Persela Bisa Mengejutkan, Asal ....

Minggu, 28 September 2014 - 07:41 WIB
Persela Bisa Mengejutkan,...
Persela Bisa Mengejutkan, Asal ....
A A A
LAMONGAN - Persela Lamongan mendapat secuil bekal berharga menuju babak delapan besar Indonesia Super League (ISL). Kemenangan tipis 0-1 kala berujicoba dengan Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo tentu sangat positif terhadap konfidensi tim.

Pelatih Persela Eduard Tjong mengakui hasil tersebut sesuai harapannya dan berharap bisa menjadi inspirasi tim di babak delapan besar. "Kami harus mempertahankan semangat dan permainan seperti ini. Bahkan kalau bisa ditingkatkan," ujar Eduard.

Tapi terlepas dari ujicoba itu, Persela tetaplah tim terkecil dibanding tiga kontestan di grup yang sama. Arema Cronus, Persipura Jayapura dan Semen Padang memiliki materi tim dan statistik yang jauh lebih mentereng sepanjang musim ini.

Persela ibarat si kerdil yang dihimpit para raksasa. Seakan membutuhkan keajaiban untuk bisa menyingkirkan minimal dua dari tiga raksasa agar bisa melaju ke semifinal. Upaya yang membutuhkan kerja sangat keras dan keberuntungan ekstra jika melihat aspek teknis.

Laskar Joko Tingkir sempat susah payah agar bisa bertahan di posisi empat besar klasemen wilayah timur. Dari berbagai aspek, baik performa, tekad, maupun kualitas, sebenarnya Persela tak sepenuhnya lemah dan bisa menyuguhkan kejutan. Asalkan bisa memenuhi persyaratan di bawah ini.

-Fighting Spirit
Persela harus melakukan kilas balik ke putaran pertama silam. Fase itu bisa menjadi inspirasi bahwa mereka bisa sangat menakutkan bagi lawan-lawannya. Keterbatasan materi pemain bukan sebuah kendala untuk meraih tiga angka. Lima kemenangan di kandang dan satu di Balikpapan, menjadi catatan terbaik Persela hingga sempat duduk di puncak klasemen. Jika pada babak delapan besar bisa membawa semangat seperti itu, kejutan demi kejutan bukan sebuah kemustahilan. Persela memiliki pemain dengan effort maupun tekad bagus, ngotot di lapangan, serta fisik yang memadai. Itu menjadi 'ruang' yang bisa dikembangkan jika bicara fighting spirit tim.

-Pressure Management
Dibanding pesaing lain dalam satu grup, Persela mungkin menjadi tim yang tak memiliki beban terlalu besar. Bandingkan dengan Arema Cronus yang bernafsu juara, Persipura Jayapura membawa predikat juara bertahan, juga Semen Padang yang tidak ingin sekadar sampai di delapan besar. Persela juga memiliki impian lolos ke semifinal, tapi pressure tidak begitu berat. Sejauh bisa me-manage dan memanfaatkan longgarnya tekanan, tim biru langit bisa lebih rileks dan fokus. Dalam situasi ini idealnya tidak ada rasa panik dalam kondisi apa pun. Melihat aset tim secara keseluruhan, Persela memang wajar tidak dianggap sebagai unggulan, tapi kondisi itu sebenarnya menjadi keuntungan tersendiri.

-Respons Positif
Pengalaman buruk adalah pelajaran terbaik. Khoirul Huda dkk bisa menerapkan kalimat itu dan menjadi prasyarat agar bisa mengejutkan pesaingnya. Putaran kedua adalah momen di mana Persela sempat kacau dan mengalami penurunan drastis. Ini mencakup segala hal, baik catatan gol, mental, maupun grafik performa tim kandang-tandang. Padahal Persela memakai taktik dan komposisi tim yang sama dengan putaran sebelumnya. Jika mampu melunturkan semua kelemahan di putaran dua, tim kebanggaan Kota Soto akan bisa memusingkan lawan-lawannya. Respons cerdas sekaligus progres positif terhadap penurunan performa jelas menjadi syarat yang tak bisa ditawar Persela. Ini menjadi tahapan penting dan layak ditunggu bagaimana Pelatih Eduard Tjong dan timnya bangkit dan menjadi kekuatan berbeda di delapan besar.
(wbs)
Berita Terkait
Liga 2 Tercoreng, Kalteng...
Liga 2 Tercoreng, Kalteng Putra vs PSBS Biak Dihiasi Baku Pukul
Perwakilan Klub dan...
Perwakilan Klub dan Asosiasi Pemain Temui Menpora Minta Liga 2 Kembali Bergulir
Pemain Gresik United...
Pemain Gresik United Pilih Pulang Kampung Menjadi Petani
Persib Vs Persija :...
Persib Vs Persija : Kemenangan Jadi Harga Mati Kedua Tim
Usai Jalani Uji Coba...
Usai Jalani Uji Coba Terakhir, VAR Sudah Siap Digunakan di Liga 1
Kesalahan Wasit Masih...
Kesalahan Wasit Masih Terulang, Liga 1 Bakal Ada VAR di Musim Depan?
Berita Terkini
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Prancis Lolos ke 16...
Prancis Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Swedia, Mbappe Borong 2 Gol
1 jam yang lalu
Gol Kylian Mbappe Bawa...
Gol Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia 1-0 pada Babak Pertama
2 jam yang lalu
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
3 jam yang lalu
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
4 jam yang lalu
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
4 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved