Bekas Pemain Belum Putuskan Kembali Perkuat Tim
Minggu, 21 September 2014 - 15:57 WIB
Bekas Pemain Belum Putuskan Kembali Perkuat Tim
A
A
A
JEPARA - Persijap Jepara tidak menjadi magnet dari mantan pemainnya, setelah terdegradasi ke Divisi Utama musim depan. Bukan karena alasan turun kasta, eks punggawa Laskar Kalinyamat belum menjamin akan kembali membela tim jika kondisi keuangannya masih krisis, seperti musim ini.
Bekas bek kiri Persijap Ahmad Buchori mengaku akan melihat kondisi Persijap musim depan, sebelum memutuskan kembali bergabung kembali.
"Tuntutan setiap pemain, pasti gaji yang lancar setiap bulan. Meski sedikit, harus diberikan rutin dan tidak terlambat," kata dia, kemarin. Buchori menjelaskan, kendati dirinya seorang putra daerah, tapi tetap harus mengedepanikan sikap profesional.
Jika memang kondisi keuangan Persijap musim depan tidak berubah, dia akan
mencari klub lain."Gaji satu bulan saya saat ini belum dibayar. Katanya akan dicicil dan teman-teman yang lain ada juga yang kurangdua bulan,tidak sama," jelasnya.
Sebenarnya pada setengah putaran pertama lalu ia sudah deal dengan PSIS, namun tidak mendapatkan izin dari manajemen.
"Malah Anam Syahrul dan Ahmad Nufiandani yang diberi izin. Kalau musim depan masih berjodoh, mungkin saya bisa saja masih diterima Mahesa Jenar," tutur pemain
bernomor punggung 35 ini.
Di skuad Persijap, selain Buchori, pemain yang merupakan warga asli Jepara di antaranya Chanif Muhajirin, Catur Rintang, Fauzan Jamal, Danang Wihatmoko dan Noor
Hadi.
Khusus Noor Hadi sudah hengkang ke Barito Putra, saat Persijap masih mengarungi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014. Buchori berpendapat, koleganya tersebut kemungkinan juga masih bertahan jika kondisi keuangan tim sehat. "Harapan pemain kan sama, finansial yang baik," ucapnya.
Bekas bek kiri Persijap Ahmad Buchori mengaku akan melihat kondisi Persijap musim depan, sebelum memutuskan kembali bergabung kembali.
"Tuntutan setiap pemain, pasti gaji yang lancar setiap bulan. Meski sedikit, harus diberikan rutin dan tidak terlambat," kata dia, kemarin. Buchori menjelaskan, kendati dirinya seorang putra daerah, tapi tetap harus mengedepanikan sikap profesional.
Jika memang kondisi keuangan Persijap musim depan tidak berubah, dia akan
mencari klub lain."Gaji satu bulan saya saat ini belum dibayar. Katanya akan dicicil dan teman-teman yang lain ada juga yang kurangdua bulan,tidak sama," jelasnya.
Sebenarnya pada setengah putaran pertama lalu ia sudah deal dengan PSIS, namun tidak mendapatkan izin dari manajemen.
"Malah Anam Syahrul dan Ahmad Nufiandani yang diberi izin. Kalau musim depan masih berjodoh, mungkin saya bisa saja masih diterima Mahesa Jenar," tutur pemain
bernomor punggung 35 ini.
Di skuad Persijap, selain Buchori, pemain yang merupakan warga asli Jepara di antaranya Chanif Muhajirin, Catur Rintang, Fauzan Jamal, Danang Wihatmoko dan Noor
Hadi.
Khusus Noor Hadi sudah hengkang ke Barito Putra, saat Persijap masih mengarungi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014. Buchori berpendapat, koleganya tersebut kemungkinan juga masih bertahan jika kondisi keuangan tim sehat. "Harapan pemain kan sama, finansial yang baik," ucapnya.
(wbs)