Garcia Minta Roma Nikmati Pemainan Si Nyonya Tua
Sabtu, 04 Oktober 2014 - 19:56 WIB
Garcia Minta Roma Nikmati Pemainan Si Nyonya Tua
A
A
A
TURIN - Pelatih AS Roma Rudi Garcia meminta pasukannya 'menikmati' pertandingan melawan Juventus dalam lanjutan Seri A di Juventus Stadium, Minggu (5/10). Sebab, dalam empat laga terakhir, Roma harus melakoni laga berat melawan para juara liga Eropa.
"Hal yang hebat tentang hari esok adalah bahwa selama beberapa pekan terakhir, kami telah menghadapi juara dari Rusia (CSKA Moscow), juara Inggris (Manchester City), dan akan menghadapi juara Italia (Juventus). Setelah itu, kami meladeni juara Jerman (Bayern Muenchen)," kata Garcia dalam konferensi pers, Sabtu (4/10).
"Ini fantastis. Kami senang bisa bermain tiap pekan dalam level seperti itu dan harus menikmati perjalanan. Akan ada banyak juara di lapangan," imbuhnya. "Saya berharap melihat sepak bola indah, karena laga kami melawan Juventus akan disaksikan seluruh dunia. Laga kami harus juga menjadi sebuah iklan untuk sepak bola Italia," paparnya.
Roma punya modal positif jelang laga di Turin. Francesco Totti dkk sukses mengimbangi Manchester City 1-1 dalam laga penyisihan grup Liga Champions, tengah pekan lalu. Sementara Juventus dikalahkan Atletico Madrid 0-1.
"Pada saat-saat sulit dan tertinggal satu gol, Roma mampu bereaksi dan bahkan memiliki kesempatan menang di Manchester," ujar Garcia.
Menurut Garcia, Roma selalu bermain untuk menang dan akan melakukan cara dan ambisi yang sama untuk mengalahkan Juventus. Meski diakui La Vecchia Signora alias si Nyonya Tua punya kualitas, namun bagi Garcia secara umum Juventus memiliki sistem yang hampir sama seperti saat di bawah Antonio Conte. Di tangan Massimiliano Allegri, hanya ada sejumlah perbedaan yang sudah dia ketahui.
"Mereka memiliki kelemahan, seperti layaknya tim lain, dan kami harus melakukannya dengan lebih baik dari mereka. Mungkin tahun ini mereka bermain lebih ke depan daripada penguasaan bola."
Musim lalu, I Giallorossi kehilangan perburuan Scudetto setelah dihancurkan Juventus 0-3 di Turin. Menurut Garcia dia telah meninggalkan masa lalu, karena ini merupakan musim baru dengan skuad baru dan turnamen baru. Jadi, tidak ada gunanya berkaca ke masa lalu, karena tidak bisa mengubah apa pun.
"Semua fokus pada laga nanti. Kami siap meladeni Juventus baik fisik maupun agresivitas mereka. Kami harus mampu memenangkan kembali bola ketika kehilangan," ujarnya.
"Hal yang hebat tentang hari esok adalah bahwa selama beberapa pekan terakhir, kami telah menghadapi juara dari Rusia (CSKA Moscow), juara Inggris (Manchester City), dan akan menghadapi juara Italia (Juventus). Setelah itu, kami meladeni juara Jerman (Bayern Muenchen)," kata Garcia dalam konferensi pers, Sabtu (4/10).
"Ini fantastis. Kami senang bisa bermain tiap pekan dalam level seperti itu dan harus menikmati perjalanan. Akan ada banyak juara di lapangan," imbuhnya. "Saya berharap melihat sepak bola indah, karena laga kami melawan Juventus akan disaksikan seluruh dunia. Laga kami harus juga menjadi sebuah iklan untuk sepak bola Italia," paparnya.
Roma punya modal positif jelang laga di Turin. Francesco Totti dkk sukses mengimbangi Manchester City 1-1 dalam laga penyisihan grup Liga Champions, tengah pekan lalu. Sementara Juventus dikalahkan Atletico Madrid 0-1.
"Pada saat-saat sulit dan tertinggal satu gol, Roma mampu bereaksi dan bahkan memiliki kesempatan menang di Manchester," ujar Garcia.
Menurut Garcia, Roma selalu bermain untuk menang dan akan melakukan cara dan ambisi yang sama untuk mengalahkan Juventus. Meski diakui La Vecchia Signora alias si Nyonya Tua punya kualitas, namun bagi Garcia secara umum Juventus memiliki sistem yang hampir sama seperti saat di bawah Antonio Conte. Di tangan Massimiliano Allegri, hanya ada sejumlah perbedaan yang sudah dia ketahui.
"Mereka memiliki kelemahan, seperti layaknya tim lain, dan kami harus melakukannya dengan lebih baik dari mereka. Mungkin tahun ini mereka bermain lebih ke depan daripada penguasaan bola."
Musim lalu, I Giallorossi kehilangan perburuan Scudetto setelah dihancurkan Juventus 0-3 di Turin. Menurut Garcia dia telah meninggalkan masa lalu, karena ini merupakan musim baru dengan skuad baru dan turnamen baru. Jadi, tidak ada gunanya berkaca ke masa lalu, karena tidak bisa mengubah apa pun.
"Semua fokus pada laga nanti. Kami siap meladeni Juventus baik fisik maupun agresivitas mereka. Kami harus mampu memenangkan kembali bola ketika kehilangan," ujarnya.
(sha)