Balotelli, Italiano Pertama Bikin Gol di Empat Tim Berbeda
Rabu, 17 September 2014 - 19:12 WIB
Balotelli, Italiano Pertama Bikin Gol di Empat Tim Berbeda
A
A
A
LIVERPOOL - Gol Mario Balotelli ke gawang Ludogorets mencatatkan namanya sebagai pemain Italia pertama yang sukses mencetak gol Liga Champions di empat tim berbeda. Balotelli melampaui catatan Marco Simone, Christian Panucci, dan Fabrizio Ravanelli yang masing-masing mencetak di tiga tim berbeda.
Torehan Balotelli di empat klub berbeda di mulai saat menjadi pemain Inter Milan. Dia menyumbang dua gol untuk I Nerazzurri, lalu di Manchester City mengemas tiga gol, AC Milan dua gol, dan Liverpool satu gol.
Gol bersama Liverpool merupakan debutnya di Anfield di kancah Eropa. Balotelli membawa The Reds unggul lebih dulu 1-0 atas Ludogorets pada laga pembuka Grup B, Selasa (16/9). Mantan pemain Manchester City itu memecah kebuntuan menit ke-82. Namun, pemain Ludogorets Dani Abalo menyamakan kedudukan pada menit ke-90.
Keberuntungan berpihak pada Pasukan Brendan Rodgers yang mendapat hadiah penalti beberapa saat jelang laga berakhir. Steven Gerrard sukses mengonversi menjadi gol menit ke-90+3. Itu gol ke-20 Gerrard di Liga Champions.
"Jelas, Mario (Balotelli) menciptakan gol luar biasa, tapi saya kecewa dengan gol balasan. Kami menunjukkan ketahanan dan karakter yang ada di tim, dan kemenangan ini brilian dalam hal poin dan karakter," kata Brendan Rodgers dilansir laman resmi uefa.
Torehan Balotelli di empat klub berbeda di mulai saat menjadi pemain Inter Milan. Dia menyumbang dua gol untuk I Nerazzurri, lalu di Manchester City mengemas tiga gol, AC Milan dua gol, dan Liverpool satu gol.
Gol bersama Liverpool merupakan debutnya di Anfield di kancah Eropa. Balotelli membawa The Reds unggul lebih dulu 1-0 atas Ludogorets pada laga pembuka Grup B, Selasa (16/9). Mantan pemain Manchester City itu memecah kebuntuan menit ke-82. Namun, pemain Ludogorets Dani Abalo menyamakan kedudukan pada menit ke-90.
Keberuntungan berpihak pada Pasukan Brendan Rodgers yang mendapat hadiah penalti beberapa saat jelang laga berakhir. Steven Gerrard sukses mengonversi menjadi gol menit ke-90+3. Itu gol ke-20 Gerrard di Liga Champions.
"Jelas, Mario (Balotelli) menciptakan gol luar biasa, tapi saya kecewa dengan gol balasan. Kami menunjukkan ketahanan dan karakter yang ada di tim, dan kemenangan ini brilian dalam hal poin dan karakter," kata Brendan Rodgers dilansir laman resmi uefa.
(sha)