Video Ini Buat Marquez dan Rossi Ciut di Jepang
Kamis, 09 Oktober 2014 - 20:52 WIB
Video Ini Buat Marquez dan Rossi Ciut di Jepang
A
A
A
MOTEGI - Jelang seri MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi bergulir, Minggu (12/10) nanti, pembalap seperti Marc Marquez, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo punya ketakutan tersendiri. Ada apa?
Kecelakaan yang menimpa pembalap asal Jepang, Daijiro kato pada tahun 2003 adalah jawabannya. Dalam seri balap yang digelar di Sirkuit Suzuka itu, Kato mengalami kecelakaan parah.
Dalam sebuah video, terlihat Kato yang tengah dalam balapan menabrak segitiga pembatas jalan dengan kecepatan mencapai 200 km/jam. Akibatnya, Kato mengalami cedera leher parah hingga koma selama dua pekan sebelum akhirnya meninggal pada tanggal 20 April 2003.
Salah satu kecelakaan parah dalam sejarah MotoGP itu rupanya membuat Marquez, Rossi dan Lorenzo ciut. Bahkan secara terbuka, Marquez mengaku bakal berhati-hati balapan di Jepang meski Sirkuit Motegi yang bakal dijajalnya.
"Seperti yang selalu kami katakan, kami menyadari batas atau resiko ketika kita balapan di trek. Yang penting saat ini adalah untuk mengevaluasi apa yang terjadi, apakah ada kesalahan, yang membuat mereka belajar ke depannya," tutur Marquez seperti dilansir Crash, Kamis (9/10).
Kecelakaan yang menimpa pembalap asal Jepang, Daijiro kato pada tahun 2003 adalah jawabannya. Dalam seri balap yang digelar di Sirkuit Suzuka itu, Kato mengalami kecelakaan parah.
Dalam sebuah video, terlihat Kato yang tengah dalam balapan menabrak segitiga pembatas jalan dengan kecepatan mencapai 200 km/jam. Akibatnya, Kato mengalami cedera leher parah hingga koma selama dua pekan sebelum akhirnya meninggal pada tanggal 20 April 2003.
Salah satu kecelakaan parah dalam sejarah MotoGP itu rupanya membuat Marquez, Rossi dan Lorenzo ciut. Bahkan secara terbuka, Marquez mengaku bakal berhati-hati balapan di Jepang meski Sirkuit Motegi yang bakal dijajalnya.
"Seperti yang selalu kami katakan, kami menyadari batas atau resiko ketika kita balapan di trek. Yang penting saat ini adalah untuk mengevaluasi apa yang terjadi, apakah ada kesalahan, yang membuat mereka belajar ke depannya," tutur Marquez seperti dilansir Crash, Kamis (9/10).
(bbk)