Bos MotoGP Salut dengan Kerja Keras Rossi
Senin, 29 September 2014 - 21:54 WIB
Bos MotoGP Salut dengan Kerja Keras Rossi
A
A
A
ARAGON - Insiden kecelakaan yang menimpa Valentino Rossi di Aragon, Minggu (28/9) kemarin, tidak membuat Bos MotoGP Carmelo Ezpeleta, kehilangan simpatik. CEO Dorna Sports itu malah menyebut bahwa juara dunia sembilan kali belum kehilangan aura kemenangannya di musim ini.
Ezpeleta berusaha mengesampingkan insiden kecelakaan yang menimpa Rossi di Sirkuit Motorland Aragon. Pria yang akrab dengan kacamatanya itu memiliki pandangan bahwa joki Movistar Yamaha masih terlihat sebagai seorang pekerja keras yang patut diperhitungkan. Meskipun sudah tidak berada dalam usia yang produktif lagi untuk merebut kemenangan di setiap balapan.
Hal itu ditunjukkan pemilik nomor 46 saat menjuarai balapan seri ke-13 di Misano, dua pekan lalu. Saat itu seluruh penggemar mengelu-elukan dia bak seorang pahlawan. Mereka pun mulai berpikir jika The Doctor adalah ancaman serius bagi sirkus MotoGP lainnya dalam perebutan gelar juara musim ini.
"Dia (Rossi) adalah salah satu pilar penting bagi kejuaraan MotoGP. Saya tidak pernah menyembunyikan bahwa Valentino adalah seorang pembalap yang khusus buat kami. Dia berusia 35 tahun dan saya pikir usia yang tidak memainkan peran penting pada bagian ini. Itulah yang selalu dibawanya selama balapan berlangsung," jelas Ezpeleta seperti dikutip Speedweek, Senin (29/9).
"Saya awalnya meragukan kapasitasnya Rossi sebagai pembalap yang mampu bersaing dengan pembalap 25 tahun. Tapi seiring berjalannya waktu, saya pikir situasinya justru berbalik dan dia malah semakin bugar. Bisa dikatakan, ia adalah pembalap yang bisa dijadikan panutan. Dengan kualitas, ia mampu menemukan kembali dirinya dalam beradaptasi dengan motor meskipun itu tidak sesuai dengan gaya mengemudinya."
Ezpeleta berusaha mengesampingkan insiden kecelakaan yang menimpa Rossi di Sirkuit Motorland Aragon. Pria yang akrab dengan kacamatanya itu memiliki pandangan bahwa joki Movistar Yamaha masih terlihat sebagai seorang pekerja keras yang patut diperhitungkan. Meskipun sudah tidak berada dalam usia yang produktif lagi untuk merebut kemenangan di setiap balapan.
Hal itu ditunjukkan pemilik nomor 46 saat menjuarai balapan seri ke-13 di Misano, dua pekan lalu. Saat itu seluruh penggemar mengelu-elukan dia bak seorang pahlawan. Mereka pun mulai berpikir jika The Doctor adalah ancaman serius bagi sirkus MotoGP lainnya dalam perebutan gelar juara musim ini.
"Dia (Rossi) adalah salah satu pilar penting bagi kejuaraan MotoGP. Saya tidak pernah menyembunyikan bahwa Valentino adalah seorang pembalap yang khusus buat kami. Dia berusia 35 tahun dan saya pikir usia yang tidak memainkan peran penting pada bagian ini. Itulah yang selalu dibawanya selama balapan berlangsung," jelas Ezpeleta seperti dikutip Speedweek, Senin (29/9).
"Saya awalnya meragukan kapasitasnya Rossi sebagai pembalap yang mampu bersaing dengan pembalap 25 tahun. Tapi seiring berjalannya waktu, saya pikir situasinya justru berbalik dan dia malah semakin bugar. Bisa dikatakan, ia adalah pembalap yang bisa dijadikan panutan. Dengan kualitas, ia mampu menemukan kembali dirinya dalam beradaptasi dengan motor meskipun itu tidak sesuai dengan gaya mengemudinya."
(wbs)