Laskar Ayam Jantan Minta Perhatian Soal Kandang
Selasa, 23 September 2014 - 22:33 WIB
Laskar Ayam Jantan Minta Perhatian Soal Kandang
A
A
A
MAKASSAR - Sejumlah kelompok suporter PSM, meminta manajemen skuad Juku Eja berkomitmen untuk membawa tim ini berlaga Makassar, pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan.
Pasalnya dimusim ini selama 10 laga kandang PSM, harus dijalani di luar Makassar yakni di stadion Bung Tomo Surabaya. Kondisi ini membuat sejumlah suporter bereaksi, agar manajemen bisa membawa tim ini berlaga di depan para pendukungnya di stadion Mattoanging.
Kordinator Laskar Ayam Jantan (LAJ) Uky Nugraga mengatakan, musim depan seharusnya PSM sudah berlaga di Makassar, agar para pecinta PSM bisa memberi dukungan langsung. "Ini sangat penting, manajen harus perhatikan soal kandang, kalau memang tahun depan mau maksimal," kata dia saat dikonfirmasi KORAN SINDO.
Dirinya mengatakan, sangat miris dengan kondisi PSM, tim tertua di Indonesia ini malah harus bermain di kandang tim lain. Bukan hanya itu, seharusnya diusianya yang ke 100 tahun musim depan, harusnya bisa bermain di depan para suporternya. "Makanya kita berharap manajemen bisa membawa PSM ke Makassar," jelasnya.
Kendati demikian, dirinya menyebut jika musim depan, jika PSM tidak bermain di Surabaya, manajemen PSM berencana akan membawa tim bersejarah ini berlaga di Samarindah. "Apakah ada jaminan sekarang kalau PSM musim depan sudah bisa main di Makassar? Kita harap manajemen bisa mewujudkannya," jelasnya.
Selama musim ini, skuad Juku Eja bermain seperti tandang terus, karena di stadion Bung Tomo, sama halnya kandang lawan yakni Persebaya Surabaya. Kondisi ini harus diubah manajemen PSM, karena kerugian buat skuad Juku Eja dan manajemen tak mendapat pemasukan dari hasil penjualan tiket.
Hal yang sama disampaikan oleh Perdana Mentri Red Gank Sull Dg Kulle, menurutnya manajemen juga harus memikirkan agar tim PSM bisa berlaga di Makassar. "Kita sangat berharap agar Pasukan Ramang kembali ke kandangnya," kata dia.
Untuk itu, lanjutnya manajemen PSM dan pihak stadion Mattoanging, harus duduk bersama membahas persoalan ini hingga bisa mendapat jalan keluarnya. "Mudah-mudahan kedua belah pihak dapat jalan keluarnya agar PSM kembali," tukasnya.
Pasalnya dimusim ini selama 10 laga kandang PSM, harus dijalani di luar Makassar yakni di stadion Bung Tomo Surabaya. Kondisi ini membuat sejumlah suporter bereaksi, agar manajemen bisa membawa tim ini berlaga di depan para pendukungnya di stadion Mattoanging.
Kordinator Laskar Ayam Jantan (LAJ) Uky Nugraga mengatakan, musim depan seharusnya PSM sudah berlaga di Makassar, agar para pecinta PSM bisa memberi dukungan langsung. "Ini sangat penting, manajen harus perhatikan soal kandang, kalau memang tahun depan mau maksimal," kata dia saat dikonfirmasi KORAN SINDO.
Dirinya mengatakan, sangat miris dengan kondisi PSM, tim tertua di Indonesia ini malah harus bermain di kandang tim lain. Bukan hanya itu, seharusnya diusianya yang ke 100 tahun musim depan, harusnya bisa bermain di depan para suporternya. "Makanya kita berharap manajemen bisa membawa PSM ke Makassar," jelasnya.
Kendati demikian, dirinya menyebut jika musim depan, jika PSM tidak bermain di Surabaya, manajemen PSM berencana akan membawa tim bersejarah ini berlaga di Samarindah. "Apakah ada jaminan sekarang kalau PSM musim depan sudah bisa main di Makassar? Kita harap manajemen bisa mewujudkannya," jelasnya.
Selama musim ini, skuad Juku Eja bermain seperti tandang terus, karena di stadion Bung Tomo, sama halnya kandang lawan yakni Persebaya Surabaya. Kondisi ini harus diubah manajemen PSM, karena kerugian buat skuad Juku Eja dan manajemen tak mendapat pemasukan dari hasil penjualan tiket.
Hal yang sama disampaikan oleh Perdana Mentri Red Gank Sull Dg Kulle, menurutnya manajemen juga harus memikirkan agar tim PSM bisa berlaga di Makassar. "Kita sangat berharap agar Pasukan Ramang kembali ke kandangnya," kata dia.
Untuk itu, lanjutnya manajemen PSM dan pihak stadion Mattoanging, harus duduk bersama membahas persoalan ini hingga bisa mendapat jalan keluarnya. "Mudah-mudahan kedua belah pihak dapat jalan keluarnya agar PSM kembali," tukasnya.
(wbs)