuda Muda kerja keras kontra Maladewa. Pelatih yang juga mantan pemain Timnas Indonesia pada era 1990-an itu mengaku, akan segera melakukan berbagai evaluasi. Walau begitu, Aji bersyukur Garuda Muda bisa menang besar yang tentu, bisa meningkatkan motivasi tim besutannya tersebut.
"Kami harus syukuri dulu kemenangan besar di laga pertama, yang sebetulnya saya juga tidak menyangka sebelumnya. Apalagi akhir-akhi ini, Indonesia sudah jarang menang besar dengan Timor Leste. Tapi hanya sebatas itu, setelah itu kami wajib kembali bekerja keras,"ungkap Pelatih Timnas U-23, Aji Santoso.
Senada dengan apa yang disampaikan Aji, kembali fokus pada pertandingan kedua kontra Maladewa juga diutarakan Bayu Gatra. Gelandang serang Putra Samarinda (Pusam) yang mampu tampil apik di laga perdana, berharap Garuda Muda mampu tampil lebih baik lagi dan meminimalisasi kesalahan-kesalahan yang terjadi saat menundukkan Timor Leste.
"Kemenangan di pertandingan pertama belum menghasilkan apa-apa. Karena kami (Timnas U-23), masih memiliki dua pertandingan yang sangat penting. Kami harus segera lakukan evaluasi sebagai persiapan kontra Maladewa,"jelas pemain yang turut memberikan medali perak di SEA Games 2013 Myanmar.
(aww)