Skuad Timnas U-23 Asian Games Bisa Berkembang
Sabtu, 27 September 2014 - 06:01 WIB
Skuad Timnas U-23 Asian Games Bisa Berkembang
A
A
A
INCHEON - Pelatih Tim Nasional (Timnas) U-23 Indonesia Aji Santoso menilai skuad asuhannya di Asian Games 2014 patut dipertahankan. Menurut Aji, Alfin Tuasalamony dan kawan-kawan bisa berkembang lebih baik jika dipersiapkan lebih baik.
"Tapi bagi saya, tim ini sudah banyak kemajuan. Saya pun melihat tim ini bisa berkembang lebih baik lagi ke depannya, jika benar-benar diberikan waktu yang cukup untuk bersiap,"kata Aji.
Dalam laga tersebut, Aji menurunkan komposisi terbaik skuad Garuda Muda. Dia menurunkan Ferdinand Sinaga dan tiga pemain yang dibekap cedera seperti Andritany Ardhyasa, Ramdani Lestaluhu, dan kapten tim Dedi Kusnandar. Pemain-pemain ini pula yang jadi bagian penampilan ciamik Garuda Muda di dua laga Grup E dengan membekuk Timor Leste, 7-0, Minggu (15/9), dan juga unggul telak, 4-0, Maladewa, Kamis (18/9).
Namun, sekali lagi strategi Aji belum cukup untuk meredam permainan impresif Korea Utara di perempat final, Jumat (26/9). Young Cholima berhasil menerapkan strategi umpan silang yang begitu bagus. Keunggulan tinggi badan Korut pun, tidak bisa dimungkiri menjadi salah satu keunggulan negara yang sempat berlaga di Piala Dunia 2010 tersebut.
"Permainan cepat dan bola umpan silang tajam Korut berhasil menghujam di depan gawang Andritany. Bola-bola itu sangat sulit kami antisipasi walau anak-anak sebetulnya sudah berjuang dengan sangat baik,"papar Aji.
"Tapi bagi saya, tim ini sudah banyak kemajuan. Saya pun melihat tim ini bisa berkembang lebih baik lagi ke depannya, jika benar-benar diberikan waktu yang cukup untuk bersiap,"kata Aji.
Dalam laga tersebut, Aji menurunkan komposisi terbaik skuad Garuda Muda. Dia menurunkan Ferdinand Sinaga dan tiga pemain yang dibekap cedera seperti Andritany Ardhyasa, Ramdani Lestaluhu, dan kapten tim Dedi Kusnandar. Pemain-pemain ini pula yang jadi bagian penampilan ciamik Garuda Muda di dua laga Grup E dengan membekuk Timor Leste, 7-0, Minggu (15/9), dan juga unggul telak, 4-0, Maladewa, Kamis (18/9).
Namun, sekali lagi strategi Aji belum cukup untuk meredam permainan impresif Korea Utara di perempat final, Jumat (26/9). Young Cholima berhasil menerapkan strategi umpan silang yang begitu bagus. Keunggulan tinggi badan Korut pun, tidak bisa dimungkiri menjadi salah satu keunggulan negara yang sempat berlaga di Piala Dunia 2010 tersebut.
"Permainan cepat dan bola umpan silang tajam Korut berhasil menghujam di depan gawang Andritany. Bola-bola itu sangat sulit kami antisipasi walau anak-anak sebetulnya sudah berjuang dengan sangat baik,"papar Aji.
(aww)