Reuni Sarat Gengsi Enrique dan De Boer
Senin, 20 Oktober 2014 - 20:14 WIB
Reuni Sarat Gengsi Enrique dan De Boer
A
A
A
BARCELONA - Luis Enrique dan Frank De Boer akan bereuni di Camp Nou, Selasa (21/10). Pertemuan keduanya tak sekadar temu kangen setelah pensiun sebagai pemain, tapi akan beradu cerdik meramu tim masing-masing. Enrique yang kini menangani Barcelona tentu tak mau menjadi tuan rumah yang baik bagi De Boer yang kini melatih Ajax Amsterdam.
Ini pertemuan pertama keduanya sebagai pelatih. Nasib mempertemukan mereka dalam penyisihan Grup F Liga Champions musim ini. Enrique dan De Boer pernah menjadi pemain Blaugrana.
Enrique mengisi gelandang serang pada 1996-2004, dan De Boer menjadi benteng lini pertahanan Barcelona pada 1999-2003. Enrique dan De Boer empat setengah musim bersama, di bawah arahan pelatih Manchester United saat ini Louis van Gaal.
Saat De Boer datang, Enrique sudah di musim ketiga bersama Barcelona. Saat itu Enrique sudah memenangkan Piala Winners, Piala Super Spanyol, dan Copa del Rey di bawah pelatih Bobby Robson. Di Barcelona, Enrique mencetak 73 gol dari 207 penampilan. Total, dia meraih dua gelar La Liga, dua Copa del Rey, Piala Winners, dan Piala Super Spanyol.
Sementara De Boer direkrut Barcelona dari Ajax. Selama empat musim bersama Blaugrana de Boer mencetak lima gol dengan 144 penampilan, dengan raihan trofi La Liga 1998/1999 sebelum bergabung dengan Galatasaray.
Ketangguhan Barcelona di La Liga akan diuji soliditas Ajax di bawah De Boer. Nah, ini akan menjadi reuni sarat gengsi di Camp Nou. Sebab, Enrique mencatat rekor clean sheet di La Liga dan menorehkan delapan laga tanpa kalah, sebuah prestasi gemilang di awal debutnya. Tapi, De Boer juga tidak bisa dianggap remeh karena empat musim menangani Ajax (sejak 2010), De Boer meraih empat gelar Eredivisie beruntun mulai 2010/2011-2013/2014.
Ini pertemuan pertama keduanya sebagai pelatih. Nasib mempertemukan mereka dalam penyisihan Grup F Liga Champions musim ini. Enrique dan De Boer pernah menjadi pemain Blaugrana.
Enrique mengisi gelandang serang pada 1996-2004, dan De Boer menjadi benteng lini pertahanan Barcelona pada 1999-2003. Enrique dan De Boer empat setengah musim bersama, di bawah arahan pelatih Manchester United saat ini Louis van Gaal.
Saat De Boer datang, Enrique sudah di musim ketiga bersama Barcelona. Saat itu Enrique sudah memenangkan Piala Winners, Piala Super Spanyol, dan Copa del Rey di bawah pelatih Bobby Robson. Di Barcelona, Enrique mencetak 73 gol dari 207 penampilan. Total, dia meraih dua gelar La Liga, dua Copa del Rey, Piala Winners, dan Piala Super Spanyol.
Sementara De Boer direkrut Barcelona dari Ajax. Selama empat musim bersama Blaugrana de Boer mencetak lima gol dengan 144 penampilan, dengan raihan trofi La Liga 1998/1999 sebelum bergabung dengan Galatasaray.
Ketangguhan Barcelona di La Liga akan diuji soliditas Ajax di bawah De Boer. Nah, ini akan menjadi reuni sarat gengsi di Camp Nou. Sebab, Enrique mencatat rekor clean sheet di La Liga dan menorehkan delapan laga tanpa kalah, sebuah prestasi gemilang di awal debutnya. Tapi, De Boer juga tidak bisa dianggap remeh karena empat musim menangani Ajax (sejak 2010), De Boer meraih empat gelar Eredivisie beruntun mulai 2010/2011-2013/2014.
()